Pegadaian Belum Terima Batu Akik Sebagai Jaminan Gadai

oleh Adys Disty
06:16 AM on Jun 30, 2015
Batu Akik via sidomi
Batu Akik via sidomi

Meski harga batu akik saat ini nilai semakin melambung tinggi, namun pihak PT Pegadaian (Persero) mengaku belum bisa menjadikan batu mulia tersebut sebagai salah satu barang yang layak dijadikan jaminan dalam proses transaksi gadai di manajemen kantor setempat. Batu akik dianggap belum layak seperti halnya perhiasan lainnya seperti emas atau barang-barang elektronik.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala PT Pegadaian (Perseto) Cabang Ngawi, Sri Yuli Astutik dalam menyikapi fenomena penjualan batu akik yang harganya menyamai bahkan melebihi harga emas. “Pegadaian belum bisa menerima batu akik sebagai jaminan. Hal itu karena akik belum memiliki nilai standar,” kata Sri Yuli Astutik, Senin (29/6).

Baca Juga
6 Alasan Kenapa One Piece Nggak Pernah Bikin Penggemar Bosen Meski Sudah 20 Tahun
Inilah 4 Alasan Mengapa Profesi TKI Bisa Bikin Seseorang Jadi Kaya Mendadak

Salah satu alasannya yakni belum ada patokan pasti dari harga batu akik seperti emas. Emas harganya bisa selalu di monitoring, sehingga harga akik yang cenderung di atas emas saat ini belum bisa dijadikan dasar untuk diterima sebagai barang penjamin. Selain itu, Pegadaian juga belum memiliki peralatan dan tenaga ahli yang mumpuni dalam menaksir harga dan jenis batu akik yang berkembang di pasaran.

Namun, melihat besarnya animo masyarakat terhadap batu akik dan fenomena penjualan batu akik, Pegadaian saat ini juga sedang melakukan kajian terhadap batu tersebut apakah layak atau tidak sebagai barang investasi yang nantinya bisa dijadikan jaminan. “Selama ini, Pegadaian hanya menerima gadai perhiasan jenis berlian dan emas saja. Ini karena kedua jenis perhiasan itu sudah mempunyai standar harga di pasar internasional,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu penggemar batu akik, M Rizal menilai batu mulia akik layak untuk dijadikan perhiasan investasi yang bisa digadaikan layaknya logam mulia. “Hal itu karena batu akik memiliki faktor pendorong untuk bisa setara dengan emas atau berlian yang layak dijadikan jaminan,” tutur M Rizal.

Faktor pendukung itu di antaranya terdapat penggolongan kelas batu akik layaknya emas dan kini sudah mulai dilakukan sertifikasi untuk batu akik jenis tertentu sehingga mutunya benar-benar terjamin. Fenomena batu akik telah berdampak luar biasa bagi masyarakat dan negara. Bahkan, batu akik telah menjadi ikon yang meningkatkan perekonomian negara.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
error put content