Pasangan yang ‘Berjodoh’ Sejak Kecil Ini Buktikan Bahwa Cinta Sejati Itu Memang Ada

Setelah membaca kisah romantis ini, kamu pasti bakal percaya pada yang namanya takdir cinta sejati.

oleh Faisal Bosnia Ahmad
17:30 PM on Jul 23, 2017

Semua orang punya pendapatnya sendiri perihal konsep cinta sejati. Tapi, kita pasti setuju bahwa cinta sejati adalah ketika kita menemukan seseorang yang tepat atau seseorang yang bersedia untuk terus mendampingi kita sepanjang hayat dalam suka dan duka. Bahkan, takdir ada kalanya bekerja dengan cara yang lebih ajaib. Cara yang indah dan tak pernah kita bayangkan sebelumnya.

Seperti kisah kedua pasangan bahagia ini. Dua orang yang saat masih kecilnya tak saling mengenal, terpisah dua benua dengan jarak ribuan kilometer jauhnya, dan tentunya tak pernah sedikit pun berpikir bahwa mereka akan saling bertemu suatu saat nanti, berdiri bersama di pelaminan, berumah tangga, serta dikaruniai seorang buah hati yang menggemaskan.

Baca Juga
4 Bukti Gregetnya Orang Indonesia Kalau Ada Bahaya, Kayak Sudah Hilang Urat Takutnya
Menengok Gaji dan Tunjangan Gubernur dan Wagub DKI, Kalau Dijumlah Bisa Beli Kerupuk 3 Kontainer

Sebuah kebaikan kecil yang berujung kebahagiaan hingga akhir hayat

Lebih dari 14 tahun silam, Tyrel Wolfe seorang anak lelaki asal Idaho, Amerika Serikat, menyalurkan sebuah bingkisan melalui suatu badan amal bernama Samaritan’s Purse. Organisasi Kristiani ini banyak terlibat dalam bidang kemanusiaan dengan lingkup operasi yang tersebar di puluhan negara.

Tyrel dan Joana. [Image Source].
Kebetulan proyek organisasi ini saat itu sedang menyalurkan bantuan kepada anak-anak di Filipina. Bingkisan tersebut berisi alat-alat tulis, perlengkapan mandi, dan beberapa mainan kecil yang diletakkan dalam sebuah kotak sepatu berbungkus kertas kado yang cantik.

Sebagai bagian dari proyek, setiap bingkisan wajib disertai dengan sebuah foto pengirim di dalamnya. Tyrel lalu menyertakan foto dirinya yang tengah mengenakan pakaian khas ala koboi lengkap dengan tali tambang di pundaknya. Bingkisan tersebut ia titipkan kepada bibinya yang kemudian menyerahkannya ke pihak gereja. Seiring berjalannya waktu, Tyrel yang saat itu masih bocah dan polos, mulai melupakan perbuatan baiknya itu.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA