4 Hal Tentang Panji Hilmansyah yang Menginspirasi

oleh Rizal
11:41 AM on Jan 19, 2016

Mungkin bagi kita yang bukan siapa-siapanya Bu Susi, menanggapi berita kematian Panji Hilmansyah hanyalah sebuah trend yang pasti akan lenyap dimakan waktu. Namun bagi beliau, kehilangan putra pertama adalah pukulan yang sangat telak, dan takkan mungkin dilupakan sampai mati. Di mata Bu Susi, Hilman adalah sosok belahan jiwanya. Meskipun sudah berusia 30an kala wafat, ia masih Hilman kecil di mata menteri kelautan tersebut.

Baca Juga : Nadine Kaiser, Si Rebel Dan Anti Mainstream Putri Menteri Susi Pudjiastuti

Baca Juga
Blunder! 9 Pejabat Ini Pernah Salah Ucap Ketika Sedang Menyampaikan Pidato Penting
Inilah Perbandingan Tunjangan Veteran Indonesia dan Luar Negeri Ibarat Langit dan Bumi

Hilman memang tidak sepopuler anak-anak para pejabat lain, semisal Gibran, atau bahkan adiknya sendiri, Nadine Kaiser. Meskipun demikian, ada begitu banyak hal yang bisa kita ambil dari perjalanan hidupnya. Tentang Hilman yang masih saja manja dengan ibunya, soal cita-cita tinggi yang akhirnya harus terbang bersama ruhnya ke langit dan sebagainya.

Trend boleh berlalu, tapi inspirasi takkan pernah terkekang waktu. Inilah hal-hal inspiratif yang bisa kita ambil dari sosok sulung Ibu Menteri nyentrik tapi jempolan itu.

1. Hilman Sosok yang Bersahabat

Status “Remembering” jadi hal yang akan kita temui saat ingin mencari tahu lebih dalam tentang sosok seorang Hilman lewat Facebook-nya. Hal itu adalah tanda kalau si pemiliknya akan selalu menjadi kenangan banyak orang, terutama sekitar 3.500an temannya di sana. Begitu banyak teman yang dimiliki jadi bukti kalau Hilman adalah sosok yang sangat bersahabat.

Temannya begitu banyak jadi bukti jika sosok satu ini sangat bersahabat
Temannya begitu banyak jadi bukti jika sosok satu ini sangat bersahabat

Membaca tiap komentarnya yang kadang jenaka namun serius, juga jadi bukti valid jika sosok satu ini memang disukai dan bersahabat dengan banyak orang. Sayangnya, kita tahu hal-hal seperti ini ketika ia sudah tiada. Jikalau masih hidup, pastilah seorang Hilman takkan segan menerima permintaan pertemanan dari siapa pun. Terlepas mereka yang ingin berteman hanya ingin mencari tahu tentang Nadine atau mungkin ibunya.

2. Pribadi yang Ramah, Persis Seperti Ibundanya

Hilman mungkin memang sangat dominan sifat ibunya dari pada sang ayah yang bernama Yoyok Yudi Suharyo. Bukan dirinya sendiri yang menilai, namun orang-orang terdekatnya bahkan rekanan sang ibu. Masih dalam suasana duka beberapa waktu lalu, Dirut PT PLN, Sofyan Basir, mengatakan jika Panji sangat mirip dengan ibunya dalam tingkah lakunya.

Panji dikatakan mewarisi sifat-sifat ramah ibunya [Image Source]
Panji dikatakan mewarisi sifat-sifat ramah ibunya [Image Source]
“Baik sekali, ramah kaya Bu Susi,” tutur Sofyan. Sofyan sendiri baru sekitar 2-3 kali bertemu dengan Hilman. Namun, dari pertemuan singkat itu ia sudah bisa menilai seperti apa sosok Hilman. Bu Susi sangat beruntung memiliki putra yang mewarisi sifat-sifat baiknya. Bukti, jika apa yang selalu diajarkannya kepada Hilman tertuang apik dalam hati pria Pangandaran itu.

3. Family Man, Perhatian Pada Keluarga

Melihat kedekatannya dengan sang ibu atau adik-adik tirinya, kita sudah langsung bisa berkesimpulan kalau Hilman adalah sosok yang sangat menyayangi keluarganya. Hal ini dibuktikan dengan foto-foto teduhnya bersama orang-orang terkasih. Tentang Hilman dan adik-adiknya yang berbeda ayah, terlihat sekali jika ia sama sekali tidak mempersoalkan hal tersebut. Semuanya menyatu bersama Bu Susi yang juga terlihat amat menyayangi semuanya.

Kehangatan Panji bersama orang-orang terkasihnya [Image Source]
Kehangatan Panji bersama orang-orang terkasihnya [Image Source]
Kehilangan Hilman mungkin adalah cobaan terberat dalam hidup Bu Susi. Bahkan Bu Susi sendiri sempat mengadu kepada salah satu teman baiknya, Adyaksa Dault, tentang bagaimana perasaannya ditinggal putra tercintanya itu. “Pak saya ini sudah berjuang untuk tanah air dan bangsa, anak saya diambil seperti ini gimana?” Rintihan yang begitu mendalam ini mungkin hanya bisa dirasakan para ibu yang pernah ditinggal anak kesayangannya.

4. Tidak Pernah Neko-Neko dan Bertanggungjawab

Bukti kesungguhan Hilman dalam mengurusi keluarganya bisa dilihat lewat bagaimana seriusnya pria ini mengejar cita-citanya di bidang penerbangan. Pekerjaan yang baik akan menghasilkan sesuatu yang baik pula, hal ini begitu tersirat dalam itikad baiknya menyelesaikan berbagai tes-tes penerbangan di Florida, Amerika. Sayangnya, Hilman tidak diizinkan untuk bisa lebih membahagiakan keluarganya, dengan kelulusan yang sebenarnya tinggal beberapa langkah lagi.

Sayang, impian untuk membuat keluarga makin bangga harus dihentikan oleh umur [Image Source]
Sayang, impian untuk membuat keluarga makin bangga harus dihentikan oleh umur [Image Source]
Semasa hidup, Hilman adalah Chief Inspector di Susi Air, perusahaan milik sang ibu. Hal ini jadi bukti dedikasi sang anak bagi keluarga besarnya dan juga untuk anak dan istrinya yang juga pasti sangat terpukul dengan kematian sang suami.

Baca Juga :6 Fakta Tentang Susi Pudjiastuti, Wanita Tamatan SMP Yang Kini Jadi Menteri

Jika harimau mati meninggalkan belangnya, manusia juga pasti meninggalkan sesuatu ketika mereka tiada, yaitu cerita-cerita manis serta hal-hal baik yang pasti akan diingat oleh semua orang. Selamat jalan putra kebanggaan, mudah-mudahan jalanmu di sana dimudahkan oleh Yang Kuasa.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA