Panglima Jukse Besi, Kesatria Andalan Indragiri yang Tak Mempan Ditembak Portugis

Bahkan, bulu tangan Panglima Jukse Besi saja tak mempan dicukur dengan senjata tajam

oleh Aini Boom
10:00 AM on Apr 5, 2017

Dari sekian banyak sosok hebat di masa lalu, nama Panglima Jukse Besi bisa dibilang cukup asing. Ya, hampir jarang orang yang mengenal beliau. Padahal, tentu saja perjuangannya melawan para penjajah dulu juga luar biasa. Dan tak hanya itu, tokoh satu ini juga dikenal memiliki kesaktian yang luar biasa.

Jukse Besi adalah julukan yang diberikan kepada Andi Sumpu Muhammad, sang pentolan kerajaan Indragiri yang dulu ada di Riau. Digelari Jukse Besi tak lain karena kemampuan dirinya yang luar biasa. Sang panglima ini kebal senjata dan sakti mandraguna. Bahkan memotong bulu tangannya pun pisau tajam akan menyerah. Prestasi terbaik sang panglima kebal adalah ketika beliau berhasil mengalahkan seorang jenderal hebat dari Portugis.

Baca Juga
Dinobatkan Jadi Atlet Tercantik dan Terseksi SEA Games 2017, Ini Lho Pesona Lindswell Kwok Yang Bikin Indonesia Bangga
Inilah 4 Bukti Kalau Pengguna Medsos yang Ada di Indonesia Polosnya Bukan Main

Kebal Terhadap Senjata Apapun

Hingga kini, masyarakat Indragiri masih begitu segan kepada sosok Andi Sumpu Muhammad. Pasalnya, sang panglima adalah sosok yang digadang-gadang memiliki kesaktian sangat besar. Konon, kunci dari kesaktiannya adalah memiliki tubuh yang kebal alias tidak mempan ditembus oleh senjata tajam jenis apapun.

Ilustrasi orang kebal [image: source]
Tidak hanya itu, sebuah buku pun menyebutkan bahkan bulu tangan Andi Sumpu Muhammad saja tidak bisa dicukur oleh benda tajam apapun. Karena hal itu, ia kemudian dijuluki Panglima Jukse Besi.

Tangan Kanan Raja Indragiri Ke IV

Panglima Jukse Besi hidup dan mengabdi saat kepemimpinan Raja Indragiri ke IV. Karena kekuatan dan kelihaiannya dalam memimpin pasukan dan mengatur strategi perang, panglima Jukse Besi pun menjadi andalan Sultan Indragini yang saat itu bergelar Narasinga II.

Potret Kerajaan Indragiri di masa lalu [image: source]
Kerajaan Indragiri pun berjaya dengan keberadaan Jukse Besi, karena beberapa kali sang panglima dititahkan untuk membantu perlawanan yang dilakukan kerajaan sekutu seperti Kesultanan Malaka. Dan hasilnya, dengan bantuan panglima Jukse Besi hampir semua pertarungan selalu dimenangkan.

Memukul Telak Jenderal Verdicho Marlos Yang Amat Ditakuti

Suatu ketika, Kesultanan Malaka diambil alih kedudukannya oleh Portugis. Kerajaan Indragiri yang didirikan oleh salah satu putra mahkota Kesultanan Malaka pun andil untuk merebut kembali Kesultanan Malaka. Akhirnya, di bawah komando Panglima Jukse Besi, bala prajurit Indragiri pun bertempur melawan pasukan Portugis.

Gambar peperangan melawan penjajah [image: source]
Namun keberadaan Jenderal Verdicho Marlos dengan perlengkapan senjata militer mumpuni membuat tentara Portugis tak mudah dikalahkan. Beruntung dihadapan Panglima Jukse Besi, senjata-senjata itu tak ada artinya. Meski memakan waktu hampir 20 tahun, sang panglima pun dapat mengalahkan Jenderal Verdicho Marloce dan menjebloskannya ke penjara.

Misteri Makam Panglima Jukse Besi Yang Panjangnya 12 Meter

Semasa hidup, Panglima Jukse Besi selalu jadi bahan perbincangan karena ilmu kebal yang dimilikinya. Saat meninggal , sang panglima pun masih meninggalkan misteri yang belum terpecahkan. Hal ini terkait pusaranya yang terletak di Kompleks Pemakaman Raja Indragiri Desa Kota Lama yang panjangnya mencapai 12 meter. Tentang hal ini, ada yang berpendapat bahwa tinggi sang panglima mencapai 35 meter sehingga jasadnya dilipat menjadi tiga. Cerita ini masih melegenda dan diceritakan turun temurun hingga kini.

Pusara Panglima Jukse Besi [image: source]
Namun ada yang membantah bahwa tinggi Panglima Jukse Besi 35 meter. Panjang makam dibuat 12 meter bukan karena perawakan yang tinggi, melainkan karena kebesaran dan kehebatannya hingga membawa kerajaan Indragiri menjadi sangat hebat. Hal ini diperkuat dengan tidak adanya bukti-bukti bangunan atau peninggalan sejarah yang mengarah bahwa sang panglima memiliki tinggi 12 atau 35 meter. Karenanya, banyak peneliti yang lebih meyakini bahwa panjang makam  tak biasa itu sebagai penghormatan pada panglima yang berhasil mengalahkan penjajah sekaligus berhasil selalu melindungi sang raja.

Sudah beberapa dekade sejak sang panglima kembali ke hadirat Tuhan, namun sampai sekarang namanya masih bergaung. Orang-orang tetap mengagumi sang Jukse Besi dengan segala kemampuan hebatnya. Tak hanya soal fisik, sang panglima juga memberikan pelajaran penting tentang kesetiaan kepada negara dan perjuangan melawan penjajah.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
error put content