Otak Manusia Berusia 2.600 Tahun Masih Tampak Bagus Dan Utuh

oleh Ayu
15:21 PM on Mar 6, 2015

Penemuan otak manusia berusia 2.600 tahun, membuat para peneliti dan arkeolog di Inggris terkesima. Otak manusia itu ditemukan dalam kondisi yang masih baik padahal ia berada dalam tengkorak hasil eksekusi mati yang sudah terkubur berabad-abad lamanya.

Dilansir dari Dailymail, otak berusia lebih dari 2.600 tahun itu masih terlihat segar dan basah. Penemunya adalah seorang arkeolog York Archaeological Trust yang membuka sebuah penemuan tengkorak dan mendapati otak tersebut di dalamnya. Lalu, bagaimana sebuah tengkorak bisa menyimpan otak yang tidak membusuk?

Baca Juga
4 Hal Negatif yang Mungkin Akan Dialami Masyarakat Jika Penggunaan KTP Sebagai Syarat SIM Card Terlaksana
Tukang Bakmi Bak Seleb, Gaya dan Dandanan Jamila “Janda” Dijamin Bikin Publik Melongo

Otak Manusia 2.600 tahun via Dailymail

Setelah ditelusuri lebih lanjut, para peneliti dan arkeolog ini menemukan penyebab masih baiknya kondisi otak manusia tersebut. Rupanya potongan kepala tengkorak dikubur dalam tanah atau lumpur liat yang memiliki banyak kandungan oksigen. Tanah liat ini menutup hampir seluruh bagian kepala dan lama-kelamaan melindungi jaringan otak.

Proses menutup inilah yang kemudian menjaga struktur dan kondisi bagian dalam tengkorak sehingga otak tersebut terlindungi secara alami. Para peneliti dan arkeolog masih menelusuri penyebab kematian dari pemilik tengkorak tersebut, meskipun sebenarnya mereka memiliki keyakinan bahwa kemungkinan manusia yang hidup di jaman besi itu mati karena digantung atau dipenggal.

Arkeolog menemukan otak manusia usia 2.600 tahun dalam tengkorak via Dailymail

Tengkorak pria yang ditemukan tahun 2009 itu baru dibuka semata-mata untuk meneliti sejarahnya saja. Namun penemuan otak berusia lebih dari 25 abad itu menjadi topik menarik yang menjadi PR baru untuk menguak sejarah dan bagaimana sebuah organ bisa terjaga dengan baik selama itu.

Sejauh ini, penemuan mutakhir arkeolog adalah para mumi yang mengalami pembalsaman atau dibekukan sehingga bentuknya masih kelihatan seperti aslinya. Namun metode itu termasuk buatan manusia, sementara fenomena yang terjadi pada otak ini merupakan hasil alami bentukan alam.

Well, alam memang selalu punya misteri ya? Semua itu selain menarik untuk sains, juga untuk mengingatkan kita bahwa ada kuasa dari Sang Pencipta.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA