Operasi Evakuasi AisAsia QZ8501 Bukan Dihentikan, Hanya Jeda

oleh venny
12:22 PM on Jan 28, 2015

Pemberitaan sebelumnya tentang berhentinya operasi evakuasi korban dan badan pesawat AirAsia QZ8501 pada Selasa (27/01/2015) diluruskan oleh Kepala Badan SAR Nasional F Henry Bambang Soelistyo. Dalam pernyataanya saat jumpa pers di Gedung Basarnas, ia menyampaikan bahwa operasi tersebut tidak dihentikan melainkan adanya jeda.

Jeda ini dimaksudkan agar tim evakuasi yang telah bekerja sebulan di laut dapat kembali ke daratan untuk melakukan pembekalan ulang baik bahan bakar maupun logistik.

Baca Juga
5 Sepeda Balap Termahal di Dunia yang Harganya Bisa Bikin Kamu Miskin dalam Sekejap
Inilah 4 Negara yang Dulunya Kaya Raya namun Sekarang Terluntah Akibat Korupsi

Ketua Basarnas F Henry Bambang Soelistyo
Ketua Basarnas F Henry Bambang Soelistyo

“Operasi tidak dihentikan, operasi masih tetap dengan waktu dua jeda untuk mengisi bahan bakar dan refresh ulang,” kata Soelistyo, Rabu (28/01/2015) seperti dilansir oleh cnnindonesia.

Soelistyo berharap semua pihak tidak menyalahartikan jeda evakuasi ini sebagai penghentian proses pencarian korban maupun badan pesawat. Seperti diketahui badan pesawat yang hilang kontak sejak 28 Desember 2014 tersebut masih belum berhasil diangkat setelah dilakukan 2 kali upaya pengangkatan dikarenakan berbagai alasan, baik karena balon pengangkat yang kempes, tali baja pengait dengan balon putus, serta derasnya arus yang menjadi kendala utama.

Kepala Basarnas tersebut menyampaikan kembalinya kapal ke pangkalan bukan berarti operasi telah dihentikan. “Tim sudah kembali ke home base jangan diartikan dengan operasi berhenti,” tegas Soelistyo.

Proses evakuasi AirAsia QZ8501 rencananya akan diteruskan kembali pada hari Sabtu, 31 Januari 2015. Soelistyo menambahkan bahwa Kapal Geo Survey dan RSS Swift telah menemukan 9 koordinat yang nantinya akan menjadi titik fokus pencarian korban oleh tim evakuasi.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA