Netropolitan, Sosmed Eksklusif yang Anggotanya Harus Super Duper Kaya!

Bukan apa-apa, kalau orang miskin bisa masuk ke sini juga bisa-bisa mereka langsung pingsan bahkan jantungan.

oleh Sastranagari
11:00 AM on May 27, 2017

Saat ini sosial media sudah menjadi hal yang lumrah. Tiap orang pasti punya akun sosial media, entah itu Facebook, Instagram, Path, Twitter, dan yang lainnya. Mungkin beberapa dari kita akan mengernyitkan dahi kalau ketemu orang yang ngaku nggak punya sosial media.

Selama ini akun sosial media yang kita punya tak mematok pendaftaran berbayar. Semuanya gratis, jadi kita bisa dengan mudah bikin lebih dari satu akun. Satu akun asli, satu fake account untuk kepoin gebetan. Namun, ada salah satu sosial networking yang memasang biaya pendaftaran tinggi bagi anggota yang ingin tertarik bergabung. Namanya adalah Netropolitan. Digadang-gadang Netropolitan ini adalah sosial media yang mirip Facebook, tapi yang membedakannya adalah biaya pendaftaran di awal.

Baca Juga
Inilah 6 Bahaya Terselubung yang Jarang Disadari Para Pengguna Kuis Lucu di Facebook, Berhati-Hatilah!
Merasakan Sensasi Jaringan 4G Ngebut Ala Smartfren Lewat Serunya Acara #Amazingfren

Netropolitan, Jejaring Sosial Orang Kaya

Penemu Netropolitan adalah soeorang pemain orkestra, James Touchi Peters. Netropolitan diperuntukkan bagi orang-orang kaya yang memiliki lebih banyak uang ketimbang waktu. Di jejaring sosial ini mereka bisa berbagi dan pamer tanpa ‘sungkan’ dengan para kelas jetset.

Penemu Netropolitan [image source]
Di jejaring sosial ini mereka bisa bercerita dengan bebas tentang liburan di Eropa, mobil baru yang mahal, dan kegiatan-kegiatan mewah orang kaya lainnya. Di Netropolitan kamu nggak akam menemukan pembicaraan yang bikin hati panas, seperti politik dan hoax. Selama masa trial, pengguna hanya memposting kegiatan liburan dan keluarga mereka.

Tak Ada Kebohongan di Jejaring Sosial Netropolitan

Nggak seperti jejaring sosial pada umumnya yang sering dimanfaatkan untuk menyebarkan hoax dan penjualan data oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab, Netropolitan memberlakukan pengamanan ketat. Datamu akan aman dan terhindar dari berita-berita media online. Jika kamu tertarik bergabung di Netropolitan, pendaftaran akan diterima jika data diri kamu asli 100%. Kamu harus mencantumkan data diri asli.

Tampilan Netropolitan [image source]
Setelah itu, kamu bisa mengakses seluruh data anggota di Netropolitan. Jadi, kalian bisa saling berbagi informasi hal-hal mewah. Menyenangkan bukan? Jika kamu tak tahan dengan ‘pamer’ yang berlebihan tersedia juga fitur bloking.

Keunggulan Netropolitan Dibanding Sosial Media Konvensional

Netropolitan yang notabene sebagai jejaring sosial orang kaya ini nggak main-main dalam memanjakan anggotanya. Fitur yang nggak ada di sosial media pada umunya disematkan dalam Netropolitan. Salah satunya adalah tanpa iklan. Ya, kamu nggak akan menemukan iklan di Netropolitan.

Bakar uang [image source]
Selain iklan, Netropolitan juga tidak mengijinkan aplikasi pihak ketiga. kalau dipikir-pikir lagi, buat apa mereka butuh iklan? Orang biaya berlangganan awal saja sudah 9 ribu dolar. Kemudian setiap tahunnya kamu akan ditarik abonemen sebesar 3 ribu dolar. Fantastis kan?

Netropolitan Cuma Bertahan 2 Bulan

Klarifikasi netropolitan offline [image source]
Melihat pangsa pasarnya yang lumayan tinggi, mungkin susah bagi Netropolitan untuk bertahan di kanjah jejaring network. Sosial media ini hanya bertahan selama 2 bulan saja. Netropolitan diluncurkan pada bulan September 2014 silam dan gulung tikar pada bulan November. Penyebabnya mungkin karena sosial media ini nggak jauh beda dengan Facebook. Pendirinya saja menyebut kalau Netropolitan adalah Facebooknya orang kaya.

Mainan sosial media memang menyenangkan. Siapa sih yang nggak suka kalau sekalinya posting status atau foto dilihat dan diapresiasi orang banyak. Jejaring sosial kita juga bisa mendapatkan berbagai macam info yang bermanfaat, selama kita menggunakannya di jalan yang benar.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
BERITA LAINNYA
BERITA PILIHAN
BERITA TERKAIT
BACA JUGA