Gara-Gara Perang, Negara Ini Pernah Mati Suri dan Nyaris Hancur Selamanya

oleh Adi Nugroho
07:00 AM on Oct 7, 2016

Sebuah wilayah bisa dikatakan sebagai negara kalau memiliki pemerintahan, rakyat, dan kedaulatannya diakui oleh negara lain. Tanpa adanya hal tersebut sebuah wilayah akan menjadi kawasan bebas yang bisa dimasuki oleh siapa saja. Bebasnya sebuah kawasan dipicu oleh adanya kerusuhan atau perang bertubi-tubi  yang membuat wilayah itu menjadi kacau balau.

Dalam sejarahnya, wilayah-wilayah di dunia banyak yang mengalami kekosongan atau mati suri. Akibat perang, pemerintahan tidak bisa dijalankan dengan baik. Akhirnya, selama beberapa saat, wilayah itu tidak menjadi negara yang kedaulatannya diakui oleh dunia. Berikut beberapa negara yang mengalami hal pelik seperti itu.

Baca Juga
5 Jasa Chairul Huda Semasa Hidup yang Membuat Dirinya Jadi Sosok Tak Tergantikan
Misnadi Abdullah, Ketua Aliran Baru Penyembah Matahari yang Bikin Netizen Geram

1. Somalia

Selama 15 tahun sejak 1991, Somalia sama sekali tidak memiliki pemerintahan resmi. Setelah diktator Siad Barre turun tahta, Somalia praktis menjadi negara yang tanpa pemerintahan. Negara ini jadi kacau balau dan hukum tidak bisa ditegakkan dengan baik. Tingkat kriminalitas di Somalia jadi meningkat tajam meski akhirnya muncul klan-klan yang menjaga stabilitas negara.

Somalia [image source]
Somalia [image source]
Somalia selama beberapa tahun tidak mengenal yang namanya pajak, apa-apa yang ada di negeri ini memilih harga yang cukup murah. Penguasaan aset-aset dilakukan oleh orang kaya sementara yang miskin memilih hidup di pesisir untuk menjadi bajak laut. Oh ya, sejak Somalia tidak ada pemimpinnya, praktik perompakan di negeri ini juga semakin tidak terkontrol.

2. Irak

Irak pernah mengalami kekosongan pemerintahan nyaris selama 7 bulan pasca gugurnya Saddam Hussein. Amerika terlalu banyak campur tangan dengan masalah pemerintahan di Irak sehingga parlemen susah ingin bergerak. Saat kekosongan pemerintahan terjadi, suasana di Irak semakin kacau dan sulit sekali dikontrol. Kerusuhan terjadi di mana-mana dan menyebabkan suasana jadi tidak kondusif.

Irak [image source]
Irak [image source]
Setelah bertahan selama beberapa bulan tanpa adanya pemerintahan, Irak memutuskan untuk membuat pemerintahan baru. Parlemen mulai dihidupkan kembali dan memilih presiden baru yang diharapkan mampu membawa Irak ke arah yang lebih baik. Pasca Saddam Hussein akhirnya gugur, Irak sudah berganti presiden hingga tiga kali. Mereka adalah Ghazali Mashal Ajil al-Yawer, Jalala Talabani, dan Fuad Masum.

 3. Mesir

Pada tahun 2013 silam, Mesir pernah mengalami kudeta militer yang cukup parah. Kerusuhan terjadi di mana-mana. Banyak warga yang ditangkap lalu dibunuh dengan cara mengerikan. Saat itu, Mesir mengalami masa terburuk dalam sejarahnya hingga pemerintahan tidak bisa dijalankan dengan baik. Selama beberapa saat, petinggi di Mesir saling berebut kekuatan dan juga kekuasaan.

Mesir [image source]
Mesir [image source]
Dunia internasional mengecam keras tindakan kudeta yang ada di Mesir. Semua pihak tidak menginginkan hal ini terjadi. Apa yang dilakukan oleh dunia itu ternyata tidak diikuti oleh Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Banyak negara menentang kudeta ini karena dikhawatirkan korban yang berjatuhan akan semakin banyak.

4. Libya

Pasca Amerika ikut campur dengan urusan dalam negeri Libya dan membuat Muammar Gaddafi akhirnya tewas, negara ini berubah menjadi kawasan yang sangat mengerikan. Segala kekacauan terjadi di mana-mana. Tindakan anarki berlangsung setiap hari hingga siapa saja tidak bisa mencegahnya. Jika boleh menyebut, Libya sudah berubah menjadi neraka.

Libya [image source]
Libya [image source]
Keadaan di Libya semakin parah setelah ISIS datang dan membuat kekacauan. Kelompok teroris ini menghancurkan apa saja. Dengan segala alasan yang ada mereka melakukan pengeboman, penculikan, hingga membunuh tanpa belas kasihan. Akibat kekacauan berkelanjutan ini, pemerintahan di Libya tidak bisa dijalankan dengan baik dan benar.

Inilah negara yang mati suri atau nyaris hancur karena perang dan kekacauan. Di negara ini, pemerintahan susah dibuat lagi karena susahnya menemukan kesepahaman dan juga adanya campur tangan negara lain seperti Amerika dan sekutunya. Semoga di masa depan, negara yang tidak punya pemerintahan bisa bertahan,

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
5 Artis Cilik Zaman Dulu yang Penampilannya Sekarang Bikin Kita Mangap Gak Percaya Potret Kehidupan Mewah Anak Orang Kaya di Hong Kong yang Dijamin Membuatmu Melongo Sempat Jadi Terkenal Secara Instan, Seperti Ini Nasib 4 Artis Dadakan yang Karirnya “Terjun Bebas” 7 Wanita Tercantik di Jepang ini Bikin Dengkul Lemes Orang-orang yang Dulunya Terkenal Ini Kini Nasibnya Berputar 180 Derajat Pria Menikahi Boneka yang Ceritanya Menuai Kontroversi, Ternyata Kenyataannya Bikin Nyesek Inilah 11 Status Kocak “Emak Zaman Now” di Medsos yang Bikin Minder Anak Muda Karena Kalah Eksis 15 Meme FTV Ini Bikin Kamu Nyadar, Bahwa Hidup Nggak Semanis Adegan Film di TV Bukan So Sweet, 10 Foto Prewedding Ini Malah Punya Konsep Kocak Abis, Pasti Ketawa Liatnya Kisah Sedih Eva, Calon Pengantin Yang Tertabrak Kereta Saat Mengantar Undangan Pernikahannya
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA