5 Negara Pemilik Tarif Listrik Paling Mahal di Dunia, Harganya Bikin Jantungan!

Meskipun naik namun ternyata tidak ada apa-apanya dengan beberapa negara ini

oleh Arief Dian
09:00 AM on Jun 18, 2017

Beberapa waktu yang lalu, kenaikan listrik di Indonesia bikin gempar masyarakat. Bagaimana tidak, tarif yang sudah dirasa memberatkan ternyata masih ditambahkan lagi biaya tambahan. Akhirnya banyak orang yang mengeluh dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh PLN itu.

Namun ternyata dibanding negara lain, tarif Indonesia masih dibilang wajar loh. Pasalnya di negara lain seperti Amerika tarifnya bisa sampai dua sampai tiga kali lipatnya. Kalau seadainya diaplikasikan ke Indonesia sih, pasti jadi melarat semua. Jadi negara mana saja yang memiliki tarif mahal itu? Simak ulasan berikut.

Baca Juga
Nggak Terima Anaknya Ditegur, Orangtua Zaman Now Langsung Hajar Guru SMA di Kendari
4 Fakta Mengenai Beberapa Petinggi TNI yang Dilarang Menginjakkan Kaki di Amerika

Jepang tarif listrik paling mahal

Pembankit Listrik [image source]
Kalau di negeri matahari terbit ini memberikan tarif listrik yang bikin jantungan. Sekitar 4 ribuan rupiah meski kita keluarkan untuk biaya listrik perkwh-nya. Itu sudah hampir empat kali biaya perkwh yang ada di Indonesia. Dengan biaya sebesar itu, bisa saja kita beli motor baru hanya dengan menggunakan uang untuk bayar listrik. Mungkin itu terjadi karena faktor negaranya yang maju dan banyaknya industri sehingga tarifnya bisa semahal itu.

Amerika sampai sekitar tiga ribu rupiah

Perusahaan Listrik Amerika [image source]
Dibandingkan dengan di Indonesia, tarif listrik di negeri paman Sam ini bisa dibilang sangat kebangetan. Bayangkan saja, tarif listrik negara ini bisa sampai tiga kali milik Indonesia. Untuk menikmati listrik di negeri ini kurang lebih harus merogoh kocek sekitar $22 sen atau setara dengan 3 ribu rupiah. Tidak bisa dibayangkan, padahal seperti di Indonesia yang hanya sekitar Rp 1400-an saja kita merasa mahalnya bukan main, apalagi bila merasakah hidup di Amerika. Jangan-jangan dalam satu bulan uang makan kita bakal habis hanya untuk bayar listrik.

Italia tarifnya masih sempat bikin jantungan

Pembangkit listrik Itali [image source]
Selisih sedikit dengan Amerika, tarif perkwh milik Italia adalah $21. Itu adalah nominal yang lumayan tinggi mengingat Italia tidak semaju negara maju sebelumnya. Angka tersebut bisa naik setiap tahunnya mengingat pengguna listrik di negara tersebut juga makin bertambah. Sayangnya meskipun begitu, sumber daya pembangkit listriknya tidak terlalu tersedia. Hal itulah yang membuat tarif listrik di Italia jadi lumayan mahal. Ketimbang di Italia, seharusnya kita meski banyak bersyukur karena bisa mendapatkan listrik murah di Indonesia.

Singapura, paling mahal di ASEAN

Pembangkit Singapura [image source]
Tidak dapat dipercaya kalau ternyata salah satu negara yang mempunyai tarif listrik termahal selanjutnya berasal dari Asia Tenggara. Singapura Menarifkan listrik perkwh-nya sekitar $20 atau sekitar Rp 2600. Hal itu bisa dianggap wajar mengingat Singapura juga dianggap negara yang lumayan maju. Selain infrastrukturnya yang modern juga didukung  perdagangan yang baik pula. Jadi bukan lagi hal yang aneh kalau Singapura memiliki tarif yang lumayan mahal. Namun masih tidak dapat dipercaya kalau ternyata negara tetanggalah yang menduduki posisi keempat.

Jerman dengan tarif yang bikin kantong kering

Pembangkit Jerman [image source]
Ternyata yang menduduki posisi kelima adalah salah negara Eropa. Jerman memberlakukan tarif listriknya lumayan mahal. Dalam perkwh-nya $19 atau sekitar Rp 2500 rupiah mesti dikeluarkan. Aneh memang, karena ternyata negeri di Eropa ini bisa kalah mahal dengan Singapura. Namun begitu tarif yang dikeluarkan oleh Jerman ini masih membuat kita sangat bersyukur bisa hidup di Indonesia. Gaji dua jutaan pasti tidak akan cukup buat bayar listrik saja, yang ada malah puasa satu bulan.

Dibandingkan dengan negara-negara di atas, kita memang perlu bersyukur hidup di Indonesia. Kalau andaikan di naikkan palingan hanya beberapa ratus rupiah. Coba bayangkan kalau seperti di Amerika, yang ada kita malah sudah kejang duluan. Gaji habis hanya buat bayar listrik saja.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA