Hanzhalah, Nabi yang Menaklukkan Burung Raksasa Anqa’ Sang Pemangsa Manusia

Dia melawan burung yang sayapnya mampu menutupi matahari. Siapakah dia?

oleh Arief Dian
20:30 PM on Mar 24, 2017

Sebagai salah satu rukun iman, kita harus meyakini nabi dan rasul. Jumlah nabi dan rasul sangatlah banyak, namun cuma terdapat dua puluh lima nama nabi yang disebutkan dalam Al Quran. Namun sebenarnya masih banyak lagi nabi yang tak terjelaskan tapi ada dalam berbagai riwayat, seperti nabi Khidir, nabi Yusya dan nabi Hanzhalah.

Ya, nama nabi Hanzhalah mungkin sangat jarang didengar. Ia merupakan salah satu nabi yang diutus kepada salah satu kaum. Kisah nabi Hanzhalah sangat menarik untuk didengar karena banyak hikmah dalam perjuangan dakwahnya. Simak ulasan berikut bila ingin tahu dengan beliau.

Baca Juga
5 Sepeda Balap Termahal di Dunia yang Harganya Bisa Bikin Kamu Miskin dalam Sekejap
Inilah 4 Negara yang Dulunya Kaya Raya namun Sekarang Terluntah Akibat Korupsi

Hidup di zaman Zulkarnain

Menjadi batu [image source]
Suatu saat raja Iskandar Zulkarnain singgah di suatu tempat. Namun ada yang menganjal karena beliau tidak menemukan seorang pun. Yang ditemukannya hanyalah batu berwarna hitam. Iskandar Zulkarnain menyadari bahwa batu-batu tersebut adalah manusia dan entah mengapa mereka semua berubah menjadi sebuah batu.

Diutus untuk kaum Raas

Ilustrasi nabi [image source]
Kaum Raas adalah kaum penyembah berhala yang hidup di dekat telaga. Nabi Hanzhalah AS masih keturunan dari bani Israil. Kemudian Allah SWT mengutusnya ke kaum Raas, namun sayang banyak dari kaum Raas yang mendustakan sehingga di azab lah oleh Allah SWT. Nama kamu Raas ini tercatum dalam AlQuran surat Al Furqon ayat 38.

Nabi Hanzhalah dan Burung Anga’

Burung Anga’ adalah burung yang sangat besar, konon bentangan sayapnya dapat menutupi sinar matahari. Sayangnya Burung Anqa’ adalah pemakan daging, sehingga tidak tanggung-tanggung semua hewan besar jadi mangsanya. Bahkan manusia pun menjadi salah satu dari menu binatang ini. Anqa’ menetap di sebuah gunung di dekat kaum Raas.

Burung Anqa’ pada sebuah kitab [image source]
Saat telur burung-burung ini menetas, banyak manusia baik dewasa hingga anak-anak menjadi mangsanya. Tidak hanya burung dewasa, bahkan burung yang baru menetas pun memangsa anak-anak. Akhirnya kaum Raas mengadu pada nabi Hanzhalah AS. Beliau berdoa pada Allah SWT agar melenyapkan burung-burung Anqa’ ini. Hasilnya seekor demi seekor Anqa’ berjatuhan dari angkasa dan terbakar. Hingga tidak ada lagi burung Anqa’ yang tersisa di dunia. Kalau penasaran dengan bentuknya, mirip phoenix pada mitologi dunia.

Takdir Kematian Nabi Hanzhalah AS

Sumur [image source]
Sayang sekali tidak ada satu pun kaum Raas yang beriman kepada Allah, kecuali seorang budak berkulit hitam. Kaum Raas yang geram dengan dakwa nabi Hanzhalah AS berencana untuk membunuh beliau dengan memasukkan ke dalam sumur dan menutupnya dengan batu. Namun budak tersebut merasa kasihan dengan Nabi Hanzhalah AS, setiap hari budak tersebut memberikan makanan pada sang nabi agar dapat bertahan hidup. Akan tetapi Allah berkehendak lain, budak tersebut sengaja dibuat tertidur oleh Allah SWT sehingga tidak sempat memberi makanan. Ternyata Allah menidurkan budak tersebut sampai tujuh tahun, sehingga saat membuka sumurnya, tidak ditemui Nabi Hanzhalah AS. Allah SWT sengaja mewafatkan nabi Hanzhalah tanpa sepengetahuan budak tersebut. Akhirnya suku Raas terkena Azab dari Allah SWT, beberapa ada yang selamat namun beberapa tidak.

Demikian kisah dari nabi Hanzhalah AS, nabi yang jarang diketahui oleh banyak orang. Nama nabi ini ada dalam beberapa riwayat salah satu tafsir ibnu katsir. Semoga kisah nabi Hanzhalah ini bisa menjadi renungan kita agar menambah ketaqwaan pada Allah SWT. Amiin..

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA