Berkunjung ke Museum Blanco Yang Indah Luar Biasa

oleh didi
10:00 AM on Feb 23, 2015

Berkunjung ke Ubud, kurang lengkap jika Anda belum mengunjungi destinasi yang satu ini. Museum Blanco yang sebagian besar koleksinya adalah lukisan wanita yang tanpa busana.

Memang pendiri dari museum ini pengagum Bali. Tak hanya pemandangan alamnya yang memukau, tapi ada suatu hal yang membuatnya mendedikasikan dirinya di pulau Dewata ini.

Baca Juga
Fakta Silat Marunda, Warisan Maut Si Pitung yang Bikin VOC Terkencing-kencing Tak Berdaya
Blunder! 9 Pejabat Ini Pernah Salah Ucap Ketika Sedang Menyampaikan Pidato Penting

1. Sejarah Museum Blanco

Museum Blanco adalah galery yang berisi lukisan karya Antonio Blanco. Beliau sendiri merupakan pelukis berdarah Spanyol yang mendedikasikan hidupnya untuk Bali. Kecintaannya pada Bali sudah ada semenjak awal kedatangannya di pulau Dewata ini pada tahun 1952.

Antonio Blanco Museum
Antonio Blanco Museum

Antonio Blanco takjub dengan pemandangan alam kawasan Ubud, Bali. Ia pun bergaul dengan masyarakat setempat, juga dengan keluarga kerajaan. Oleh Raja Ubud, ia pun diberi sepetak tanah yang akhirnya digunakan sebagai tempat tinggal dan studio melukis. Kini, studio melukis tersebut berubah menjadi Museum Blanco yang akhirnya diresmikan pada tahun 1998.

2. Ada Koleksi Lukisan Wanita

Disini, Antonio membuat lukisan yang sebagian besar obyeknya adalah wanita. Mendiang Antonio Blanco sendiri adalah seorang pengagum wanita. Namun ia bukanlah pengagum erotika.

Bagian Dalam Museum (terraceatkuta.com)
Bagian Dalam Museum (terraceatkuta.com)

Ia melukis dengan jiwa seni yang dimilikinya. Untuk melihat lukisan Antonio Blanco yang obyeknya wanita ini, terdapat ruangan galeri khusus yang tentunya hanya diperbolehkan untuk pengunjung yang berusia 18 tahun keatas.

3. Kondisi Sekarang

Setelah Antonio Blanco meninggal pada tahun 1999, museum ini dikelola oleh Mario Blanco, anak kedua mendiang Antonio Blanco yang mewarisi darah seninya. Bedanya, Mario Blanco menjadikan alam sebagai obyek lukisan favoritnya.

Bagian Depan Museum (panoramio.com)
Bagian Depan Museum (panoramio.com)

Walau memiliki selera seni yang berbeda dengan mendiang ayahnya, Mario Blanco bertekad untuk melestarikan budaya Bali melalui museum yang dilengkapi dengan taman yang asri ini.

4. Letak dan Cara Menuju Kesana

Lokasi Museum Balnco ini berada di desa Campuan, Ubud, Bali. Cuma membayar Rp. 30.000, traveler dapat menyaksikan karya-karya dari Sang Maestro. Untuk turis asing, akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp. 50.000. Anda dapat menyewa sepeda motor atau mobil untuk menuju kawasan museum.

Sudut Lain Museum  yang Tampak Asri (rentalmobilbali.net)
Sudut Lain Museum yang Tampak Asri (rentalmobilbali.net)

Jam buka dari museum Blanco mulai 09.00-17.00 WITA. Bagi traveler yang datang ke museum, tenang saja. Museum ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti restoran, tempat belanja suvenir, toilet, hingga ruang istirahat.

Jika orang asing seperti Antonio Blanco saja mempunyai dedikasi yang tinggi pada negara ini, tentunya kita sebagai Warga Negara Indonesia juga harus lebih semangat dalam berkarya untuk Indonesia.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA