4 Alasan Motor Matic Rawan Dipakai Mudik

oleh Rizal
12:01 PM on Jul 11, 2015

Meskipun mudik masih lama, tapi nggak ada salahnya untuk mempersiapkan segala sesuatunya mulai sekarang. Apa aja sih yang biasanya kamu siapkan untuk event tahunan ini? Pasti banyak banget nih, termasuk salah satu yang paling penting adalah motor. Tipe kendaraan ini sangat digemari tuh, alasannya beragam mulai bisa nyelip pas macet atau hal-hal teknis seperti mudah perawatan dan sebagainya. Tapi ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan nih, terutama matic user.

Tinggal gas doang, efisien dan beberapa udah menerapkan teknologi canggih seperti fuel injection, membuat matic jadi pilihan banyak orang. Dipakai daily sih oke, tapi untuk mudik sepertinya kamu harus pikir-pikir dulu tuh. Ada berbagai alasan kenapa matic lebih baik dihindari sebagai kendaraan mudik. Berikut penjelasannya.

Baca Juga
Blunder! 9 Pejabat Ini Pernah Salah Ucap Ketika Sedang Menyampaikan Pidato Penting
Inilah Perbandingan Tunjangan Veteran Indonesia dan Luar Negeri Ibarat Langit dan Bumi

1. Boros

Boleh deh sebuah motor matic dilengkapi dengan teknologi semacam pengiritan bahan bakar. Tapi, kalau dibandingkan dengan motor bebek, matic cenderung lebih boros. Komparasi besaran cc yang sama antara dua jenis motor ini menghasilkan keiritan yang beda lho dengan matic yang lebih banyak menenggak bahan bakar.

Bakal sering-sering mampir ke sini nih [Image Source]
Bakal sering-sering mampir ke sini nih [Image Source]
Imbasnya apa sih? Tentu aja kamu harus merogoh kocek yang lebih dalam nih. Apalagi untuk mudik yang rata-rata jalan yang ditempuh sangat jauh hingga puluhan kilometer bahkan lebih. Pengeluaran bakal nambah nih, padahal kebutuhan yang lain juga harus dipenuhi. Bahan bakar kesannya sepele sih tapi lumayan menguras dompet lho aslinya.

2. Diameter Roda Nggak Besar

Penggunaannya sih gampang banget dan ramah buat pengendara wanita. Tapi, untuk beberapa hal, matic lebih nyusahin dari motor lain. Coba perhatikan diameter rodanya yang kecil, ini jadi masalah yang cukup besar lho buat mudik. Diameter kecil bikin motor sensitif terhadap kondisi jalanan. Lubang, jalan bergeronjal bahkan polisi tidur bakal bikin penggunaan matic nggak nyaman.

Diameter roda motor matic [Image Source]
Diameter roda motor matic [Image Source]
Kalau jalan yang bakal kamu lewati nanti mulus sih sepertinya nggak terlalu bermasalah. Tapi, di beberapa titik jalan khususnya yang dipakai mudik masih cukup banyak tuh yang sebenarnya butuh perbaikan. Ini bakal jadi tantangan banget buat matic user. Be aware!

3. Bahaya Bawa Beban Berat

Kayak nggak tahu aja kebiasaan mudik orang Indonesia. Kalau masih memungkinkan, mereka bakal bawa apa pun. Entah ketika berangkat atau pun pulang. Bahkan beberapa pengendara mengakalinya dengan memasang kayu panjang di bagian belakang sebagai space tambahan. Tentu aja hal ini sangat membahayakan, khususnya bagi pengendara matic.

Ilustrasi [Image Source]
Ilustrasi [Image Source]
Motor jenis ini biasanya hanya dilengkapi dengan monoshock, jadi bakal nyiksa banget tuh kalau diberi beban yang melebihi kemampuan. Ada juga sih yang dual shock, namun desain matic sendiri bukan untuk membawa beban berat. Bisa dipastikan mengendarai pun jadi nggak nyaman dan rawan banget keseimbangan hilang. Bahaya lho, apalagi ketika mudik traffic-nya bakal ramai banget.

4. Siap-Siap Kuras Dompet Lagi

Well, kalau kamu keukeuh pengen bawa matic pas mudik siap-siap deh untuk menguras dompet lebih dalam lagi. Pasalnya bisa dipastikan kamu bakal kena banyak charge ketika melakukan servis nanti. Beberapa parts pasti butuh untuk diganti. Kabar buruknya, spare parts matic harganya lebih mahal lho dari motor bebek. Bahkan ini belum termasuk ketika kamu mengalami jatuh dan sebagainya.

Bahaya juga buat dompet [Image Source]
Bahaya juga buat dompet [Image Source]
Nggak menutup kemungkinan juga motor matic-mu turun mesin karena kerusakan bagian dalam. Kalau udah gini, mau nggak mau harus merogoh kocek lebih dalam lagi tuh. Memikirkan biaya-biaya ini tentu bikin suasana lebaran jadi nggak syahdu lagi karena kamu udah pusing duluan soal berapa uang yang harus dikeluarkan nanti.

Sarannya sih mending pakai motor lain untuk mudik. Namun harus tetap diingat untuk tetap mematuhi aturan, misalnya nggak membawa barang bawaan melebihi kapasitas. Paling aman sih naik kendaraan umum, bayar sejumlah uang dan kamu nggak perlu mikirin hal-hal aneh selama di jalan. Tingkat keselamatannya juga jauh lebih tinggi. Ada sedikit uang lebih bisa juga tuh nyewa mobil.

Mudik adalah salah satu momen paling membahagiakan, sebisa mungkin jangan pernah mengalami hal-hal buruk. Termasuk nggak punya duit gara-gara motor matic.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA