Misteri Tjipetir Akhirnya Terpecahkan

oleh didi
09:31 AM on Dec 4, 2014

Selama 100 tahun terakhir, benda persegi bertuliskan Tjipetir bertebaran di pantai Inggris dan Eropa bagian utara. Seorang warga Inggris mengaku baru memecahkan misteri dari mana benda itu berasal.

Misteri blok Tjipetir diungkap Tracey Williams. Pada musim panas 2012 lalu, Tracey Williams sedang menemani anjingnya jalan-jalan di pantai dekat rumahnya di Newquay, Cornwall, Inggris, ketika itu dia melihat benda persegi hitam mirip talenan di antara gundukan pasir bertuliskan Tjipetir.

Baca Juga
Inilah Perbandingan Tunjangan Veteran Indonesia dan Luar Negeri Ibarat Langit dan Bumi
4 Aksi Greget yang Dilakukan Barisan Patah Hati di Pernikahan Mantan, Dijamin Bikin Geleng Kepala

Misteri Tjipetir Akhirnya Terpecahkan
Misteri Tjipetir Akhirnya Terpecahkan

Saat benda tersebut disentuh terasa kenyal seperti karet. Beberapa minggu kemudian objek serupa ditemukannya di pantai berbeda seantero Eropa, terbawa gulungan ombak ke tepi, entah dari mana asalnya, membuat bingung siapapun yang menemukannya.

Didorong rasa penasaran berat, Williams lalu melakukan sebuah riset mengenai asal-usul benda persegi misterius itu. Dia mempelajari tentang kejadian kapal karam, selama Perang Dunia I, juga tragedi Titanic yang melegenda. Tulisan Tjipetir ternyata berasal dari daerah Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia. Terdapat sebuah perkebunan karet yang menghasilkan blok-blok persegi, beroperasi sejak akhir Abad ke-19 dan awal Abad ke-20. Saat itu, Belanda masih menjajah Indonesia.

Williams kemudian menyebarkan hasil temuannya itu di halaman akun Facebook miliknya. Orang-orang pun makin ramai merespons dan berbagi Tjipetir temuannya. Benda persegi itu ditemukan tak hanya di Inggris dan Wales, tapi sampai di Shetland, Channel Islands, Spanyol, Prancis, Belanda, Jerman, Norwegia, Swedia, dan Denmark.

Namun ternyata, benda persegi itu bukanlah karet, melainkan getah perca, lateks koagulasi dari cairan getah murni yang dapat mengeras dan berasal dari pohon jenis Sapotaceae yang dapat dipadatkan, umumnya terdapat di Semenanjung Malaysia. Pada abad ke-19 hingga pertengahan abad ke-20 digunakan sebagai insulasi kabel telegraf yang melintang di dasar laut. Sebelum ada plastik, getah perca digunakan sebagai bahan pembuat bola golf, hidung boneka teddy bear, pigura, juga aksesoris.

Wow… ternyata tjipetir yang ramai diperbincangkan di seantero Eropa tersebut berasal dari Indonesia, negeri kita sendiri. Lantas, akankah nantinya akan ada penemuan-penemuan tak terduga lainnya tentang Indonesia? Kita tunggu saja.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA