Menikahi Cewek Jepang Nggak Selalu Membahagiakan, Ini Alasannya

oleh Rizal
14:05 PM on Oct 20, 2016

Bagi kita para pria Indonesia yang ngimpi banget untuk bisa mendapatkan pasangan dari luar negeri, Jepang adalah opsi terbaik yang kita punya. Serius, bahkan gadis-gadis sana secara khusus mengatakan kalau mereka kagum dengan pria Indonesia. Bukan karena tampang saja, tapi juga perilaku kita yang menurut mereka manis dan sangat menyenangkan.

Berpacaran dengan wanita Jepang mungkin akan jadi momen kasmaran paling menyenangkan. Nggak seperti di sini, cewek sana kalau berpacaran sangat maksimal. Nggak hanya penuh perhatian, tapi juga rela memberi apa pun. Ya, apa pun. Pacaran dengan cewek Jepang memang menyenangkan, tapi lain cerita kalau sampai menikah. Semua hal yang menyenangkan tadi terbalik 180 derajat.

Baca Juga
6 Alasan Kenapa One Piece Nggak Pernah Bikin Penggemar Bosen Meski Sudah 20 Tahun
Inilah 4 Alasan Mengapa Profesi TKI Bisa Bikin Seseorang Jadi Kaya Mendadak

Sudah banyak cerita-cerita tentang para pria asing yang menikahi wanita-wanita Jepang. Mereka mengatakan menyesal karena sungguh berbeda dari yang dibayangkan. Hmm, kok bisa begitu ya? Ulasan berikut mungkin akan memberikanmu sedikit pencerahan.

Harus Siap Lahir Batin, Kalau Tidak…

Menikahi wanita Jepang nggak semudah seperti apa yang kita pikir. Butuh persiapan yang benar-benar matang baik lahir maupun batin. Dan itu nggak hanya berlaku untuk acara pernikahan saja lho, tapi berlanjut sampai kehidupan pasca menikah. Bagi yang nggak punya persiapan matang, dijamin bakal hidup terseok-seok.

Siap lahir batin menikahi wanita Jepang [Image Source]
Siap lahir batin menikahi wanita Jepang [Image Source]
Kita harus selalu ingat kalau kehidupan di Jepang itu keras dan lebih kejam dari Indonesia. Terutama soal membiayai hidup. Menikah bagi mereka yang nggak siap secara finansial sama saja seperti mempermalukan diri sendiri. Ketika pacaran mungkin tidak ada tanggung jawabnya, tapi kalau sudah menikah lain lagi. Intinya, harus benar-benar siap apa pun juga karena hidup pasca menikah di Jepang itu sangat berat.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA