Syeh Siti Jenar, Dihukum Mati Karena Mengatakan Dirinya Adalah Tuhan

oleh Rizal
07:00 AM on Oct 16, 2016

Jika kita membuka lagi lembaran sejarah terutama pada bab penyebaran agama Islam di Indonesia, pasti akan menemukan sebuah nama yang bisa dibilang sebagai tokoh kontroversial. Sosok satu ini awalnya dikenal sebagai penyebar Islam, namun ia melakukan kesalahan besar dan akhirnya harus dijatuhi hukuman mati. Kamu tentu tahu siapa tokoh yang hidup se-zaman dengan para Walisongo ini. Ya, ia adalah Syeh Siti Jenar atau yang dipanggil juga dengan Syeh Lemah Abang.

Sosok satu ini selama beradab-abad selalu lekat dengan kontroversi. Hal tersebut tak lain ajarannya soal Manunggaling Kawula Gusti yang dianggap sangat menyesatkan oleh para wali. Manunggaling Kawula Gusti adalah sebuah ajaran yang menekankan soal penyatuan Tuhan dengan hambanya. Dalam konteksnya, Syeh Siti Jenar menganggap dirinya Tuhan dan sebaliknya. Bagi Walisongo tentu ini adalah hal yang mengerikan untuk diketahui masyarakat dan berpotensi menimbulkan kesesatan massal.

Baca Juga
Bukan Tanpa Tujuan, Ini Loh Alasan Kenapa Teh Itu Baiknya Dipetik di Pagi Hari
Mirisnya Tata Krama Murid Sekarang, Guru Mendidik Sepenuh Hati Malah Dibuat Candaan

Para wali pun tak punya pilihan selain mengeksekusi Syeh Siti Jenar agar ajaran sesatnya tidak menyebar meluas dan merusak akidah. Kematian ini sendiri mengingatkan banyak orang tentang Al-Hallaj yang juga dieksekusi karena ajarannya yang mirip-mirip dengan Syeh Siti Jenar.

Siapa Syeh Siti Jenar?

Soal asal usul Syeh Siti Jenar, hal tersebut adalah sesuatu yang masih samar hingga hari ini. Tidak benar-benar diketahui dari mana asal sang sufi ini, tapi yang jelas ia tidak lahir di Indonesia. Syeh Siti Jenar diperkirakan berasal dari Timur Tengah entah Baghdad atau Persia, kemudian datang ke Jawa tepatnya di jepara untuk mengajarkan Islam.

Ilustrasi Syeh Siti Jenar [Image Source]
Ilustrasi Syeh Siti Jenar [Image Source]

Soal keluarga dan keturunan Syeh Siti Jenar, tak pernah diketahui dengan jelas siapa mereka. Namun, soal ayah, ada yang mengatakan jika Syeh Siti Jenar berbapak seorang wali. Bahkan kalau bicara garis keturunan, Syeh Siti Jenar ternyata masuk dalam nasab Nabi Muhammad melalui Jalur Imam Husain. Tapi, soal itu ada baiknya dikaji lebih lanjut.

Ajaran Menghebohkan Syeh Siti Jenar

Hampir semua literatur yang pernah menuliskan cerita Syeh Siti Jenar, sepakat soal sang sufi yang memang dikatakan mengajarkan aliran sesat. Manunggaling Kawula Gusti, ajaran ini selalu lekat beriringan dengan nama sang Syeh. Manunggaling Kawula Gusti secara arti adalah penyatuan Tuhan dengan hambanya.

Manunggaling Kawula Gusti [Image Source]
Manunggaling Kawula Gusti [Image Source]

Ada banyak cerita lain sebenarnya soal ini. Salah satunya adalah tentang ajaran tersebut yang ternyata adalah pelajaran Makrifat atau semacam tingkatan ketauhidan tinggi. Sebagian orang mengatakan jika Syeh Siti Jenar mengajarkan ajaran yang terlalu tinggi ketika masyarakat Jawa masih sangat awam soal Islam. Kemudian dari sini dikhawatirkan para wali akan terjadi misunderstanding yang bisa menyesatkan umat. Apalagi katanya Syeh Siti Jenar selalu mempersonifikasikan dirinya sebagai Tuhan.

Kematian Syeh Siti Jenar

Mendengar kabar soal Syeh Siti Jenar, para walisongo pun gempar dan langsung berembuk untuk mencari jalan keluarnya. Setelah melakukan diskusi mendalam, diputuskan bahwa Syeh Siti Jenar harus dihukum mati. Ajarannya sangat membahayakan umat dan bisa menggiring ke arah kesesatan.

Sunan Kalijaga menjadi eksekutor [Image Source]
Sunan Kalijaga menjadi eksekutor [Image Source]

Kalau menurut beberapa buku, eksekusi ini dilangsungkan di halaman Masjid Agung Cirebon dengan sang eksekutor adalah Sunan Kalijaga. Menggunakan keris, Syeh Siti Jenar dihukum mati dan inilah babak akhir dari hidup sang sufi. Soal makam, tidak diketahui secarap pasti di mana tempat Syeh Siti Jenar dikubur. Ada yang bilang Jepara, ada juga yang mengatakan Tuban.

Misteri Kematian Syeh Siti Jenar

Ada satu cerita misterius soal prosesi eksekusi Syeh Siti Jenar. Ketika itu dikisahkan kalau sang sufi ini tak langsung mati begitu keris dibenamkan dalam tubuhnya. Berulang kali ditusukkan, Syeh Siti Jenar seolah tak bisa mati.

Misteri kematian Syeh Siti Jenar [Image Source]
Misteri kematian Syeh Siti Jenar [Image Source]

Pertama ditusuk dengan keris, tubuh Syeh Siti Jenar seolah berubah sama kerasnya seperti besi. Lalu ditusuk lagi, tubuh Syeh Siti Jenar malah menghilang. Kejadian demi kejadian terus terjadi. Hingga yang terakhir, sang sufi pun benar-benar meninggal dunia.

Banyak orang yang selama ini mengasumsikan Syeh Siti Jenar sebagai sosok yang sesat dan membahayakan. Tapi, ada juga pihak-pihak yang membela dengan mengatakan banyak hal. Misalnya soal pengkaburan cerita dan lain sebagainya. Sosok Syeh Siti Jenar sendiri adalah hal yang masih butuh rujukan, sehingga untuk bisa mempercayai mana cerita yang benar kita harus melakukan pengkajian dalam.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA