Mengenal Kisaeng, Para Wanita Penghibur di Korea Zaman Kerajaan

oleh Tetalogi
07:00 AM on Feb 24, 2016

Jika di Jepang ada Geisha, maka di Korea mengenal Kisaeng. Sekilas keduanya memang mirip, sama-sama bekerja sebagai penghibur. Namun ada beberapa hal yang membedakan antara Geisha dengan Kisaeng.

BACA JUGA:5 Negara Asia ini Dikenal Dunia Sebagai Penghasil Banyak Wanita Cantik

Baca Juga
Bukan Kegembiraan, 4 Lomba Agustusan Ini Justru Berakhir dengan Tragedi
Tak Melulu Miris, Ini Cerita dari Para Veteran yang Akhirnya Diperhatikan oleh Pemerintah

Kisaeng bisa juga disebut dengan gisaeng atau ginyeo. Kisaeng merupakan sebutan untuk para wanita yang bekerja sebagai penghibur di Korea pada masa Dinasti Goryeo dan Dinasti Joseoan.

Pekerjaan Kisaeng

Kisaeng bekerja untuk menghibur raja dan bangsawan dan memiliki status legal dari pemerintah. Sama seperti Geisha, Kisaeng juga sangat terlatih dalam bidang seni. Tapi disamping itu mereka juga mengerjakan hal umum lain seperti tenaga kesehatan. Pada masa dinasti Goryeo dan Joseon, wanita dari kelas bangsawan tidak boleh diperiksa oleh seorang dokter pria. Karena itulah Kisaeng dilatih untuk memberikan perawatan terhadap wanita kelas bangsawan.

Pakaian Kisaeng [Image Source]
Pakaian Kisaeng [Image Source]
Kisaeng juga memiliki peranan penting dalam konsep budaya tradisional Korea. Beberapa cerita paling tua dan populer seperti Chunhyangjeon menceritakan tentang seorang kisaeng sebagai tokoh utama. Meski nama asli kisaeng sering kali terlupakan, beberapa dari mereka masih diingat karena karya, kemampuan, atau kesetiaan mereka.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA