Mengenal NSCLC, Penyakit Kanker yang Lebih Mematikan dari Serviks

Dalam setahun, sekitar 1,5 juta orang meninggal karena NSCLC

oleh Aini Boom
08:00 AM on Jun 12, 2017

Dari sekian banyak penyakit, kanker adalah satu satu yang paling berpeluang besar menyebabkan kematian. Terlebih kanker memiliki 200 jenis yang mengintai hampir setiap jengkal organ tubuh manusia. Maka tak heran jika penyakit ini menjadi perhatian utama dalam dunia kesehatan. Sejumlah penelitian, penggalangan dana, dan berbagai percobaan dilakukan untuk mencoba mengatasi penyakit mematikan ini.

Meski begitu, dunia kesehatan belum banyak mengungkap teka-teki tentang kanker. Tiap hari, banyak orang tumbang oleh penyakit itu. Salah satunya adalah Julia Perez yang baru saja tutup usia sebab kanker serviks yang dideritanya. Namun, kanker yang diderita Jupe itu hanya satu dari banyaknya jenis kanker yang ada. Dan dari sejumlah itu, ada 1 jenis yang paling berbahaya serta jauh lebih mematikan dari kanker serviks. Kanker apakah itu? Berikut ini ulasannya.

Baca Juga
4 Hal Negatif yang Mungkin Akan Dialami Masyarakat Jika Penggunaan KTP Sebagai Syarat SIM Card Terlaksana
Tukang Bakmi Bak Seleb, Gaya dan Dandanan Jamila “Janda” Dijamin Bikin Publik Melongo

Non-Small Cell Lung Cancer

Ilustrasi NSCLC di dalam tubuh [image: source]
Non-Small Cell Lung Cancer (NSCLC) adalah salah satu jenis sel kanker yang ditemukan di dalam paru-paru. Menurut jenisnya, NSCLC  bukanlah tipe sel kecil. NSCLC memiliki empat jenis yaitu adenocarcinoma/bronchoalveolar, bronchoalveolar, squamous cell carcinoma, dan large cell carcinoma. Seorang yang mengidap penyakit ini memiliki peluang hidup yang kecil jika tak segera diatasi di awal.

Jenis Kanker yang Memiliki Resiko Kematian Paling Besar

Dari sekitar 200 jenis kanker yang ada di dunia, NSCLC adalah pembunuh paling berbahaya. Penelitian pada 2012 oleh Nerthuz/BigStock menemukan hasil bahwa sekitar satu setengah juta orang meninggal disebabkan NSCLC ini. Sedangkan di tahun yang sama, penelitian yang dilakukan World Cancer Research Fund International menemukan sebanyak 528 ribu orang mengidap kasus serviks. Dari data ini, jelas terlihat bahwa NSCLC jauh lebih mematikan dari serviks.

Sel NSCLC [image: source]
Kanker yang cukup mencuri banyak perhatian ini membuat para peneliti dan pakar kesehatan berjuang keras menemukan sesuatu sebagai upaya penyembuhan. Beberapa penelitian di antaranya dilakukan oleh Adaptimmune (Inggris), OSE Pharma (Prancis), Abcam (Inggris), dan Roche (Swiss). Semua penelitian tersebut memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk menemukan suatu cara agar bisa membantu pasien NSCLC untuk bisa bertahan lebih lama bahkan sembuh.

Penyebab NSCLS

Penyebab NSCLC yang paling umum adalah merokok. Sekitar 90% kasus NSCLC disebabkan asap rokok yang masuk ke dalam tubuh. Dan meski tak semua perokok mengalami hal ini, namun mereka  memiliki resiko sebanyak 13,3 kali dibanding mereka yang tidak merokok. Tak hanya perokok aktif, perokok pasif  yang tak sadar menghirup asap rokok pun memiliki resiko terjangkit NSCLC.

Merokok [image: source]
Selain rokok, paparan asbes juga menyebabkan peningkatan resiko kanker paru-paru sebanyak lima kali. Maka seorang perokok aktif yang tiap harinya terkena paparan asbes sangat memiliki resiko mengalami NSCLC. Selain dua hal tersebut beberapa hal lain penyebab NSCLC adalah radon (gas hasil peluruhan uranium), nikel, tembaga, kromium, cadmium, dan knalpot diesel.

Gejala Awal yang Dapat Dilihat Pada Penderita NSCLC

Batuk [image: source]
Sebanyak 10% orang yang menderita NSCLC tidak mengalami gejala apapun. Umumnya penyakit ini bisa terdeteksi setelah dilakukan sinar x pada daerah dada. Namun pada beberapa kasus, kanker ini menyebabkan penderitanya batuk, sesak napas, kesulitan menarik napas dalam-dalam, batuk/meludah darah, infeksi saluran pernapasan, hingga sakit di dada bagian samping atau punggung, sulit menelan, bersuara serak, dan kesakitan di sekitar leher atau wajah. Hal ini tergantung pada posisi tempat sel kanker bersemayam.

Intinya, penyakit NSCLC hampir semuanya disebabkan oleh tindakan merokok aktif maupun pasif. Hal ini harusnya membuat semua orang sadar bahwa merokok bukan hanya merugikan diri sendiri, tapi juga mengancam nyawa orang lain. Dan fakta NSCLC adalah pembunuh terbanyak di dunia, menunjukkan bahwa semakin hari makin banyak orang yang merokok. Sungguh miris bukan?

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA