Mau Dinikahi Pria Sekaya Zuckerberg? Kamu harus Bisa Jadi Seperti Perempuan Ini

oleh Tetalogi
15:13 PM on Dec 6, 2015

Mark Zuckerberg adalah nama yang sudah begitu populer di dunia mengingat ia adalah pengusaha mudah yang sukses mendirikan media sosial Facebook. Kesuksesannya ini tidak lain juga berkat dorongan wanita yang 12 tahun selalu mendampinginya, Priscilla Chan. Tidak heran jika Zuckerberg akhirnya memilihnya sebagai pendamping hidup.

Sebagai seorang istri milyuner, Priscilla Chan bukanlah tipe wanita sosialita yang selalu wara-wiri tampil di media dengan penampilan yang serba branded. Sebaliknya, ia justru tampil sebagai sosok sederhana dan baik hati. Mungkin hal-hal inilah yang membuat Mark Zuckerberg begitu mantap memilihnya.

Baca Juga
Bukan Tanpa Tujuan, Ini Loh Alasan Kenapa Teh Itu Baiknya Dipetik di Pagi Hari
Mirisnya Tata Krama Murid Sekarang, Guru Mendidik Sepenuh Hati Malah Dibuat Candaan

Masa Kecil Priscilla Chan

Priscilla han tumbuh besar di Quincy, Massachusetts. Orang tuanya adalah imigran yang datang ke Amerika Serikat dengan perahu pengungsi. Tentu saja kehidupannya sebagai imigran yang baru menjejakkan tanah di Amerika adalah hal yang sulit.

Priscilla Chan [Image Source]
Priscilla Chan [Image Source]
Sebagai putri tertua di keluarganya, ia adalah sosok yang sangat tegas. Ia terbiasa mengatur adik-adiknya setiap waktu. Sementara itu, ibunya harus bekerja 2 pekerjaan selama masa kecilnya agar keluarganya bisa bertahan.

Kehidupan Sekolah yang Penuh dengan Kerja Keras

Orang tuanya pergi meninggalkan negara asalnya untuk mencari masa depan yang lebih baik, namun tanpa tahu sistem pendidikan di negara yang baru. Priscilla Chan lulus dari Quincy High School pada tahun 2003 dan dikenal sebagai sosok yang jenius oleh teman-teman sekelasnya. Meski begitu, awalnya ia tidak tahu potensi yang dimilikinya sendiri.

Priscilla dan dua adiknya [Image Source]
Priscilla dan dua adiknya [Image Source]
Ia adalah generasi pertama dalam keluarganya yang mengenyam pendidikan kuliah. Karena itulah ia sendiri tidak mengetahui apa yang bisa ia lakukan sampai orang lain yang menunjukkannya. Berkat guru-gurunya di sekolah yang membuatnya begitu senang belajar, ia akhirnya mendapatkan kesempatan untuk sekolah medis.

Gurunya secara langsung memberi tahu kesempatan yang terbuka untuknya dengan mengatakan bahwa Priscilla memiliki kualifikasi yang dibutuhkan dan harus menjelajahi segala kesempatan yang ada. Ia juga yang menyarankan agar Priscilla mencoba masuk ke Harvard.

Priscilla Chan lulus dari Harvard [Image Source]
Priscilla Chan lulus dari Harvard [Image Source]
Ternyata setelah Priscilla berhasil masuk ke Harvard, barulah ia tahu ada begitu banyak kesempatan yang sebelumnya tidak pernah terpikirkan olehnya. Hal inilah yang membuatnya menjadi sosok yang begitu peduli terhadap pendidikan.

Belajar Bahasa demi Pekerjaannya Sebagai Seorang Dokter Anak

Priscilla Chan adalah sosok yang berdedikasi tentang pekerjaannya sebagai seorang dokter anak. Hal ini terbukti dari usahanya untuk belajar bahasa Spanyol. Ia mulai berinisiatif untuk belajar bahasa tersebut ketika tahu bahwa banyak pasiennya yang berbicara dalam bahasa Spanyol.

Priscilla Chan berprofesi sebagai dokter [Image Source]
Priscilla Chan berprofesi sebagai dokter [Image Source]
Menurutnya, ia bisa menjadi penyedia layanan yang lebih baik dan bisa menjalin hubungan dengan baik jika bicara dalam bahasa para pasiennya. Selain Spanyol, ia juga bicara dalam bahasa Kanton dan Inggris.

Sosok yang Rendah Hati dan Dermawan

Menjadi istri seorang pengusaha kaya tidak membuatnya menjadi sosok yang suka pamer. Justru sebaliknya, ia tetap menjadi dirinya sendiri yang rendah hati. Ia bahkan heran mengapa banyak orang yang begitu penasaran dengan dirinya dan menganggapnya istimewa.

Priscilla dan suaminya adalah sosok yang rendah hati [Image Source]
Priscilla dan suaminya adalah sosok yang rendah hati [Image Source]
Priscilla Chan sendiri tidak merasakan kemewahan seperti yang dibayangkan orang lain. Ia yakin bahwa dirinya hanyalah seorang dokter biasa dan tidak ada yang istimewa dari dirinya.

Tidak hanya itu saja, ia juga sosok yang dikenal dermawan karena sering mengucurkan sumbangan atau dana bantuan ke berbagai lembaga. Ia bahkan telah mengalirkan donasi sebesar 75 juta ke rumah sakit tempatnya bekerja, 990 juta dollar untuk Silicon Valley Community Foundation, serta 120 juta dollar untuk sekolah di San Fransisco Bay serta yang terbaru adalah mendonasikan 99% saham Facebook mereka.

Menjadi seorang istri milyuner tidak membuatnya mendadak ‘kaget’ dan pamer kekayaan. Ia selalu tampil dengan sederhana dan apa adanya. Tidak wara-wiri di media, ke restoran mahal, belanja barang mewah, dan sebagainya. Baginya, ia bahagia dengan menjadi apa adanya dan melayani masyarakat lewat profesinya sebagai seorang dokter. Yah, mungkin memang wanita sederhana dan apa adanya yang seperti inilah yang memang dicari oleh pria.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA