6 Hal Ini Jadi Masalah di Seluruh Dunia, Tapi Tidak di Korea Utara

oleh Aisyah Putri
18:00 PM on Feb 2, 2017

Setiap negara memang memiliki permasalahannya masing-masing. Namun ada beberapa isu yang bisa dibilang merupakan musuh dari semua negara. Misalnya saja soal pengangguran atau penyakit AIDS yang merajalela di mana-mana. Nah, ketika mayoritas mengalami masalah-masalah seperti itu, ada satu negara yang adem ayem alias tidak mengalami problematika banyak bangsa di dunia. Korea Utara misalnya.

Negara ini memang antik. Ia memisahkan diri dari seluruh dunia. Orang di luar Korea Utara mungkin akan mengasihani penduduk Korea Utara karena tidak memiliki akses ke luar. Tapi ternyata isolasi itu membuat penduduk menjalani kehidupan yang bisa dibilang lebih baik. Korea Utara tidak memiliki pengangguran lantaran selalu ada pekerjaan untuk penduduknya. Mereka juga tidak khawatir imigran akan mengambil pekerjaan yang seharusnya untuk warga Korea Utara.

Baca Juga
5 Sepeda Balap Termahal di Dunia yang Harganya Bisa Bikin Kamu Miskin dalam Sekejap
Inilah 4 Negara yang Dulunya Kaya Raya namun Sekarang Terluntah Akibat Korupsi

Pada tahun 2007, Korea Utara tercatat bersih dari HIV AIDS. Entah saat ini apakah mereka masih bersih atau tidak. Paling tidak, minimnya kontak dengan warga negara asing memperlambat penyebaran penyakit tersebut. Selain itu, masih ada banyak lagi isu-isu yang diributkan di seluruh dunia namun tidak ada gaungnya di Korea Utara.

Kemacetan

Polwan yang mengatur lalu lintas [Image Source]
Negara mana yang tidak pusing dengan kemacetan? Walaupun biasanya hanya terjadi di kota-kota besar, namun kemacetan selalu menjadi perhatian khusus pemerintah saking parahnya. Tapi bagi masyarakat Korea Utara, kemacetan bukanlah masalah. Bahkan mereka tidak punya lampu lalu lintas, lho! Setiap perempatan hanya dijaga oleh polisi lalu lintas. Ini dikarenakan hanya sedikit sekali mobil yang berlalu lalang di sana.

Polusi udara, suara, dan, cahaya

Konsumsi lampu Korea Utara dilihat dari angkasa [Image Source]
Meski pemerhati lingkungan sudah berkampanye mengenai udara bersih, tapi tetap saja polusi ada di mana-mana. Apalagi di kota besar dan kawasan industri. Kadang udara seperti berkabut saking kotornya. Polusi suara juga sering tampak di kota-kota besar, apalagi suara mesin kendaraan dan klakson mereka. Berisik sekali. Di Korea Utara, kita tidak akan menemukan hal-hal ini. Udara bersih dari polusi dan suasana kotanya cukup tenang. Selain itu, di malam hari, mereka tidak menggunakan lampu secara berlebihan. Hemat energi dong. Masyarakat juga bisa melihat bintang-bintang dengan lebih jelas.

Iklan

Stasiun kereta api bersih dari selebaran dan poster [Image Source]
Kamu sering jengkel karena melihat iklan dimana-mana? Di bioskop, di bus, di facebook, di televisi, bahkan di kampus dan di tengah-tengah video youtube yang lagi kamu tonton! Yah, mau gimana lagi. Kita memang hidup di dunia kapitalis. Kalau mau tinggal di negara yang bebas iklan, mungkin kamu bisa pilih Korea Utara. Di sana pemerintahnya anti kapitalis. Hampir tidak ada iklan yang mengganggu. Tembok dan jalanan pun bersih dari poster dan baliho.

Kesenjangan

Pekerjaan boleh beda, tapi pendapatan hampir sama [Image Source]
Di Indonesia, kesenjangan menjadi isu yang harus dipikirkan pemerintah. Ada warga negara yang kaya sekali, ada pula warga negara yang miskin sekali bahkan untuk makan tiga kali sehari saja kesulitan. Kesenjangan seperti ini tidak terjadi di Korea Utara. Pendapatan setiap warga negara hampir sama. Mereka juga mendapatkan rumah gratis dari pemerintah. Dalam hal status sosial, mereka semua sama.

Teroris

Korea Utara adalah kawasan paling aman dari teroris [Image Source]
Teroris melancarkan aksinya tanpa pandang bulu. Mereka bisa di mana saja dan kapan saja. Tapi tidak di Korea Utara. Negara ini memiliki pengamanan yang luar biasa. Anggota ISIS sekalipun akan mengalami kesulitan untuk menyusup ke negara Korea Utara. Warga negaranya pun aman.

Obesitas

Tidak ada warga negara Korea Utara yang mengalami obesitas [Image Source]
Kelaparan memang menjadi isu di Korea Utara. Tapi di luar itu, kita harus mengapresiasi pemerintah yang menyarankan masyarakatnya hanya makan makanan sehat.  Di sana nyaris tidak ada junk food. Hanya ada satu restoran pizza dan satu restoran fast food di Pyongyang. Selebihnya, masyarakat mengonsumsi hidangan rumahan. Pola makan seperti ini membuat risiko obesitas menjadi sangat rendah di Korea Utara. Berbeda dengan Amerika dan negara lain yang sibuk mengkampanyekan gaya hidup sehat pada masyarakatnya yang kegemukan.

Dibalik kebijakan-kebijakan yang dirasa tidak masuk akal, rupanya ada keuntungan yang didapatkan oleh warga Korea Utara. Pantas saja mereka merasa nyaman hidup di negara mereka meskipun tidak ada akses internet dan kebebasan berpendapat. Korea Utara banyak dicela, tapi mereka membuktikan kalau bisa memberikan hidup yang benar bagi warganya.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA