7 Makhluk Hidup yang Bisa Bertahan dari Radiasi Nuklir Berbahaya!

oleh Adi Nugroho
15:00 PM on Oct 7, 2015

Nuklir adalah hal yang dianggap saat berbahaya saat ini. Itulah mengapa,  negara yang mengembangkan nuklir sebagai senjata selalu diawasi. Bahkan ditekan untuk menghentikannya. Senjata nuklir dianggap memiliki efek yang mengerikan. Bahkan efek akan terus ada paska pengeboman.

Sekarang coba kita bayangkan jika di bumi ini ada perang nuklir. Beberapa negara saling serang dan menghancurkan. Efek radiasi yang berbahaya tentu akan membuat banyak makhluk mati atau hidup dengan cacat. Kecuali 7 makhluk hidup ini. Manusia kira-kira masuk enggak ya?

Baca Juga
Dinobatkan Jadi Atlet Tercantik dan Terseksi SEA Games 2017, Ini Lho Pesona Lindswell Kwok Yang Bikin Indonesia Bangga
Inilah 4 Bukti Kalau Pengguna Medsos yang Ada di Indonesia Polosnya Bukan Main

1. Kecoak

Ok, kita tak bisa meremehkan lagi hewan dengan kekuatan super ini. Kita sudah mengejar dan memukulnya berkali-kali, eh si kecoak masih saja tangguh. Bahkan terbang dan membuat kita jadi lari terbirit-birit. Saat terjadi pengeboman di Hiroshima, banyak kecoak yang masih ditemukan hidup di sisa reruntuhan bangunan.

Kecoak [image source]
Kecoak [image source]
Ilmuwan akhirnya meneliti kecoak dengan memberinya radiasi nuklir. Dan sebuah fakta mengejutkan ditemukan. Ternyata mereka memiliki sel yang meregenerasi dengan lambat. Dampaknya, radiasi akan sulit mengubah sel dari kecoak, hingga kemungkinan kecoak mati akan sangat kecil.

2. Kalajengking

Kelajengking mampu bertahan dari radiasi sinar UV. Ilmuwan telah melakukan percobaan berkali-kali namun belum berhasil mengetahui penyebabnya. Kalajengking yang diberi sinar UV tidak mati, bahkan menyala dalam gelap. Kalajengking juga mampu bertahan dari radiasi nuklir yang berbahaya, bahkan yang bisa membuat manusia jadi beku.

Kalajengking [image source]
Kalajengking [image source]
Hewan ini dapat ditemukan oleh manusia di mana saja. Bahkan di daerah gurun super panas, sampai kutub yang sangat dingin. Jadi jika bumi ada perang nuklir, hewan ini akan bisa bertahan lebih lama dari pada manusia.

3. Lalat Buah

Jangan pernah meremehkan kekuatan dari lalat buah yang kerap melubangi mangga, tomat atau tanaman buah lainnya. Saat bumi mengalami radiasi nuklir yang sangat kuat, hewan ini mampu bertahan dengan baik. Bahkan sampai 64.000 rad (satuan radiasi).

Lalat Buah [image source]
Lalat Buah [image source]
Sel tubuh yang sangat pelan saat melakukan regenerasi membuatnya tahan banting. Selain itu mereka juga cepat melakukan reproduksi. Anakan dari lalat akan secara otomatis menyesuaikan diri dengan lingkungan baru.

4. Amoeba

Amoeba adalah hewan yang mudah melakukan adaptasi. Itulah mengapa mereka bisa bertahan dari sejak dahulu hingga sekarang. Bahkan di lingkungan kotor pun mereka masih bisa tinggal dan bertahan hidup. Amoeba memiliki kemampuan untuk bertahan hidup karena mereka bisa memasuki fase dorman, Amoba bisa membuat dirinya jadi kristal selama beberapa saat.

Amoeba [image source]
Amoeba [image source]
Selain itu, amoeba memiliki tingkat reproduksi yang sangat tinggi. Mereka mampu menjadi individu baru hanya dengan membelah. Jadi sudah bisa dipastikan jika organisme ini pasti bisa bertahan jika bumi mendapat bencana nuklir.

5. Mummichog

Mummichog adalah ikan kecil yang sepertinya tak memiliki kekuatan untuk bertahan hidup. Tapi ternyata hewan kecil ini mampu bertahan hidup di lingkungan yang sangat ekstrem. Berbeda dengan ikan jenis lain yang hanya karena suhu atau kadar garam saja bisa mati dalam waktu yang cepat.

Mummichog [image source]
Mummichog [image source]
Ternyata ikan ini memiliki kemampuan untuk mengubah gennya secara cepat. Jadi jika nuklir hendak mengubah gen, ia akan dengan mudah membaliknya kembali. Jika manusia memiliki kemampuan ini mungkin juga bisa bertahan hidup meski terkena radiasi super besar.

6. Lingualata

Lingualata adalah hewan yang menyerupai dengan tiram. Mereka hidup sejak jutaan tahun yang lalu ketika dinosaurus masih ada. Saat terjadi pemusnahan massal di masa lalu, mereka terus hidup. Bahkan mampu bertahan saat terkena radiasi nuklir yang sangat besar.

Lingualata [image source]
Lingualata [image source]
Sampai saat ini ilmuwan masih tidak tahu kenapa hewan ini mampu bertahan hidup. Padahal hewan sejenisnya seperti kerang tak akan kuat berada di lingkungan yang buruk. Apalagi sampai di lingkungan yang memiliki kadar radiasi mematikan.

7. Tardigrade

Tradigrade adalah hewan yang sangat kecil yang biasanya ditemukan di air. Saat kita melihatnya di mikroskop bentuknya mirip beruang. Itulah mengapa hewan ini juga sering disebut sebagai water bear atau beruang air. Hewan ini  hanya memiliki panjang mencapai 1,5 mm namun kekuatannya luar biasa.

Tardigrade [image source]
Tardigrade [image source]
Dalam lingkungan dengan radiasi yang sangat tinggi, atau di lingkungan panas, dingin, mendidih, hingga membeku tak membuat hewan ini mati. Bahkan saat dinyatakan mati pun mereka bisa kembali lagi dan hidup seperti sedia kala. Manusia mungkin tak ada apa-apanya dengan hewan ini untuk urusan bertahan hidup.

Nuklir adalah penemuan besar bagi manusia. Meski demikian, dalam beberapa hal, nuklir menyimpan potensi penghancuran yang sangat mematikan. Itulah mengapa kita, manusia modern harus menggunakan nuklir sebaik-baiknya. Atau kita semua akan terkena dampaknya. Jika punya kekuatan seperti hewan di atas mungkin enak. Sayangnya manusia memiliki kemungkinan kecil bertahan di tengah radiasi nuklir.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA