5 Makanan dan Minuman ini Terbuat Dari Cacing yang Berlendir, Berani Coba?

oleh Adi Nugroho
12:00 PM on Oct 29, 2015

Banyak hal yang bisa kita manfaatkan sebagai makanan di bumi ini. Asal tidak beracun, semuanya bisa kita olah menjadi makanan. Termasuk serangga hingga cacing yang biasanya untuk memancing. Ngomong-ngomong tentang cacing, ternyata banyak juga makanan di dunia ini yang terbuat dari cacing. Hewan berlendir yang bisa menyuburkan tanah ini ternyata bisa dimakan, hingga menyembuhkan penyakit.

Well, daripada anda penasaran. Langsung saja kita bahas satu persatu makanan yang yang buat dari cacing ini. Siapkan nyali anda baik-baik ya!

Baca Juga
Blunder! 9 Pejabat Ini Pernah Salah Ucap Ketika Sedang Menyampaikan Pidato Penting
Inilah Perbandingan Tunjangan Veteran Indonesia dan Luar Negeri Ibarat Langit dan Bumi

1. Cacing Wawo Goreng

Di daerah Maluku, terdapat sebuah cacing bernama Laor atau Cacing wawo. Cacing ini berasal dari lautan dengan warna merah. Warga setempat biasanya menggunakan cacing ini untuk dimakan. Cacing wawo yang telah dibersihkan bisa langsung digoreng setelah direndam dalam air garam dan juga bawang putih. Jika anda kebetulan ke Maluku, atau Raja Ampat, jangan lupa mengkonsumsi cacing goreng yang katanya sangat gurih.

Cacing wawo goreng [image source]
Cacing wawo goreng [image source]
Sejak zaman dahulu, cacing wawo dimanfaatkan sebagai bahan pangan pengganti protein. Sebuah penelitian menunjukkan jika cacing ini sama sekali tidak bahaya, bahkan gizinya sangat tinggi. Tak mengherankan warga lokal sangat menyukai hewan yang notabene sangat menjijikkan ini!

2. Tamilok

Tamilok adalah makanan yang terbuat dari cacing asli Palawan, Filpina. Cacing yang digunakan adalah cacing besar yang biasanya diambil dari laut dan hutan. Orang Filipina biasanya mengolah cacing ini dengan merendamnya menggunakan air cuka yang sebelumnya diberi cabai dan juga bawang merah.

Rasa tamilok sedikit berlendir, asin agak pedas. Jika pertama kali menyantapnya, anda akan merasa ingin muntah. Meski terlihat mengerikan, tamilok biasanya disajikan di restoran dan hotel berbintang. Jika anda kebetulan sedang ke Filipina, cobalah mencicipi kuliner yang akan membuat anda tak bisa melupakannya seumur hidup.

3. Sal de Gusano

Sal de Gusano adalah sebuah penyedap rasa yang banyak digunakan di Meksiko. Terbuat dari garam, cabai merah dan tentu saja cacing laut. Semua bahan dikeringkan lalu dihancurkan menjadi serbuk merah dengan rasa dominan asin dan sedikit pedas. Orang Meksiko biasanya menggunakan Sal de Gusano sebagai bumbu atau cocolan saat sedang ngemil.

Sal de Gusano [image source]
Sal de Gusano [image source]
Di Meksiko, serbuk ini begitu familiar dan kerap dijadikan oleh-oleh. Jika kebetulan anda sedang ke Meksiko, jangan lupa membeli serbuk cacing yang katanya juga sangat bergizi ini. Well, setidaknya Sal de Gusano tak memiliki wujud cacing seperti Tamilok dan cacing wawo goreng.

4. Cacing Palolo Dimasak Dalam Berbagai Cara

Tak ubahnya cacing wawo, cacing palolo juga kerap dikonsumsi di beberapa daerah di dunia. Termasuk Indonesia, Fiji, dan Samoa. Cacing berwarna merah agak oranye ini memiliki bentuk yang agak mengerikan, bisa dibilang mirip kelabang. Hidup di air dan biasanya akan dipanen oleh manusia sekitar bulan Oktober hingga Desember.

Cacing Palolo Dimasak Dalam Berbagai Cara [image source]
Cacing Palolo Dimasak Dalam Berbagai Cara [image source]
Di daerah Fiji, cacing ini digunakan sebagai sumber makanan yang cukup utama. Mereka bahkan sengaja melakukan ternak. Setelah besar dan panjang mencapai 30 cm, cacing ini dipanen dan dimasak dengan cara digoreng atau dicampur sayur-mayur. Di daerah Maluku atau Papua, cacing ini juga biasanya diolah sebagai lauk pengganti daging.

5. Cacing Tanah Untuk Obat Tradisional Typus

Cacing tanah yang biasanya kita gunakan sebagai umpan saat memancing ternyata juga berguna sebagai obat typus. Masyarakat Jawa biasanya mencari cacing ini dan dicampur dengan daun krokot (sejenis moss rose). Ramuan ini dihancurkan menggunakan blender, disaring dan diminumkan kepada penderita typus.

Cacing Tanah Untuk Obat Tradisional Typus [image source]
Cacing Tanah Untuk Obat Tradisional Typus [image source]
Cacing tanah ternyata mengandung banyak sekali protein dan enzim yang berguna buat tubuh. Salah satu enzim yang sangat berguna itu bernama Enzim Selulose yang berguna untuk menjaga pencernaan tubuh, dalam hal ini usus yang diserang oleh penyakit typus.

Selain dibuat jus, cacing juga dikeringkan untuk dibuat serbuk. Selanjutnya akan dicampurkan dengan bubuk kopi atau susu coklat. Hal ini untuk menghindari orang yang merasa jijik mengkonsumsi hewan berlendir seperti cacing.

Itulah lima olahan cacing yang bisa anda coba. Hewan ini mungkin menjijikkan, tapi manfaatnya sangat banyak. Selain bisa untuk pengganti sumber protein, cacing juga menyembuhkan penyakit. Ehm, masih ragu mau mencoba?

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA