Video Mahasiswa Difabel yang Dibully Teman Sendiri Ini Bikin Netizen Ngamuk

Harusnya, bantu teman yang dibully nggak usah nunggu viral

oleh Nikmatus Solikha
07:00 AM on Jul 17, 2017

Kasus bullying memang bukan sesuatu yang baru di Indonesia. Di jagad dunia maya, Indonesia bahkan jadi juaranya cyberbully. Tapi rupanya kegiatan penindasan juga begitu banyak terjadi di dunia nyata, terlebih di ranah pendidikan.

Selama ini, telah berkali-kali terjadi kasus kekerasan yang melibatkan pelajar, dari mulai usia anak-anak hingga para mahasiswa. Dan yang paling panas belakangan ini adalah menyebarnya video bullying yang melibatkan mahasiswa difabel. Kekerasan yang diduga dilakukan teman sendiri tersebut sontak saja bikin netizen mengamuk. Berikut ini adalah kasus selengkapnya:

Baca Juga
5 Kelakuan Bocah Pamer Kenakalan di Medsos Agar Tenar Ini Berhasil Buat Netizen Geram
Syeikh Hamdan, Putra Mahkota Uni Emirat Arab yang Ketampanannya Bak Pangeran Negeri Dongeng

Bullying dilakukan beberapa mahasiswa

Dalam video tersebut, terlihat seorang laki-laki berjaket abu-abu yang dikelilingi oleh tiga orang. Diketahui jika korban bernama Farhan, seorang mahasiswa penyandang difabel. Sementara para pelaku diduga teman Farhan sendiri yang merupakan mahasiswa Universitas Gunadarma. Ketiga pemuda itu tampak terus menghalangi Farhan saat hendak lewat, bahkan ada yang menarik-narik tas Farhan hingga korban kesulitan melangkah.

Meski difabel, namun bukan berarti Farhan pasrah ketika diperlakukan semena-mena. Terlihat bahwa pemuda berkebutuhan khusus tersebut beberapa kali berusaha melawan. Ia mencoba menarik kembali tasnya, bahkan sempat melemparkan tempat sampah pada ketiga pelaku.

Disaksikan banyak orang, tapi diabaikan

Sebelum video bullying terhadap Farhan ini viral, diketahui jika penindasan pada pemuda malang itu memang kerap terjadi. Bahkan, terbukti dalam rekaman video tersebut, terlihat ada beberapa mahasiswa yang berada di lokasi yang sama, namun hanya bisa menonton. Bahkan, ada yang sampai mengabadikan momen tersebut melalui video ponsel.

Farhan, si korban bully [image source]
Mirisnya, dari beberapa orang yang menyaksikan penindasan tersebut, seolah tak ada satupun orang yang peduli. Mungkin mereka sudah mati rasa, sebab tindakan kekerasan itu seolah sudah jadi hal biasa.

Dibagikan oleh akun-akun beken

Video bullying terhadap mahasiswa difabel tersebut memang langsung banyak diperbincangankan netizen. Viralnya video kekerasan itu sendiri berkat beberapa akun beken seperti @thenewbikingeregetan memostingnya, info lanjutan juga diberikan @lambe_turah. Walhasil, video tersebut banyak disaksikan warganet.

Postingan thenewbikingeregetan [image source]
Nggak sedikit netizen yang mengutuk tindakan bullying tersebut. Akun @thenewbikingeregetan juga mendapat laporan bahwa penindasan sejenis bukan hanya terjadi sekali, kegiatan serupa sudah kerap kali menimpa Farhan. Nggak jarang motor Farhan diduduki oleh tiga orang yang berniat menjahilinya.

Menghancurkan hati orangtua Farhan

Orangtua mana yang hatinya tidak hancur melihat anaknya di-bully? Demikian juga yang terjadi pada ibu Farhan. Sejak melihat video anaknya yang jadi bulan-bulanan, wanita tersebut tidak berhenti menangis. Bahkan ketika membaca banyak komen dukungan untuk Farhan, sang ibu masih belum bisa berhenti menangis.

video dengan judul tong sampah maut [image source]
Sejak viralnya video bullying terhadap Farhan, memang banyak pihak yang mendukung pemuda tersebut. Tak sedikit yang menyarankan agar tindakan kekerasan itu diproses secara hukum. Pihak keluarga juga menyampaikan ungkapan terima kasih pada akun yang telah berjasa membuat video tersebut viral.

Gunadarma sudah kantongi nama para pelaku bullying

Pihak Universitas Gunadarma rupanya juga bertindak cepat dalam menindaklanjuti kasus kekerasan tersebut. Menurut Wakil Rektor Kemahasiswaan Universitas Gunadarma, Irwan Bastian, nama-nama pelaku sudah didapat dan diserahkan pada Wadek III Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi.

Universitas Gunadarma mengantongi nama pelaku [image source]
Pihak kampus juga berencana untuk mendatangi pihak keluarga korban. Pihak Gunadarma berjanji tidak akan berhenti sampai di sini, namun akan menindaklanjuti kasus tersebut hingga hal serupa tidak akan terulang kembali.

Video kekerasan terhadap Farhan setidaknya menampar kita, bahwa tak perlu menunggu viral untuk membantu korban bullying. Apapun statusnya, bagaimana keadaannya, bullying bukanlah sebuah lelucon melainkan kasus serius.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
BERITA LAINNYA
BERITA PILIHAN
BERITA TERKAIT
BACA JUGA