Mahar “Laskar Pelangi” Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kosnya

oleh venny
09:42 AM on Jan 13, 2015

Berita duka melingkupi keluarga besar “Laskar Pelangi”. Pemeran Mahar, yang memiliki nama  asli Verrys Yamarno (18) ini ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya Jalan Kramat V, RT 05/09, Kelurahan Kenari, Senen, Jakarta Pusat, Senin 12 Januari 2015.

Menurut keterangan Kapolsek Senen Kompol Kasmono, jenazah Verrys ditemukan dua teman sekamarnya, Zulffany Pasa yang juga membintangi Laskar Pelangi sebagai Ikal dan M. Anugerah Setdiansyah. Pemuda kelahiran Gantung, Belitung Timur, ini dikabarkan sempat mengalami muntah-muntah sejak dua hari lalu.

Baca Juga
Bukan Tanpa Tujuan, Ini Loh Alasan Kenapa Teh Itu Baiknya Dipetik di Pagi Hari
Mirisnya Tata Krama Murid Sekarang, Guru Mendidik Sepenuh Hati Malah Dibuat Candaan

Mahar Pernah Mengalami Kecelakaan Parah
Mahar Pernah Mengalami Kecelakaan Parah

Sekitar pukul 08.00 pagi sebelum Zulfanny dan Anugerah berangkat ke kampus, Verrys mengeluh pusing, bahkan muntah. Zulfanny sempat mengoleskan minyak angin ke tubuh Verrys. Pada pukul 14.30 saat Zulfanny kembali ke kamar kos, Verrys yang merupakan mahasiswa Institut Kesenian Jakarta semester tiga ini ditemukan sudah tidak bernyawa.

Zulfanny lantas memanggil Mak Kim Soean, 70, pemilik kos yang kamarnya bersebelahan dengan kamar mereka. Mak Kim Soean yang biasanya dipanggil mami ini kemudian memeriksa badan Verrys yang sudah kaku. Mami menceritakan bahwa Verrys seminggu terakhir mengeluh sakit, namun Verrys menolak untuk dibawa ke rumah sakit. Menurut Mami, selama ini Verrys tidak mengonsumsi obat apa pun dan juga tidak merokok sehingga dia yakin bahwa Verrys meninggal karena sakit.

’’Dia memaksa hanya minum madu di Belitung. Katanya, itu dapat menyembuhkan penyakit. Rencananya, 16 Januari ini kembali ke Belitung,’’ jelas Mami seperti dilansir Jawa Pos (13/1)

Zulfanny Fasa yang juga berasal dari Belitung  melapor kepada pihak kepolisian di Polsek Senen. Sekitar pukul 18.00 kemarin Jenazah Verrys tiba ke RS Cipto Mangunkusumo untuk dilakukan pemeriksaan. Diungkapkan oleh Kompol Kasmoro bahwa dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Jenazah kemudian diterbangkan ke Bangka-Belitung, Sumatera Selatan pukul 02.00 dini hari tadi.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA