5 Kuis Seru yang Dulu Pernah Menghiasi Layar Kaca Indonesia

oleh Tetalogi
07:00 AM on Mar 23, 2016

Di sekitar akhir tahun 90an dan awal tahun 2000an dulu, stasiun televisi Indonesia masih banyak dipenuhi acara-acara yang seru dan mendidik. Salah satu acara mendidik yang paling ditunggu adalah kuis yang pada masa itu memang banyak ditayangkan di berbagai stasiun televisi.

Acara kuis yang dihadirkan saat itu cukup seru karena peserta diuji kemampuan pengetahuannya demi mendapatkan hadiah. Berikut ini beberapa kuis seru yang dulu pernah sangat populer menghiasi layar kaca.

Baca Juga
4 Bukti Gregetnya Orang Indonesia Kalau Ada Bahaya, Kayak Sudah Hilang Urat Takutnya
Menengok Gaji dan Tunjangan Gubernur dan Wagub DKI, Kalau Dijumlah Bisa Beli Kerupuk 3 Kontainer

1. Kuis Piramida

Kuis Piramida adalah pernah tayang di RCTI sejak tanggal 30 Oktober 1995 hingga 29 Desember 2000. Kuis ini dibawakah oleh Rony Sianturi sebelum kemudian digantikan oleh almarhum Ricky Jo. Cara memainkan kuis ini juga cukup gampang, karena hanya perlu menebak kata dalam kategori tertentu.

Setelah kuis ini berhenti tayang, tahun 2001 muncul lagi dengan format baru yang diberi nama Kuis Piramida Baru. Namun pada tahun 2003, kuis ini sekali lagi berhenti tayang.

2. Who Wants to be a Millionaire

Kuis Who Wants to be a Millionaire dulu sempat menjadi acara yang paling populer dan pernah meraih penghargaan Panasonic Awards 3 kali dalam kategori acara kuis dan game show terfavorit. Acara ini tayang di Indonesia sejak 4 Agustus 2001 hingga 30 Juli 2006 dan dibawakan oleh Tantowi Yahya. Kemudian sejak 13 September 2010 sampai 31 Oktober 2010, kuis ini kembali tayang dan dibawakan oleh Ferdy Hasan.

Acara kuis ini bisa membuat orang-orang ikut berfikir dan berusaha menjawab pertanyaan yang diberikan. Peserta diberikan 15 pertanyaan dengan masing-masing bernilai hadiah tertentu. Hadiah dari pertanyaan tertinggi adalah 1 milyar rupiah, namun semakin tinggi hadiahnya, semakin susah pula pertanyaannya.

3. Kuis Kontak

Kuis Kontak pernah tayang di RCTI sejak 11 Januari 1999 hingga 31 Januari 2003. Cara permainannya sebenarnya cukup mudah karena pemain hanya perlu menjawab pertanyaan yang jawabannya disembunyikan dalam kotak dengan angka 1-8. Tapi pemain harus memiliki ingatan dan konsentrasi yang kuat agar ingat di mana letak kata-kata tertentu.

Di babak bonus, peserta yang lolos dari babak sebelumnya diberi kesempatan untuk menebak 8 angka pada kotak-kotak 4×4. Peserta harus bisa membuat 4 angka secara vertikal atau horizontal agar bisa mendapatkan hadiah bonus. Kuis kontak sebelumnya dibawakan oleh Addo Febryanto sebelum kemudian digantikan oleh Ferdy Hasan.

4. Kuis Galileo

Kuis Indosat Galileo dulu pernah tayang di SCTV sejak 2 Mei 1999 hingga 27 April 2003. Kuis yang dibawakan oleh oleh Ronni Waluya dan Susan Bachtiar ini menguji pengetahuan sains para pesertanya. Karena sifatnya yang menguji pengetahuan, kuis ini banyak disukai oleh para pelajar.

Maskot Galileo [Image Source]
Maskot Galileo [Image Source]
Dalam kuis ini, ada peragaan yang harus dijawab oleh kontestan. Setiap peragaan berhasil dijawab dengan benar, maka peserta akan mendapatkan 1 boneka galileo. Kontestan dengan jumlah boneka terbanyak akan menjadi pemenangnya.

5. Kuis Digital LG Prima

Kuis Digital LG Prima adalah sebuah kuis yang dulu pernah tayang di Indonesiar. Kuis yang disponsori oleh LG Electronics ini banyak digemari karena hadiahnya yang besar dan kompetisinya yang sulit dan menguji wawasan dan ilmu pengetahuan kontestannya.

Shahnaz Haque [Image Source]
Shahnaz Haque [Image Source]
Dalam kuis ini, 4 orang kontestan yang bermain adalah perwakilan dari sekolah SMA. Mereka berkompetisi untuk memenangkan hadiah utama sebesar 32 ribu dollar di akhir musim. Kuis yang dibawakan oleh Iszur Muchtar dan Shahnaz Haque ini jelas menjadi salah satu acara mendidik yang dulu banyak tayang di layar kaca.

Sebenarnya Indonesia juga mampu membuat acara televisi yang menghibur sekaligus mendidik. Beberapa acara kuis tersebut contohnya. Daripada terus dipenuhi dengan tayangan yang tidak jelas dan akhirnya malah banyak menimbulkan protes, mengapa tidak mencoba mengulangi kesuksesan tayangan yang dulu pernah ada?

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
5 Artis Cilik Zaman Dulu yang Penampilannya Sekarang Bikin Kita Mangap Gak Percaya Potret Kehidupan Mewah Anak Orang Kaya di Hong Kong yang Dijamin Membuatmu Melongo 7 Wanita Tercantik di Jepang ini Bikin Dengkul Lemes Orang-orang yang Dulunya Terkenal Ini Kini Nasibnya Berputar 180 Derajat Pria Menikahi Boneka yang Ceritanya Menuai Kontroversi, Ternyata Kenyataannya Bikin Nyesek Inilah 11 Status Kocak “Emak Zaman Now” di Medsos yang Bikin Minder Anak Muda Karena Kalah Eksis Bukan So Sweet, 10 Foto Prewedding Ini Malah Punya Konsep Kocak Abis, Pasti Ketawa Liatnya Sempat Jadi Terkenal Secara Instan, Seperti Ini Nasib 4 Artis Dadakan yang Karirnya “Terjun Bebas” 16 Foto Ini Jadi Bukti Kalau Orang Indonesia Kreatifnya Bukan Main Kisah Sedih Eva, Calon Pengantin Yang Tertabrak Kereta Saat Mengantar Undangan Pernikahannya
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA