Seram! Terungkap Kuburan Massal di Bawah Supermarket di Paris

oleh Alfry
10:22 AM on Mar 5, 2015

Tidak ada yang menyangka jika di bawah pusat perbelanjaan paling terkenal di Paris ini terdapat ratusan tulang belulang manusia. Ya, ada kuburan massal di bawah supermarket Monoprix, Paris. Seram!

Baca Juga: Serupa Tapi Tak Sama: Inilah Perbedaan Fisik Antara Orang Korea, Jepang, dan China

Monoprix adalah sebuah supermarket paling populer di Paris yang menjadi tujuan utama wisatawan untuk berbelanja. Supermarket ini sama dengan supermarket lainnya di dunia yang menjual kebutuhan sehari-hari. Namun satu hal yang membuatnya berbeda, yaitu di bawah bangunannya terdapat 200 tulang manusia.

Baca Juga
Dinobatkan Jadi Atlet Tercantik dan Terseksi SEA Games 2017, Ini Lho Pesona Lindswell Kwok Yang Bikin Indonesia Bangga
Inilah 4 Bukti Kalau Pengguna Medsos yang Ada di Indonesia Polosnya Bukan Main

Supermarket Monoprix (c) palf.free.fr
Supermarket Monoprix (c) palf.free.fr

Penemuan ratusan tulang manusia ini bermula saat pihak supermarket berencana untuk memperluas gudang penyimpanan barang di bawah tanah. Ketika dilakukan penggalian, tim terperanjak melihat ratusan tulang manusia terkubur di bawah gedung tersebut. Sontak penemuan ini menjadi pemberitaan media Inggris dan Prancis.

Ratusan tulang di bawah tanah supermarket Monoprix (c) Inrap
Ratusan tulang di bawah tanah supermarket Monoprix (c) Inrap

Saat ini penemuan tulang tersebut dalam penelitian yang dilakukan oleh tim arkeologi dari Institute of Preventative Archeological Research (Inrap). Hasil investigasi yang dilakukan tim ini didapatkan fakta bahwa dahulu tempat di mana supermarket berdiri adalah kuburan dari rumah sakit Trinity. Rumah sakit ini beroperasi pada abad ke-12 hingga ke-18.

Dilansir dari situs resmi Inrap, peneliti menduga jika pada zaman dahulu pernah terjadi wabah penyakit yang menyebabkan kematian dalam jumlah yang besar. Belum jelas tahun pasti kapan wabah tersebut menyerang karena harus dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui umur tulang-tulang itu mengingat rumah sakit tersebut beroperasi selama 600 tahun.

Monoprix (c) Wikimedia
Monoprix (c) Wikimedia

Kini pembangunan gudang yang dilakukan Monoprix sementara dihentikan guna memperlancar proses penelitian. Namun tim arkeolog berjanji akan menyelesaikan penelitian ini paling lambat akhir bulan Maret agar proses pembangunan supermarket tersebut bisa dilanjutkan.

Baca Juga: Turis dari Lima Negara Ini Ketagihan Liburan ke Indonesia

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA