Kredit Infrastruktur Mandiri Mencapai Rp 88,6 Triliun

oleh didi
08:13 AM on Nov 6, 2014

Jakarta — PT Bank Mandiri Tbk mencatat penyaluran kredit ke sektor infrastruktur mencapai Rp 88,6 triliun sampai dengan September 2014. Kredit infrastruktur tersebut dialokasikan untuk pengembangan berbagai sektor seperti sektor jalan, ketenagalistrikan, transportasi, telekomunikasi, minyak, dan gas bumi.

Direktur Corporate Banking Bank Mandiri, Fransisca Nelwan Mok menjelaskan Bank mandiri akan terus mendukung upaya pengembangan infrastruktur untuk kemajuan ekonomi Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menguatkan fungsi intermediasi ke sektor infrastruktur.

Baca Juga
5 Sepeda Balap Termahal di Dunia yang Harganya Bisa Bikin Kamu Miskin dalam Sekejap
Inilah 4 Negara yang Dulunya Kaya Raya namun Sekarang Terluntah Akibat Korupsi

Kredit-Infrastruktur-Mandiri-Mencapai-Rp-88,6-Triliun
Kredit-Infrastruktur-Mandiri-Mencapai-Rp-88,6-Triliun

“Infrastruktur merupakan salah satu komponen utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Untuk itu, melalui penguatan fungsi intermediasi perbankan, infrastruktur di Indonesia dapat semakin baik dan bermanfaat untuk mendorong pertumbuhan perekonomian,” kata Fransisca di acara Indonesia International Infrastructure Conference and Exhibition (IIICE) 2014 dan Konstruksi Indonesia 2014, Jakarta Convention Center, Rabu (5/11).

“Kredit infrastruktur tersebut dialokasikan untuk pengembangan berbagai sektor seperti sektor jalan, ketenagalistrikan, transportasi, telekomunikasi, minyak, dan gas bumi,” imbuhnya.

Fransiska juga mengungkapkan bahwa pada sektor ketenagalistrikan sendiri, Bank Mandiri telah menyalurkan kredit sebesar Rp 20,416 triliun sampai September 2014. Kredit tersebut digunakan untuk membiayai pembangunan pembangkit listrik, transmisi, dan jaringan distribusi.

“Kredit tersebut digunakan untuk membiayai pembangunan pembangkit listrik, transmisi, dan jaringan distribusi,” jelasnya.

Dia juga menambahkan, Bank Mandiri sendiri juga telah menyalurkan Rp 2 triliun untuk mengembangkan pelabuhan-pelabuhan di Indonesia. Penyaluran ini juga diharapkan dapat mendukung fokus pemerintah dalam memajukan sektor kemaritiman Indonesia.

“Penyaluran ini juga diharapkan dapat mendukung fokus pemerintah dalam memajukan sektor kemaritiman Indonesia,” ucapnya.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA