4 Kisah Kakak Beradik Paling Menyentuh di Dunia

oleh Ayu
12:15 PM on Apr 24, 2015

Hubungan kakak beradik merupakan sebuah karunia di dunia ini. Meski tidak semua saudara kandung bisa akur satu dengan yang lainnya, tapi selalu ada masa dalam hidup mereka saling memikirkan. Terutama, saat mereka hanya memiliki satu sama lain.

Hidup terlalu keras untuk seorang anak manusia, tapi saat mereka memiliki seorang saudara, mereka tidak kalah tangguhnya dari orang dewasa. Sometimes they’re our enemy but also the one who we can’t live without.

Baca Juga
Ternyata Beberapa Negara Ini Benderanya Terinspirasi Dari Majapahit Loh, Mana Saja Tuh
Bikin Emosi! Rombongan Pemuda Indonesia Ini Malah Sengaja Membentangkan Bendera Secara Terbalik

Berikut ini adalah kisah kakak beradik yang penuh liku dalam menjalani kehidupan. Akan membuka mata kita bahwa saudara-saudari yang kita miliki adalah harta yang sangat berharga melebihi segalanya.

Kakak Yang Mengasuh Adiknya Sendiri

Kata orang-masa kanak-kanak adalah yang paling indah. Namun faktanya, tidak semua anak-anak mendapat kesempatan mendapatkan orang tua yang baik. Dunia yang serba membolak-balikkan isi hati ini bisa membuat orang tua jadi tega pada anaknya sendiri.

Loloy, adalah seorang pemuda yang baru berusia 15 tahun. Di usianya yang sebelia itu, mestinya ia bisa merasakan banyak hal seru di sekolah dan pergaulannya. Tapi apa yang terjadi? Loloy harus mengasuh adiknya seorang diri setelah ditinggalkan kedua orang tuanya.

Sang adik masih sangat kecil, baru berusia 5 bulan. Bocah itu bahkan masih membutuhkan ASI dari ibunya. Akan tetapi ayah dan ibu Loloy hilang entah ke mana rimbanya. Membuat remaja yang konon berasal dari Meksiko ini, harus mengelana sambil mencari uang untuk hidup.

Loloy (15 tahun) mengasuh adiknya sendiri via Tribunnews

Mirisnya, Loloy hanya bisa mengemis demi mendapatkan uang. Dengan hasil mengemis yang seadanya, Loloy tidak bisa membelikan susu untuk adik lelakinya tersebut. Akibatnya si kecil yang belum bisa makan dengan baik ini terpaksa ikut makan nasi dari hasil mengemis sang kakak.

Loloy dan adiknya tak punya rumah. Mereka tinggal di pemakaman Laloma hingga ditemukan oleh seseorang di jalan. Orang berhati mulia tersebut memberikan susu dan sebagian uang agar anak-anak ini bisa bertahan sampai beberapa waktu.

Selain membantunya, orang tersebut juga memposting kisah nyata ini di Facebook agar makin banyak orang yang bisa membantu anak-anak malang ini.

Kakak Beradik Yang Lolos Dari Maut Hitler

Jaman-jaman pemerintahan Hitler memang menjadi masa yang menegangkan sepanjang sejarah. Siapa di muka bumi ini yang suka perang? Perang hanya akan menghabisi banyak nyawa, membuat kawan jadi lawan, hingga memisahkan seseorang dengan keluarga yang amat mencintai mereka.

Kisah nyata ini terjadi pada sepasang kakak beradik Rena Kornreich dan Danka dari Polandia. Kedua gadis Yahudi ini merasakan kehidupan yang tidak mudah. Mereka berkali-kali hampir menjadi korban kekejaman rezim Hitler.

Rena Kornreich dan Danka selamat dari Hitler via Smashwords

Rena dan Danka sempat mengalami fase yang mencekam ketika keduanya tertahan di kamp Aushwitz. Selama hidup di sana, Rena menyaksikan sendiri bahwa hidup mereka semakin dekat dengan kematian. Apalagi sang adik, Danka, nyalinya semakin kecil bertahan di tempat itu. Ia merasa tak akan bisa bertahan seperti kakaknya.

“Kamu akan bertahan hidup, sedangkan aku, sepertinya aku tidak akan bertahan. Aku akan mati di kamar gas. Aku takut,” ucap Danka seperti dikutip dari Kompasiana.

Namun dalam keputus asaan itu, keberanian seorang kakak berkobar. Pernah suatu kali Rena masuk antrian kamar gas yang bisa saja membuatnya mati hari itu, tapi seorang wanita lain pura-pura mengusirnya, padahal ia sedang menyelamatkan gadis tersebut.

Dalam kesempatan lain, keduanya benar-benar masuk dalam antrean penugasan kerja Dr Mengele. Ternyata itu adalah kedok belaka. Kedua saudari ini akan jadi tumbal eksperimen Holocaust yang mengerikan. Mengetahui hal ini, Rena membawa lari adiknya dari kerumunan. Berkat keberanian Rena, keduanya bebas dari tragedi yang konon menghabisi jutaan muda-mudi Yahudi kala itu.

Saudara Yang Diam-Diam Mendonorkan Organnya

Sebenarnya, saat seseorang sedang merasakan sakit, kerap kali yang ikut merasakan penderitaan itu adalah orang-orang terdekat mereka. Misalnya, saudara kandung sendiri. Kekuatan antara saudara kandung tidak kalah dari sepasang saudara kembar.

Seperti Ryan Arnold yang mengetahui bahwa saudaranya, Chad, sangat membutuhkan donor hati. Bila tidak, habis sudah hidupnya.

Video pelukan terakhir sebelum operasi Chad dan Ryan via Youtube

Diam-diam, Ryan memeriksakan diri dan mengetahui bahwa ia adalah donor yang cocok untuk Chad. Ryan Arnold mempersiapkan diri sebaik mungkin agar hatinya bisa digunakan untuk kehidupan Chad yang lebih baik.

Suatu malam, Chad menangis mengetahui saudaranya itu hendak mendonorkan hati untuknya. “Aku tidak ingin kau melakukan ini,” kata Chad. Namun Ryan tetap bersikukuh melakukannya demi Chad.

Dokter dan tim medis yang mengurus transplantasi ini nampaknya juga sudah mengerti keteguhan hati Ryan. Mereka ikut memberikan dukungan pada Chad agar mau melakukan operasi, meski di sisi lain semua orang, termasuk Ryan, sudah mempersiapkan diri untuk resiko terburuk.

Ryan mengunjungi Chad setelah operasi, 2 hari kemudian Ryan meninggal via Dailymail

Akhirnya operasi dilakukan dan berhasill. Dua hari kemudian, Ryan Arnold, tak pernah membuka matanya lagi. Salah satu bagian tubuhnya hidup di tubuh Chad. Sesekali Chad bisa merasakan pedih di bekas operasinya, terutama saat ia merindukan Ryan.

“Aku sangat merindukannya. Kadang aku tak bisa tidur karena hati ini terasa meronta di dalam dadaku. Dan karena ia menanggung segalanya demi menyelamatkanku, aku tahu aku harus bisa berdamai dengan semua ini. Dan tak ada yang bisa memahami ini, tak ada.”

Kakak Cantik Yang Jadi Tulang Punggung Keluarga

Saat orang tua tak lagi berdaya, saat itu anak menjadi tulang punggung keluarga. Itulah yang dialami seorang gadis cantik bernama Wang Lin Na. Remaja cantik dan rupawan, tapi harus bertarung dengan pahitnya kenyataan.

Wang Lin Na adalah anak pertama dari 3 bersaudara. Dua adiknya masih sangat kecil, sementara Wang Lin Na sendiri belum berumur 17 tahun. Kedua orang tua mereka sakit-sakitan, menyebabkan perempuan ini banyak mengorbankan waktu remajanya untuk keluarga.

Wang Lin Na mengambil alih urusan rumah tangga via 3Wibowo

Beruntung, ia bukan perempuan yang manja. Gadis ini sejak pagi sudah bekerja, baik itu di sawah maupun di pabrik. Ia juga mengambil alih banyak pekerjaan rumah tangga, seperti memasak, mengurus rumah dan menyuapi adik-adiknya.

Dedikasi Wang Lin Na membuatnya dipuji netizen via 3Wibowo

Ia merupakan kakak yang penyayang dan tak bisa melepaskan pandangan dari adik-adik yang masih kecil. Sampai-sampai ia sendiri yang mengantar dan menjemput mereka sekolah. Keadaan tak memungkinkan bagi keluarga mereka untuk mencicipi kesenangan dunia. Oleh karena itu Wang Lin Na sebisa mungkin memberikan perhatian dan pendidikan langsung pada adik-adiknya.

Lebih dari penampilannya yang cantik, banyak netizen bersimpati pada gadis pekerja keras ini. Ada banyak orang muda dan dianugerahi banyak kelebihan, namun yang bisa mempergunakannya sebaik mungkin dalam hidup sungguh sedikit.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA