Kisah Giacomo Casanova, Pria yang Menjadi Simbol Petualang Cinta

oleh Tetalogi
15:00 PM on Nov 12, 2015

Siapa yang tidak kenal dengan istilah Casanova? Sebuah julukan yang diberikan kepada pria yang suka gonta-ganti pasangan atau punya beberapa kekasih sekaligus. Nah, ternyata Casanova sebenarnya adalah nama seorang pria Italia yang memiliki petualangan dengan banyak wanita. Itulah mengapa playboy sering kali disebut juga sebagai Casanova.

Bicara soal Casanova, kebanyakan orang akan membayangkan kehidupan seorang pria flamboyan dengan banyak wanita di sisinya. Padahal, Casanova yang asli yaitu Giacomo Casanova sebenarnya memiliki kehidupan yang jauh dari bayangan kebanyakan orang tersebut.

Baca Juga
Bukan Tanpa Tujuan, Ini Loh Alasan Kenapa Teh Itu Baiknya Dipetik di Pagi Hari
Mirisnya Tata Krama Murid Sekarang, Guru Mendidik Sepenuh Hati Malah Dibuat Candaan

1. Semua Dimulai Dari Hubungannya yang Buruk dengan Sang Ibu

Dalam biografinya tertulis bagaimana ia merayu dan berhasil meniduri setidaknya 132 orang wanita dan 1 orang biarawati. Tidak hanya itu saja, ia juga berhasil menjalin hubungan dengan wanita-wanita terpandang seperti Donna Lucrezia.

Tempat tinggal Cassanovadi masa kanak-kanak [Image Source]
Tempat tinggal Cassanova di masa kanak-kanak [Image Source]
Semua ini bermula ketika ibunya, Zanetta Casanova meninggalkan putra pertamanya, Giacomo Casanova. Ibunya yang seorang aktris terkenal bepergian ke berbagai tempat di Eropa dan memiliki kekasih mulai dari Venesia hingga London. Dengan hubungan yang tidak sehat antara ia dan ibunya, Giacomo Casanova kemudian tumbuh menjadi pria yang selalu berpetualang dengan cinta.

2. Affair yang Membuat Namanya Melejit Sebagai Seorang Playboy, Tapi Sekaligus Pria Amoral

Hubungannya bersama Donna Lucrezia dimulai dalam sebuah kereta menuju Roma. Diceritakan bagaimana Casanova menyelinap ke kamar bersama Donna Lucrezia dan adik Donna yang masih belum menikah. Hubungan gilanya bersama Donna dan adiknya inilah yang kemudian membuatnya menjadi legenda.

Giacomo Casanova [Image Source]
Giacomo Casanova [Image Source]
Henriette adalah cinta terbesar Cassanova, namun ia pula yang membuat playboy ini patah hati. Henriette adalah sosok sempurna yang selalu dicari Cassanova; cantik, cerdas, aristokrat, dan tidak menginginkan komitmen. Namun pada akhirnya Henriette meninggalkan Casanova yang tetap mencintai Henriette meskipun tidak bisa memilikinya.

Selanjutnya ada juga Leonilda, seorang gadis dari hubungan Casanova sendiri dengan Donna Lucrezia yang dibesarkan sebagai anak sah keluarga Lucrezia. Bayangkan betapa ngeri Donna Lucrezia ketika 16 tahun kemudian putrinya mengajak tunangannya yang tidak lain adalah ayah kandungnya sendiri untuk bertemu keluarganya.

Pertunangan tersebut akhirnya dibatalkan, tapi Casanova masih memiliki niat jahat dan ia akhirnya tetap saja meniduri Leonilda dan ibunya. Meski Casanova mengaku tidak mendiuri putrinya saat itu, beberapa tahun kemudian ia kembali bertemu putrinya yang sudah menikah dengan seorang pria impoten. Saat itulah, Casanova membuat putrinya hamil dan melahirkan cucunya sendiri.

3. Casanova Terlibat Perkosaan, Incest, dan Terkena Penyakit Seksual

Petualangan cinta Casanova tidak melulu menyenangkan. Nyatanya, ia malah dituduh telah melakukan pemerkosaan dan bahkan penganiayaan. Ia juga menderita beberapa penyakit seksual dan yang lebih parah lagi, ia memiliki anak yang juga cucunya sendiri bersama putrinya, Leonida.

Wanita sedih [Image Source]
Perbuatannya pada para wanita membuat banyak dari mereka patah hati [Image Source]
Ia mampu membuat para gadis percaya bahwa ia setia dengan gadis-gadis tersebut sebelum meniduri mereka dan meninggalkan mereka begitu saja. Ia juga pernah melukai seorang bangsawan Polandia karena memperebutkan wanita, dan bangsawan yang kalah dalam duel tersebut tidak segan-segan melampiaskan kemarahannya kepada wanita yang menolaknya.

4. Akhir Hidup yang Miskin, Kesepian, dan Tidak Puas dengan Hidupnya

Pada akhirnya, sang legenda ini menjalani hari tuanya sebagai seorang terbuang yang miskin. Ia merasakan bosan dan tidak puas dengan hidupnya. Hal inilah yang kemudian membuatnya untuk mencoba bunuh diri.

Pria tua [Image Source]
Petualangannya berakhir dan akhir hidupnya ia justru menjadi pria kesepian [Image Source]
Niat untuk bunuh diri tersebut dibatalkannya dan akhirnya ia memutuskan untuk menuliskan kisah hidupnya dalam sebuah memoir. Memoir yang berisi tentang petualangan, intrik, dan pengkhianatan yang ia lakukan pada para wanita tersebut.

Mungkin beberapa orang berpikir bahwa berganti-ganti pasangan atau bahkan memiliki banyak pasangan adalah hal yang menyenangkan dan bahkan dianggap sebagai prestasi tersendiri. Yang sering terlupakan, setiap pilihan itu memiliki konsekuensinya tersendiri. Seperti Casanova, pilihanya untuk melakukan petualangan cinta membuatnya terjangkiti penyakit seksual, bahkan dipandang sebagai sosok tidak bermoral dan akhirnya harus menjalani akhir kehidupan yang pahit.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA