Kisah Cinta Tragis Para Pahlawan Nasional Indonesia

oleh Tetalogi
07:00 AM on Nov 8, 2015

Hidup di masa peperangan bukanlah masa-masa yang mudah. Tidak saja masyarakat hidup dalam penindasan dan teror, tapi juga kehidupan mereka tidak tenang setiap harinya. Apalagi jika orang tersebut adalah seorang pejuang kemerdekaan yang dengan gigih menentang penjajah.

Baca Juga : 6 Tokoh Berpengaruh Asal kota Pahlawan Surabaya

Baca Juga
Lolicon, Sindrom Ketertarikan Pada Gadis di Bawah Umur yang Ternyata ‘Berbeda’ dengan Pedophilia
Matoa, Buah Langka Asal Papua yang Super Lezat dan Harganya Bikin Dompet Meringis

Menjadi seorang pejuang membutuhkan banyak pengorbanan, mulai dari mengorbankan harta, hingga nyawa. Terkadang, menjadi seorang pejuang juga berarti merasakan sakitnya meninggalkan atau ditinggalkan orang yang dicintai. Seperti kisah cinta para pejuang berikut ini.

1. Pierre Tendean

Pierre Tendean memang dikenal sebagai sosok pemuda yang tampan. Semasa ia menjadi ajudan Jenderal A.H. Nasution, banyak mahasiswi lebih memilih memperhatikannya daripada sang Jenderal yang memberi kuliah. Bahkan mereka sampai berkata bahwa telinga untuk Pak Nas, tapi mata untuk ajudannya. Meski begitu, ternyata hati seorang Pierre Tendean tertambat pada gadis cantik bernama Rukmini Chaimin.

Pierre Tendean dan Rukmini [Image Source]
Pierre Tendean dan Rukmini
Beberapa lama Pierre menjalin hubungan dengan gadis ini dan saling berkirim surat. Keseriusan ini tercermin nyata dalam surat Pierre kepada sang kakak yang mengatakan bahwa ia sudah bertemu dengan jodohnya. Sebenarnya kedua insan ini sudah merencanakan pernikahan pada November 1965. Namun sayang, Pierre justru tewas oleh PKI pada 1 Oktober 1965. Rukmini pun hancur hatinya ketika mendengar berita bahwa sang kekasih ternyata meninggal. Butuh waktu lima tahun baginya untuk bisa melupakan kekasih dan akhirnya menikah dengan pria lain.

Next

Like us on Facebook Follow us on Twitter
BERITA LAINNYA
BERITA PILIHAN
BERITA TERKAIT
BACA JUGA