Lakukan Cara-Cara ini Agar Kamu Bisa Khatam Al-Qur’an di Bulan Puasa Nanti, Yuk Siap-Siap

Masa sebagai umat islam kita tidak pernah sekalipun menamatkan kitab suci Al-Qur’an, padahal novel Harry Potter saja udah tamat berkali-kali

oleh Faradina
16:00 PM on May 11, 2017

Bulan Ramadan adalah saat yang ditunggu-tunggu semua umat islam di seluruh dunia. Pasalnya di bulan inilah muslim di mana pun dapat memetik berkah dari tiap ibadah yang dilakukan. Setiap amalan yang dikerjakan oleh umat islam saat Ramadan juga akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Tentu kita semua ingin mendapatkan keistimewaan tersebut bukan? Ada banyak sekali amalan yang bisa kita lakukan pada bulan suci itu, salah satunya adalah membaca Al-Qur’an.

Kegiatan tersebut mungkin sudah terbilang biasa ya untuk banyak orang, namun ada sebagian orang lain yang sangat ingin mencoba mengkhatamkan bacaannya saat puasa tiba. Tapi tak jarang mereka kesusahan pasalnya merasa tidak bisa membagi waktu untuk melakukan hal tersebut. Padahal, khatam Al-Qur’an saat Ramadan sebenarnya ada jurusnya lho. Coba saja praktikkan yang di bawah ini.

Baca Juga
6 Efek Mengerikan Akibat Penggunaan Steroid untuk Membesarkan Otot, Cowok-Cowok Buka Mata Deh!
5 Alasan Mengapa Cewek Lebih Bahagia dengan Pria Bertampang Pas-Pasan, Alhamdulilah

Rumus 1 kali khatam dalam 30 hari

Baca Qur’an [image source]
Mengingat bahwa Ramadan hanya memiliki 30 hari dan Al-Qur’an mempunyai 30 juz, berarti kita harus bisa membaca 1 juz per harinya. Bila kalian merasa terlalu berat untuk menyelesaikan 1 juz dalam 1 waktu, coba bagi ke dalam beberapa waktu. Banyak orang menyarankan AL-Qur’an tersebut dibaca selepas kita menjalankan salat 5 waktu. Caranya, dalam 1 juz biasanya terdiri dari 10 lembar. Dan 10 lembar tersebut bila dibagi dengan 5, maka hasilnya adalah 2. Jadi di sini tiap sehabis salat, kalian bisa menamatkan 2 lembar atau 4 halaman saja. Sehingga setelah tarawih nanti tanggungan 1 juz sudah dapat teratasi. Namun jika kalian ingin mencoba khatam 2 kali dalam 1 bulan itu, coba kalikan saja pola mengaji di atas. Yang sebelumnya hanya 2 lembar seusai salat, berarti menjadi 4 lembar, dan seterusnya.

Bawa Al-Qur’an kecil selama beraktivitas

Qur’an kecil [image source]
Untuk kalian yang mungkin seorang pekerja kantoran, bisalah menyempatkan sedikit waktunya untuk membaca kitab suci ini. Anggap saja waktu mengaji ini merupakan pengganti jam makan siang kalian saat bukan bulan puasa. Hal ini juga berlaku untuk kalian para mahasiswa ya. Jangan lupa untuk membawa sebuah Al-Qur’an kalau-kalau tempat ibadahmu tidak menyediakannya. Pilih saja yang berukuran kecil bila dirasa lebih nyaman. Karena besar-kecilnya Al-Qur’an tentu tidak mengurangi esensi kitab tersebut, bukan? Dengan begini kalian bisa lebih fleksibel untuk mengaji di mana saja lokasinya.

Unduh aplikasi Al-Qur’an juga akan sangat membantu

Aplikasi Qur’an [image source]
Di zaman serba canggih ini tentu saja sudah ada aplikasi Al-Qur’an online yang bisa kalian unduh dengan menggunakan ponsel pintar. Nah aplikasi ini pasti juga akan mempermudah rencana khatam kalian di Ramadan kali ini. Jika dirasa kurang nyaman membawa kitab suci kecil, boleh jadi alternatif ini kalian pilih. Dengan menggunakan aplikasi ini, kita juga dibuat semakin mudah mengaji di mana pun juga. Misalnya saja jika sudah diburu deadline selepas salat, kita bisa langsung membuka aplikasi pasca menyelesaikan pekerjaan. Dengan menggunakan aplikasi ini, kalian juga bisa mengaji di tempat mana pun. Baik itu di dalam transportasi umum, saat menunggu lampu merah di kendaraan pribadi, maupun saat istirahat sejenak di meja kerja. Cukup buka ponsel dan mulai mengajilah.

Buat pengingat di mana-mana

Alarm [image source]
Untuk kalian yang memiliki kesibukan super padat setiap harinya tak jarang mungkin merasa lupa memiliki misi khatam Qur’an dalam 30 hari. Untuk menghindari hal semacam itu, coba buatlah pengingat atau reminder. Pengingat tersebut bisa berupa alarm di ponsel, maupun wallpapernya. Jadi tiap membuka ponsel kita akan secara tak langsung diingatkan. Bila perlu pasang tulisan di kamar maupun meja kerja atau di setiap sudut ruanganmu agar makin disiplin. Atau kalian juga bisa meminta tolong orang di sekitar untuk selalu mengingatkan akan misi tersebut, bisa jadi orang tua, saudara, teman, maupun tetangga sebelah. Pokoknya niat baik jangan sampai terbengkalai deh.

Jangan sering lihat jam ya

Lihat jam [image source]
Cara lain yang harus dilakukan saat kita mulai mengaji adalah untuk tidak melihat jam terlalu sering. Mengapa? Hal semacam itu hanya akan membuat kita merasa semakin lama dan akhirnya akan menjadi malas melanjutkan. Jadi kalau sudah mulai membaca Bismillah, lanjutkan mengajimu dan jauhkan pandangan dari jam. Jangan pula membolak-balik halaman dan menghitung lembarannya karena yang seperti itu juga akan membuat kita berpikir, “aduh berapa halaman lagi ya?” dan bisa berakhir dengan penundaan. Satu hal penting untuk diingat adalah jangan terburu-buru saat membaca Al-Qur’an. Nikmati dan resapi setiap ayat bacaanmu.

Oh ya sebelum mulai mempraktikkan cara-cara di atas, ingatlah jangan lupa untuk memperbaiki niat ya. Jangan ingin khatam hanya karena gaya-gayaan, ingat kembali kewajiban kita sebagai umat islam. Kalau selama ini kalian belum pernah sekalipun khatam sendiri, tak ada salahnya mencoba lima jurus tersebut. Masak sih sebagai umat islam kita tidak pernah sekalipun menamatkan kitab suci Al-Qur’an, padahal kalau novel Harry Potter saja udah tamat berkali-kali. Jadikan puasa kita kali ini penuh dengan berkah ya.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA