Inilah 5 Kerusuhan Penjara Terparah dalam Sejarah Indonesia

oleh Adi Nugroho
13:41 PM on Mar 15, 2016

Lembaga Pemasyarakatan (LP) atau Lapas adalah sebuah tempat yang digunakan untuk membina napi dalam menjalani hukumannya. Di tempat ini napi akan dilatih beberapa hal hingga akhirnya keluar dalam kondisi yang bagus secara mental dan kelakuan. Sayangnya, Lapas juga merupakan tempat paling “ngeri” karena di dalamnya banyak sekali penjahat. Bahkan ada yang sudah membuat geng hingga kadang membuat polisi jadi kesulitan mengaturnya.

Kekacauan dan kerusuhan pun tak bisa dihindari. Bahkan Lapas menjadi semakin mencekam karena ada korban terluka dan meninggal. Berikut ulasan selengkapnya tentang kerusuhan penjara paling parah yang pernah terjadi di Indonesia.

Baca Juga
6 Cara Ini Bisa Dipakai Agar Tragedi ‘Panjat Pinang Maut’ Tak Terjadi Lagi
4 Lomba Agustusan Greget Ala Suku Dayak Ini Dijamin Bakal Bikin Kamu Melongo

1. Kerusuhan LP Cipinang – Jakarta, 2007

Kerusuhan penjara paling parah di Indonesia terjadi di LP Cipinang yang terletak di Jakarta. Kerusuhan ini terjadi akibat pertandingan sepak bola yang diadakan dalam menyambut HUT Kemerdekaan Indonesia. Sayangnya, pertandingan yang harus mempererat persaudaraan itu justru berakhir dengan kericuhan. Banyak napi terlibat bentrokan sengit ini. Bahkan dua orang napi dari Jawa Timur meninggal dunia karena diserang dengan membabi buta.

LP Cipinang [image source]
LP Cipinang [image source]
Bentrok mengerikan ini melibatkan ratusan napi dari Blok C yang banyak orang Palembang dan Medan-nya. Dengan Blok F yang banyak orang Jawa-nya. Pembentukan geng penjara disinyalir membuat penjara jadi tersekat-sekat. Ada kelompok-kelompok tertentu yang saling menjatuhkan. Selain itu, kapasitas LP Cipinang juga sudah melampaui batas. Seharusnya penjara ini hanya digunakan untuk 1500 orang saja. Namun saat tragedi mengerikan berlangsung ada 4000 napi yang hidup di areal seluas 12 hektare ini.

2. Kerusuhan LP Tanjung Gusta – Medan, 2003 dan 2013

LP Tanjung Gusta yang terletak di Medan pernah mengalami dua kali kerusuhan yang cukup parah. Kerusakan pertama terjadi pada tahun 2003 silam. Saat itu ada beberapa napi yang berniat kabur. Sayangnya keinginan itu ditentang oleh rekan lain karena sipir penjara sudah mengetahuinya. Akhirnya bentrokan antara yang pro kabur dan kontra kabur tak bisa dihindari lagi. Akibat kerusuhan yang sangat parah ini 3 orang napi dilaporkan meninggal dunia.

LP Tanjung Gusta [image source]
LP Tanjung Gusta [image source]
Lalu pada tahun 2013, kerusuhan yang cukup parah terjadi lagi. Banyak napi yang kabur setelah berhasil membakar kantor LP. Saat api berkobar, banyak napi akhirnya kabur dari penjara. Mereka melompat pagar dan menghindari kerumunan polisi yang sudah sangat panik ingin memadamkan api yang menyala dengan sangat besar.

3. Rumah Tahanan Salemba – Jakarta 2001

Hal sekecil apa pun bisa jadi mengerikan jika terjadi di dalam penjara. Seperti yang terjadi di Rumah Tahanan atau rutan Salemba Jakarta di tahun 2001 silam. Adanya perbedaan jatah makan yang diberikan oleh pihak penjara akhirnya menyulut sebuah kerusuhan. Kerusuhan ini akhirnya menjadi pertikaian antar blok. Orang dari Blok N dan K saling serang hingga membuat dua orang meninggal dunia.

Rutan Salemba [image source]
Rutan Salemba [image source]
Kerusuhan seperti ini kerap sekali terjadi di Rutan Salemba. Penusukan, pengeroyokan, dan lain sebagainya masih membayangi banyak orang di sini. Kasus penusukan terakhir terjadi pada tahun Februari 2016 silam. Korban yang berasal dari blok G ini akhirnya meninggal dunia akibatnya luka parah dan banyaknya darah yang keluar.

4. Kerusuhan LP Kerobokan – Bali, 2012

Meski tidak sampai membuat banyak orang terluka parah dan meninggal dunia. Kerusuhan yang terjadi di LP Kerobokan, Bali cukup mendapatkan banyak perhatian. Kerusuhan ini diduga terjadi akibat adanya perlakuan yang tak baik dari para sipir penjara. Pembedaan perlakuan ini membuat ada kejadian saling tusuk antara napi hingga keributan semakin meluas.

LP Kerobokan [image source]
LP Kerobokan [image source]
Kerusuhan awalnya mereda sejenak. Namun sehari kemudian terjadi pembakaran gedung LP hingga membuat polisi kesusahan. Saat kebakaran semakin meluas, 1.000 napi diisolasi dan tak bisa kabur.  Jika mereka berniat kabur maka polisi menerapkan tembak ditempat apa pun alasannya. Setelah kebakaran reda, beberapa napi akhirnya dipindahkan ke LP di Klungkung, Bali dan Jawa Timur.

5. Kerusuhan LP Pasir Putih – Nusakambangan, 2008

Provokasi adalah hal paling mengerikan yang terjadi dalam sebuah LP. Provokasi akan menjadi sebuah bencana hingga kerusuhan yang parah bisa terjadi, bahkan di LP paling ketat di Indonesia, Nusakambangan. Di tempat ini napi kelas kakap dipenjara dalam satu tempat.

LP Pasir Putih Nusa Kambangan [image source]
LP Pasir Putih Nusa Kambangan [image source]
Kerusuhan di Nusakambangan terakhir kali terjadi pada tahun 2008 silam. Saat itu terpidana mati asal Nigeria membakar Lapas secara membabi buta. Selain mereka juga memengaruhi napi lain untuk ikut membantu. Akhirnya ratusan polisi diturunkan untuk mengamankan penjara yang terletak di tengah lautan ini. Oh ya, tak ada korban jiwa dalam tragedi ini.

Inilah lima kerusuhan penjara terparah yang terjadi di Indonesia. Semoga di masa depan, kerusuhan seperti tidak pernah terjadi. Penjara harusnya membuat napi jadi lebih baik, tidak menjadi mengerikan hingga saling membunuh. Bagaimana menurut sobat Boombatis tentang kerusuhan di penjara ini?

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA