Kepolisian New South Wales Menyatakan Penyanderaan Sudah Berakhir

oleh didi
10:04 AM on Dec 16, 2014

Setelah menyerbu Kafe Lindt, Sydney, Australia yang selama 15 jam terakhir disandera oleh seorang pria yang diduga merupakan pengungsi keturunan Iran, akhirnya kepolisian New South Wales menyatakan penyanderaan sudah berakhir.

“Penyanderaan sudah berakhir. Rincian akan menyusul,” demikian pernyataan kepolisian New South Wales melalui akun resmi Twitter miliknya.

Baca Juga
Bukan Tanpa Tujuan, Ini Loh Alasan Kenapa Teh Itu Baiknya Dipetik di Pagi Hari
Mirisnya Tata Krama Murid Sekarang, Guru Mendidik Sepenuh Hati Malah Dibuat Candaan

Kepolisian New South Wales Menyatakan Penyanderaan Sudah Berakhir
Kepolisian New South Wales Menyatakan Penyanderaan Sudah Berakhir

Polisi melakukan penyerbuan terhadap lokasi penyanderaan. Dua orang dilaporkan tewas dan salah satunya diduga adalah pelaku penyanderaan. Empat sandera dilaporkan terluka dan tiga di antaranya mengalami cedera yang serius. Dua sandera terlihat membutuhkan CPR dan seorang polisi juga terlihat terluka. Belum ada konfirmasi soal dua korban yang meninggal tersebut. Korban yang terluka dilarikan ke rumah sakit St Vincent. Drama penyanderaan ini berlangsung sekitar 16 jam.

Sebelumnya sejak Senin (15/12) pagi, Kafe Lindt di pusat kota Sydney, Australia dikuasai seorang pria bersenjata yang motifnya belum diketahui. Pria tersebut memerintahkan para sandera untuk membentangkan bendera hitam bertuliskan kalimat syahadat yang biasa diucapkan umat Muslim.

Selanjutnya pria itu meminta agar dikirim sebuah bendera Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) untuk ditukar dengan seorang sandera. Selama drama penyanderaan itu, sebanyak lima sandera berhasil meloloskan diri.

Seorang sumber kepolisian menyebutkan pelaku penyanderaan adalah seorang pengungsi asal Iran yang terjerat sejumlah kasus hukum antara lain terlibat pembunuhan mantan istrinya. Pria tersebut bernama Man Haron Musin yang juga diketahui pernah mengirimkan surat berisi ancaman dan penghinaan kepada delapan janda tentara Australia yang tewas di Afganistan.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA