Disebut Keluarga Bhineka Tunggal Ika, Mulai Ayah Hingga Anak Punya Agama yang Berbeda

Meskipun latar belakang agama yang berbeda, namun semua tetap rukun

oleh Arief Dian
13:00 PM on Jun 13, 2017

Indonesia memang terdiri dari banyak suku dan agama yang berbeda, namun semua dipersatukan dalam Pancasila. Keberagaman tersebut sendiri memang menjadi ciri khas Indonesia, karena mungkin hanya negara inilah yang memiliki adat, agama dan budaya berbeda namun hidup rukun. Mungkin oleh sebab itu semboyan negara kita adalah Bhineka tunggal ika, meskipun berbeda namun tetap satu.

Serupa dengan semboyan negara,  sebuah keluarga di Kabupaten Bantul, Jawa Tengah, memiliki anggota famili yang latar belakangnya berbeda-beda. Uniknya meskipun begitu, mereka tetap hidup rukun dan menghormati orang lain. Oleh sebab itu mereka disebut sebagai keluarga Bhineka Tunggal Ika. Jadi seperti apa cerita lengkapnya? Simak ulasan berikut.

Baca Juga
6 Efek Mengerikan Akibat Penggunaan Steroid untuk Membesarkan Otot, Cowok-Cowok Buka Mata Deh!
5 Alasan Mengapa Cewek Lebih Bahagia dengan Pria Bertampang Pas-Pasan, Alhamdulilah

Anggota keluarga yang memiliki agama berbeda

Ada yang unik pada keluarga yang satu ini, pasalnya mereka memiliki julukan “Bhineka Tunggal Ika”. Julukan tersebut sebenarnya diberikan pada keluarga ini pasalnya setiap anggotanya ternyata memiliki agama yang berbeda-beda. Sang Ayah ternyata diketahui beragama Islam, sedangkan Istrinya adalah pemeluk Budha. Begitu pula dengan kedua anaknya, mereka adalah pemeluk agama Kristen.

Berbeda Agama [image source]
Sang kakak pemeluk agama Kristen khasrismatik sedangkan adiknya adalah pemeluk kejawen. Meskipun berbeda-beda namun mereka saling menghormati agama dan keyakinan masing-masing karena itu adalah hak dan privasi dari tiap individu. Beberapa waktu yang lalu kisah mengenai keluarga ini menjadi viral setelah diposting dunia maya.

Mendapatkan pencerahan sendiri-sendiri

Ternyata berbedanya agama yang dipeluk oleh para anggota keluarga ini ada sejarahnya sendiri. Awalnya sang ayah, Djoni Efendi Halim dan ibu yang bernama Vivi adalah sama-sama pemeluk agama Budha. Namun saat Djoni sedang melakukan perjalanan ke suatu daerah yang ada di Jawa Barat. Dan di sanalah tepatnya Djoni mendapatkan Hidayah untuk memeluk agama Islam. Meskipun demikian, Vivi tetap mempertahankan agama yang dianutnya. Meskipun mereka berbeda agama, namun pernikahan mereka tetap langgeng.

Anak Djoni [image source]
Akhirnya saat anak-anak mereka lahir, baik Djoni maupun Vivi sama-sama mengenalkannya dengan berbagai agama yang ada di Indonesia. Akhirnya kedua anak Djoni memilih agama Kristen namun dengan aliran yang berbeda. Baik Djoni dan istrinya menghargai pilihan tersebut dan akan tetap mendukung mereka. Bagi Djoni agama adalah pilihan individu tanpa seharusnya ada paksaan sama sekali.

Toleransi yang sang besar dalam keluarga

Meskipun memiliki anggota keluarga yang berbeda-beda, namun toleransi dalam keluarga Djoni ternyata sangat tinggi. Satu sama lain saling menghargai dan bahkan ikut berbahagia saat ada hari besar atau momen spesial dari salah satu agama yang dianut oleh keluarganya. Misalnya saja saat ramadhan, meskipun istri Djoni tidak berpuasa, namun tetap membangunkan dan mempersiapkan sahur untuknya.

Tetap rukun [image source]
Begitu pula anaknya, mereka selalu membangunkan dan mengingatkan Djoni untuk beribadah. Dan sebaliknya, saat ada hari besar waisak dan natal, Djoni tetap menghormati dan memberi hadiah pada keluarganya. Bahkan waktu kecil, Djoni tidak segan mengantarkan anaknya ke gereja dan istrinya ke tempat ibadah.

Banyak yang terkejut dengan keluarga Bhineka Tunggal Ikka ini

Banyak orang yang tidak percaya saat anak Djoni menceritakan bahwa keluarganya terdiri dari pemeluk agama yang berbeda. Menurut mereka itu adalah hal yang unik dan sangat jarang terjadi. Bahkan saat Djoni mengurus surat-surat penting seperti Kartu Keluarga, banyak yang kaget melihat isinya.

Toleransi agama [image source]
Pasalnya dalam Kartu Keluarga tersebut masih dituliskan agama asli yang dianut oleh para anggota keluarganya tersebut. Meskipun memiliki keluarga yang mempunyai latar belakang yang berbeda, namun Djoni sangat bersyukur karena mereka masih tetap hidup rukun dan saling menghargai satu sama lain.

Memang adem kalau lihat keluarga yang satu itu. Padahal memiliki latar belakang agama yang berbeda, namun tetap hidup rukun. Perilaku seperti mereka inilah yang mestinya dicontoh oleh rakyat Indonesia, agar negeri ini tidak tergerus hanya karena perbedaan. Meskipun berbeda tetap satu Indonesia.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA