5 Kelakuan Warga Asing Ini Membuktikan Kalau Bule yang Datang ke Indonesia juga Ada yang Kere

Kalau melihat mereka ini seolah stigma kaya sudah luntur semua

oleh Arief Dian
17:30 PM on Jul 13, 2017

Sampai saat ini bule selalu identik dengan stigma kaya. Bagaimana lagi, jauh-jauh datang ke Indonesia buat berlibur gak mungkin kan mereka tidak banyak duit. Jadi wajar kalau sebuah toko kedatangan bule bisa berarti bakal dapat rezeki nomplok.

Namun belakangan stigma bule yang kaya ini perlahan tergerus. Alasannya tak lain karena ada banyak kejadian di mana para warga asing itu justru hidup sama mirisnya seperti penduduk miskin Indonesia. Entah itu mereka yang nggak punya duit sama sekali, ngemis, dan lain sebagainya. Dan masih soal mematahkan anggapan bule yang kaya, berikut ini adalah beberapa kejadian yang jadi bukti kalau warga asing yang datang ke negara kita nggak selalu tajir.

Baca Juga
Inilah 4 Fakta Meikarta, Kota Baru yang Katanya Bakal Menyaingi Ibukota
Inilah 4 Jasa Tak Terlupakan yang Dilakukan Malaysia Kepada Bumi Pertiwi

Para bule kere yang niat backpacker di Indonesia

Bule kere

Memang sih selama ini bule selalu identik dengan stereotip bahwa mereka adalah orang yang berduit, namun tidak yang satu ini. Alih-alih punya uang banyak, para bule ini malah nekat pergi ke Indonesia dengan membawa uang seadanya. Jadilah mereka numpang naik truk atau malah berjalan kaki menelusuri nusantara. Ternyata jumlah mereka tidak satu atau dua orang, pasalnya setiap tahun selalu ditemukan para bule dengan kelakuan nyeleneh seperti ini.

Tidak punya uang, pilih mencuri

Maling [image source]
Kelakuan para bule yang satu ini benar-benar bikin ngelus dada. Pasalnya bukannya menunjukkan cara bersikap seperti orang barat lainnya, para bule ini malah nekat buat mencuri di tempat wisata. Hal ini pastinya bikin geleng-geleng orang yang ada di sekitar. Namun di mana kaki berpijak di sanalah langit dijinjing, akhirnya para bule itu harus merasakan hukuman adat di mana mereka mencuri. Tidak berat sih, tapi dijamin bikin malu para pelakunya. Bagaimana tidak, para bule ini bakal diarak keliling kampung dengan tulisan “Saya Pencuri”. Sebuah langkah yang bagus, paling tidak bikin mereka malu sebelum diserahkan kepada pihak yang berwajib.

Bule ngemis yang sempat viral di Indonesia

ngemis [image source]
Bukan hanya orang lokal ternyata, bule pun bisa jadi pengemis juga. Seperti yang dilakukan oleh Benjamin ini. Lantaran tidak punya uang, pria asal Jerman ini akhirnya harus meminta-minta di bawah teriknya sinar matahari. Belum lagi keadaan kakinya yang terkena kaki gajah, membuat banyak orang jadi merasa sangat iba. Alhasil penampakan yang jarang terjadi ini sempat viral beberapa waktu yang lalu. Namun sayang ada kabar yang mengungkapkan bahwa bule yang satu ini memang sering melakukan hal tersebut, atau dengan kata lain sengaja mengemis untuk mendapatkan keuntungan. Kabar terakhir mengatakan kalau dia sedang berada di Vietnam untuk liburan. Miris ya melihat kelakuan bule yang satu ini.

Bule ngamen karena kehilangan paspor

Bule ngamen [image source]
Berbeda lagi dengan bule asal Rusia ini, lantaran kehilangan paspor saat penelitian, akhirnya dua perempuan ini harus ngamen di Jakarta. Dua mahasiswi salah satu universitas ternama di Moskow ini mengaku sudah melapor pada kedutaan tapi mendapatkan respons yang lama. Akibatnya mereka harus mengamen untuk menutupi kebutuhan saat berada di Indonesia. Sekarang para bule ini sudah tidak ada kabarnya, sepertinya mereka sudah dipulangkan oleh kedutaan Rusia ke negaranya sana.

Bule yang jadi pedagang kaki lima

dagang gorengan [image source]
Kalau yang satu ini memang nyeleneh tapi tidak seperti yang lain. Bukan hanya karena masalah biaya para bule ini memilih profesi ini melainkan banyak faktor. Ada yang memilih jadi tukang gorengan karena ingin wirausaha, ada pula yang jadi tukang humberger karena ingin bantu istri. Namun profesi tidak lazim para bule ini menjadi sorotan dari para masyarakat lokal.

Hal yang aneh pula dari fenomena ini adalah bagaimana pemerintah kita seolah membiarkan saja. Padahal di luar negeri sana, para pendatangnya harus memenuhi syarat wajib, salah satunya harus punya tabungan yang bisa dibuat biaya hidup. Harusnya negara kita juga memberlakukan hal yang serupa biar nggak jadi tempat penampungan orang miskin dari seluruh dunia.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA