5 Fakta Kehidupan Ngeri ini Selalu Dialami Oleh Rakyat Korea Utara

oleh Adi Nugroho
13:30 PM on Dec 14, 2015

Begitu mendengar kata Korea Utara apa yang ada di pikiran Anda? Yaph, kalau tidak Kim Jong-un, ya kengerian yang ada di dalam negerinya. Saat ini, Korea Utara menjadi negara yang paling rahasia di dunia. Negeri ini susah sekali ditembus untuk didapatkan berita atau pun kebijakan-kebijakan pemerintahnya.

Banyak orang penasaran seperti apa kehidupan di Korea Utara. Apakah ngeri seperti serial Hunger Games. Atau bahkan lebih ngeri karena memiliki pemimpin yang sangat diktator. Well, daripada tebak-tebakan, langsung saja kita bahas satu persatu kehidupan ngeri di Korea Utara!

Baca Juga
Inilah 4 Fakta Meikarta, Kota Baru yang Katanya Bakal Menyaingi Ibukota
Inilah 4 Jasa Tak Terlupakan yang Dilakukan Malaysia Kepada Bumi Pertiwi

1. Patuh Pada Pemimpin Adalah Takdir Sejak Lahir

Di negara lain seperti Indonesia, setidaknya membangkang kepada pemerintah masih bisa dilakukan. Masyarakat masih bisa mengungkapkan unek-uneknya di sosmed atau menulis sebuah sindirian di media cetak. Di Korea Utara, hal semacam ini tak bisa dilakukan. Salah sedikit saja hukumannya adalah mati, tak peduli setinggi apa pun derajat orang yang melakukan kesalahan itu.

Patuh Pada Pemimpin Adalah Takdir Sejak Lahir [image source]
Patuh Pada Pemimpin Adalah Takdir Sejak Lahir [image source]
Presiden di Korea Utara sudah ibaratnya tuhan bagi mereka semua. Apa pun yang ia katakan adalah mutlak. Sejak bayi lahir ia memiliki takdir untuk menyembah pemimpin yang justru lebih banyak melakukan hal buruk kepada rakyatnya. Hidup di Korea Utara tak ubahnya membuat anda jadi orang yang selalu patuh dengan segala perintah. Atau gampangnya jadi robot berwujud manusia lemah.

2. Semua Orang Selalu Berbohong Terhadap Banyak Hal

Hidup di Korea Utara menuntut anda harus selalu pandai berbohong kepada siapa saja dan kapan saja. Berbohong adalah hal wajib agar bisa hidup lama dan selamat dari kematian yang cepat. Di Korea Utara, pemimpin selalu berbohong kepada bawahannya. Hal ini dilakukan untuk bisa selamat dari hukuman Kim Jong-un yang mematikan. Sementara itu bawahannya juga akan berbohong kepada rakyat agar selamat juga.

Semua Orang Selalu Berbohong Terhadap Banyak Hal [image source]
Semua Orang Selalu Berbohong Terhadap Banyak Hal [image source]
Sebenarnya rakyat tidak suka dengan apa yang dilakukan oleh Kim Jong-un. Tapi mereka hanya bisa diam dan berbohong. Bahkan dengan keluarga sendiri saja mereka berbohong. Karena bila ketahuan tidak menyukai pemerintah, maka akan kena hukuman. Itulah kenapa peribahasa “mulutmu harimaumu” sangat berlaku di Korea Utara.

3. Propaganda Adalah Makanan Sehari-hari

Rakyat Korea Utara tak hanya hidup dalam ketakutan akan pemimpinnya saja. Mereka juga ketakutan dengan isu serangan yang akan diberikan Amerika kepada mereka. Pemerintah Korea Utara bahkan memasang baliho besar propaganda kekejaman Amerika di setiap sudut kota. Hal ini dilakukan untuk memupuk kebencian dan menganggap Kim Jong-un sebagai satu-satunya orang yang bisa membantu mereka semua.

Propaganda Adalah Makanan Sehari-hari [image source]
Propaganda Adalah Makanan Sehari-hari [image source]
Selain kebencian akan Amerika, mereka juga membuat kebencian terhadap Korea Selatan. Banyak sekali poster kehidupan bangsa Korea Selatan yang hedon dipajang agar orang di Korea Utara membencinya. Dan yang tak kalah penting lagi mereka membuat Kim Jong-un seolah-olah orang yang hebat. Orang baik yang tak pernah berbuat jahat kepada mereka semuanya.

4. Kemiskinan Adalah Hal Biasa

Kemiskinan di Korea Utara adalah hal biasa. Di tempat ini semua orang yang tak bekerja tak akan mendapatkan apa-apa dari pemerintah. Selain itu, pemerintah juga tidak akan pernah memprihatinkan mereka yang kesusahan. Pemandangan seperti ini mungkin tidak akan pernah ditemui di Pyongyang yang merupakan pusat pemerintahan. Namun di daerah pelosok, kematian akibat kelaparan banyak sekali terjadi.

Kemiskinan Adalah Hal Biasa [image source]
Kemiskinan Adalah Hal Biasa [image source]
Sementara rakyat banyak sekali mati kelaparan. Kim Jong-ung sang pemimpin justru memiliki gaya hidup yang sangat buru. Ia dikenal sangat boros dan suka menggunakan uang negara yang ia anggap seperti uangnya sendiri. Akibatnya ada ratusan ribu hingga mungkin jutaan orang mati kelaparan dan tak ditolong sama sekali.

5. Tidak Memiliki Akses ke Dunia Luar

Sekali menjadi warga Korea Utara artinya selamanya akan jadi bawahan Kim Jong-un. Warga Korea Utara tak diperbolehkan keluar dari negaranya. Bahkan mereka akan dibunuh langsung jika sampai melarikan diri dan mencari suaka ke negara lainnya. Korea Utara menginginkan rakyatnya untuk selalu patuh dengan apa yang dilakukan. Mereka khawatir jika ada yang keluar, paham-paham anti Amerika dan lainnya akan lenyap.

Tidak Memiliki Akses ke Dunia Luar [image source]
Tidak Memiliki Akses ke Dunia Luar [image source]
Hal itu juga yang membuat warga Korea Utara tidak mendapatkan akses berita dan internet yang berasal dari luar negeri. Kebobrokan-kebobrokan yang ada di Korea Utara akan terbuka dan membuat banyak warga korea Utara jadi gempar. Itulah mengapa Kim Jong-un lebih suka rakyatnya jadi orang bodoh daripada pandai tapi membahayakan negara.

Itulah lima fakta kehidupan di Korea Utara yang sangat mengerikan. Coba bayangkan jika anda hidup di negeri yang Kim Jong-un kuasai. Maka anda bisa menderita dan tak bisa hidup seenak hidup di Indonesia.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA