Kronologis Kecelakaan Pondok Indah

oleh Adys Disty
09:02 AM on Jan 22, 2015

Mitsubishi Outlander nomor polisi B 1658 PJE menabrak mobil Avanza, dua Yamaha Vixion, dan empat motor di Jalan Sultan Iskandar, Jakarta Selatan, Selasa (20/1). Akibat kecelakaan maut yang terjadi di jalan arteri Pondok Indah tersebut menyebabkan empat orang tewas termasuk seorang anggota polisi.

Kecelakaan terjadi pada pukul 20.00 WIB. Pelaku penabrakan diketahui bernama Christoper. Mobil bernomor polisi B 1658 PJE yang dikendarai pelaku ternyata milik Ali, teman pelaku. Sebelum kejadian, Ali bersama sopirnya Sandi dan Christoper keluar dari Pacific Palace.

Baca Juga
4 Bangunan Bersejarah Umat Manusia yang Hancur Gara-Gara Keangkuhan ISIS
5 Sepeda Balap Termahal di Dunia yang Harganya Bisa Bikin Kamu Miskin dalam Sekejap

Kronologis Kecelakaan Pondok Indah
Kronologis Kecelakaan Pondok Indah

Namun di tengah jalan, Sandi yang memegang setir mobil tiba-tiba direbut oleh Christoper. Tidak ingin ribut, Sandi pun menyerahkan kemudi kepada Christoper. Namun tanpa diduga Christoper mengendarai mobil tersebut dengan kecepatan tinggi dan langsung menabrak pengendara lain.

“Kronologis semula berawal dari kendaraan Outlander B 1658 PJE dikemudikan oleh Sandi, alamat Jalan Pengantin Ali Rt 06 Rw 10, berjalan dari arah Utara ke arah Selatan di Jalan Sultan Iskandar, Kebayoran Lama. Sesampainya di underpass pengemudi, diturunkan oleh penumpang bernama Christopher,” ungkap Kombes Martinus Sitompul, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Rabu (21/1).

Kemudian kendaraan yang dikemudikan oleh Cristopher (22) pelajar, Jalan Niaga Hijau ll/26 RT 03 RW 17 Pondok Pinang, Jakarta Selatan ketika sesampainya di depan toko nomor F31 menabrak motor Honda Beat B 3060 BSM atas nama Arifin (39).

“Setelah itu di dekat halte Busway menabrak Toyota Avanza B 1318 TPJ. Pengemudi Rifki Ananta (35) pegawai negeri sipil DKI. Kemudian Mitsubishi Outlander menabrak Mitsubishi pick up B 9852 AP, pengemudi atas Ade (51). Mitsubishi Outlander juga menabrak motor Vario B 3216 SPE, Vixion B 3981 SON, Honda  Supra X B 6684 TON, dan Vario B 6535 AM,” bebernya.

Hingga kini polisi masih mendalami motif Christoper merebut mobil tersebut dan diduga Christoper mengemudi di bawah pengaruh minuman ataupun obat-obatan sehingga terjadi kecelakaan maut di jalan arteri Pondok Indah tersebut.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA