AWAS! 5 Kebohongan Besar ini Masih Saja Diajarkan di Sekolah Indonesia

oleh Adi Nugroho
07:00 AM on Jan 28, 2016

Sekolah adalah tempat yang paling mudah untuk menanamkan sebuah pandangan atau doktrin kepada anak yang masih muda. Informasi yang disampaikan akan secara langsung dicerna tanpa diklarifikasi kebenarannya. Akhirnya, kebohongan ini jadi terus mengakar dan susah sekali untuk diputus. Jika sekolah mengajarkan hal yang tak benar, maka peserta didik akan melakukan hal tak benar itu. Mereka akan menganggap, apa saja yang diberikan guru di sekolah adalah kebenaran yang mutlak.

Berikut ini ada 5 kebohongan besar yang sampai saat ini terus di ajarkan di Indonesia. Semoga setelah membaca ini, anda akan lebih tahu dan memiliki pikiran yang lebih terbuka. Mari kita bahas bersama-sama.

Baca Juga
10 Atlet SEA Games 2017 Asal Indonesia Ini Nggak Cuma Bikin Bangga, tapi juga Cantik Jelita
Fakta Android Oreo, Sistem Operasi Terbaru Keluaran Google dengan 7 Fitur Super Canggih

1. Indonesia Dijadikan Koloni Belanda Selama 350 Tahun

Anda pasti ingat sejak SD, SMP, hingga SMA, Guru Sejarah selalu mengatakan jika Indonesia dijajah (dijadikan koloni) selama 350 tahun. Namun pada faktanya, Belanda tidak menguasai Indonesia selama 350 tahun. Mereka memang datang ke negeri ini pada tahun 1595 dan Indonesia merdeka di tahun 1945. Namun apakah mungkin nusantara yang memiliki banyak pulau dan juga kerajaan ini langsung takluk di hari pertama Belanda datang?

Kolonialisasi Belanda di Indonesia [image source]
Kolonialisasi Belanda di Indonesia [image source]
Jawabannya adalah tidak. Belanda harus bekerja keras untuk menguasai Indonesia yang saat ini masih merupakan sekumpulan kerajaan-kerajaan. Mereka memerlukan banyak personil dan alat perang yang  banyak untuk menaklukkan semua kerajaan. Setidaknya Belanda baru bisa menguasai semua isi Indonesia setelah berjuang 325 tahun. Dan selama sisa 25 tahun inilah Belanda baru bisa menguasai Indonesia secara penuh.

2. Pembantaian Massal Tahun 1965

Indonesia pernah mengalami kejadian paling mengerikan di tahun 1965-1966. Pembunuhan massal yang korbannya diperkirakan mencapai jutaan orang ini masih menjadi misteri sampai sekarang. Ada dua versi cerita yang saat ini beredar di negeri ini. Pertama adalah cerita bahwa Soeharto adalah pahlawan yang membuat Indonesia bebas dari PKI yang keji. Cerita sejarah ini yang diajarkan oleh banyak sekolah dari masa orde baru sampai sekarang.

Pembantaian di tahun 1965 [image source]
Pembantaian di tahun 1965 [image source]
Versi kedua dari kasus pembantaian massal itu mengatakan jika Soeharto adalah dalang dibalik semua aksi keji itu. Ia melakukan pembunuhan mengerikan itu sebagai konspirasi agar Soekarno gugur dari jabatannya sebagai presiden. Konspirasi lain mengatakan jika masalah ini ada kaitannya dengan Amerika yang ingin menguasai Freeport. Karena di tahun yang sama Freeport mulai menancap di Indonesia sampai sekarang.

Anda percaya yang mana?

3. Indonesia Memiliki Cadangan Minyak yang Banyak

Dari dulu sampai sekarang kita selalu diajarkan jika Indonesia memiliki cadangan minyak bumi yang banyak. Sayangnya Indonesia hanya berada di TOP 30 pemilik cadangan minyak terbesar di dunia. Bahkan negara kita ini masih kalah dengan Vietnam dan juga Malaysia yang notabene miliki wilayah yang tak lebih luas dari Indonesia. Fakta ini mungkin tak pernah diajarkan di sekolah. Mengatakan dengan berulang-ulang jika Indonesia memiliki cadangan minyak yang banyak akan membuat banyak Indonesia semakin bangga dengan negeri ini.

Kilang minyak di Indonesia [image source]
Kilang minyak di Indonesia [image source]
Faktanya harga bahan bakar negeri ini sangat tinggi, belum lagi pemerintah harus mengimpor banyak bahan bakar untuk mencukupi kebutuhan dalam negeri. Parahnya lagi banyak kilang minyak di Indonesia justru dikuasai oleh perusahaan asing. Lantas kapan Indonesia bisa mandiri dalam hal pengelolaan minyaknya sendiri?

4. Borobudur Sebagai Keajaiban Dunia

Sejak kecil kita telah diajarkan jika Borobudur adalah satu dari tujuh keajaiban di dunia. Bahkan gambarnya sering dipasang di tembok sekolah dalam bentuk poster. Sayangnya, Borobudur bukanlah satu dari keajaiban dunia yang saat ini diakui dunia internasional. Keajaiban dunia yang saat ini diakui adalah Piramida di Mesir, Colosseum di Roma, Tembok Besar di Tiongkok, Patung Zeus di Olimpia, Lighthouse of Alexandira, dan Tempel of Artemis di Ephesus.

Borobudur objek wisata andalan Indonesia [image source]
Borobudur objek wisata andalan Indonesia [image source]
Selain itu, Borobudur juga bukan merupakan candi terbesar di dunia. Sebenarnya ada candi seperti Angkor Wat yang ada di Kamboja. Candi ini merupakan candi terbesar yang ada saat ini. Angkor Wat dibangun di abad ke-12 dan menjadi situs warisan budaya dunia paling dicari di dunia. Jika anda tidak percaya, kata Angkor Wat lebih banyak di cari di Google daripada Borobudur.

Anyway, bukan bermaksud tidak menghargai warisan budaya leluhur, ya. Borobudur tetap yang terbaik di Indonesia!

5. Indonesia Merdeka Karena Perjuangannya Sendiri

Kita tidak pernah meragukan jika di masa lalu banyak sekali pahlawan berjuang untuk memerdekakan Indonesia. Namun sebenarnya kita merdeka bukan karena mampu melawan Jepang dengan tenaga sendiri tanpa ada campur tangan bangsa lain. Jepang keluar dari Indonesia akibat kalah bertarung dengan sekutu. Hiroshima dan Nagasaki yang dihancurkan dengan bom atom membuat Jepang terpaksa angkat tangan dan segera pergi dari Indonesia. Selain karena tidak kuasa menahan gempuran tentara sekutu, Jepang juga tidak kuat menahan perjuangan bangsa Indonesia. Para Pahlawan terdahulu sangat piawai memanfaatkan kelemahan Jepang saat itu yang sudah terdesak di negaranya sendiri.

Perayaan kemerdekaan Indonesia tahun 1949 [image source]
Perayaan kemerdekaan Indonesia tahun 1949 [image source]
Kedua adalah masalah Indonesia merdeka (lagi) setelah dicengkeram oleh sekutu beberapa saat setelah Jepang pulang kampung. Memang benar, banyak sekali gerilyawan Indonesia yang berjuang dengan pantang menyerah, selain itu jalur diplomasi juga tidak ada habisnya. Namun perlu diketahui juga jika Amerika ternyata punya peran membuat Belanda dan sekutunya keluar. Negeri paman Sam ini mengancam tidak akan memberikan dana Marshall kepada Belanda jika tak segera keluar dari Indonesia. Dana Marshall adalah bantuan yang mensubsidi biaya kerusakan pasca perang dunia ke-II berakhir.

Inilah lima kebohongan besar yang secara langsung atau tidak terus diajarkan di sekolah-sekolah Indonesia. Bagaimana menurut anda? Mengapa hal seperti ini masih saja diajarkan terus-menerus?

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA