Empat Hal Yang Bisa Menghilangkan Keberkahan Dari Hidup

oleh didi
10:30 AM on Feb 24, 2015

Setiap orang pasti sangat menginginkan hidup bahagia baik di dunia maupun di surga kelak. Karena kebahagiaan hidup saja hanyalah sebuah ilusi atau fana, sehingga kebahagiaan dunia yang tidak diiringi dengan amalan-amalan kebaikan yang bisa mendekatkan kita dengan surga, tak akan pernah bisa mengantarkan kita hanya untuk sekedar mencium wanginya surga, apalagi masuk dan menikmati hidup di dalamnya.

Amalan-amalan kebaikan yang kita lakukan sebenarnya tak hanya berkutat pada ibadah wajib saja seperti yang Allah perintahkan, namun banyak amalan-amalan sunnah dan kebaikan lain yang bisa dirasakan manfaatnya oleh orang lain, masyarakat, bahkan dunia. Dan jelas saja itu bisa menambah poin plus untuk bekal kita meraih kebahagiaan di surga-Nya kelak.

Baca Juga
Dinobatkan Jadi Atlet Tercantik dan Terseksi SEA Games 2017, Ini Lho Pesona Lindswell Kwok Yang Bikin Indonesia Bangga
Inilah 4 Bukti Kalau Pengguna Medsos yang Ada di Indonesia Polosnya Bukan Main

Namun, seringkali kita melupakan berbagai hal yang mengiringi langkah kita melakukan ibadah dan amalan kebaikan, sehingga bukan keberkahan dan keridho-an Allah yang kita dapat, namun hanyalah lelah yang kita rasa dan semakin kita jauh dari Allah. Nah, jangan sampai ibadah dan amalan kebaikan kita tidak bisa menjadi bekal yang kuat bagi kita di akhirat kelak karena kita melakukan beberapa hal yang bisa menjauhkan kita dari keberkahan dan keridho-an Allah. Apa saja hal-hal yang harus kita hindari tersebut? Berikut ulasannya:

1. Aktivitas Yang Hanya Disibukkan oleh Duniawi

Seringkali kita melupakan untuk sholat, membaca Al-Qur’an, mengajarkan kebaikan kepada orang, menolong orang, atau bahkan membayar zakat hanya karena alasan kesibukan kita bekerja, kesibukan kita mengurus keluarga, atau bahkan kesibukan kita sekolah. Nah, segala kesibukan duniawi yang bisa menjauhkan kita dari memikirkan dan mengumpulkan bekal untuk menuju akhirat itulah yang akan menghambat keberkahan dan keridho-an Allah datang dalam kehidupan kita. Seperti yang disebutkan dalam Surat Al-Isra’ ayat 18-19, “Barang siapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang Kami kehendaki bagi orang yang Kami kehendaki dan Kami tentukan baginya Neraka Jahanam, ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusir. Dan barang siapa yang menghendaki kehidupan akhirat dan berusaha ke arah itu dengan sungguh-sungguh sedang ia adalah seorang mukmin, maka mereka itu adalah orang-orang yang usahanya dibalas dengan baik.”. Masya Allah…

2. Memiliki Penyakit Sosial

Maksudnya di sini adalah seseorang yang sangat antisosial atau tidak bisa bersatu dengan orang lain. Dengan kondisinya yang individualis dan egois, dia akan selalu mementingkan dirinya sendiri dan tidak mau tahu urusan orang lain. Ini tentu akan membuatnya malas mengajak orang pada kebaikan, apalagi mengajarkan ilmu yang dia punya. Seperti yang disebutkan dalam Surat Al-Anfaal ayat 47, “Dan janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang keluar dari kampungnya dengan rasa angkuh dan dengan maksud riya’ kepada manusia serta menghalangi (orang) dari jalan Allah. Dan (ilmu) Allah meliputi apa yang mereka kerjakan.”. Jelas sekali bahwa Allah sangat melarang seseorang menjadi penghalang orang lain menuju kebaikan dengan kesombongannya yang tak mau mengajarkan kebaikan atau memusuhinya.

3. Takut Miskin dan Merasa Kehilangan

Ini termasuk penyakit duniawi yang sangat mengganggu dan bisa menjadi penghalang keberkahan dari Allah datang dalam perjalanan hidup kita. Rasa cinta kita yang terlalu berlebihan pada dunia akan mematikan rasa cinta kita pada Akhirat bahkan Allah. Na’udzubillaah… Seperti dalam surat Yunus ayat 7-8, “Sesungguhnya orang-orang yang tidak mengharapkan (tidak percaya akan) pertemuan dengan Kami, dan merasa puas dengan kehidupan dunia serta merasa tenteram dengan kehidupan itu dan orang-orang yang melalaikan ayat-ayat Kami, mereka itu tempatnya ialah Neraka, disebabkan apa yang selalu mereka kerjakan.”. Mengerikan sekali! Semoga bukan kita salah satunya.

4. Menyenangi Kesia-siaan dan Kemaksiatan

Salah satu penyakit duniawi yang bisa menjauhkan kita dari keberkahan dan keridhoa-an Allah adalah masih sukanya kita melakukan kesia-siaan dan kemaksiatan padahal kita sudah tahu bahwa itu dosa dan Allah sangat membencinya. Hal-hal tersebut sama sekali tak akan pernah memberikan keuntungan kepada kita, justru bisa menjauhkan kita dari surga dan cinta Allah. Seperti dalam Surat Yunus ayat 106, “Dan janganlah kamu menyembah apa-apa yang tidak memberi manfaat dan tidak (pula) memberi mudharat kepadamu selain Allah, sebab jika kamu berbuat (yang demikian) itu maka sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk orang-orang yang dzalim.”.

Nah, setelah kita mengetahui beberapa hal yang bisa menjauhkan kita dari keberkahan dan keridho-an Allah dalam hidup kita, masihkah kita menyepelekan amalan-amalan kebaikan dan ibadah yang sejatinya bisa menjadi penolong kita di Hari Akhir kelak? Semoga bisa menjadi introspeksi kita bersama. Aamiin. (sof)

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA