Kebakaran Komnas PA Diduga Ada Unsur Sabotase

oleh Adys Disty
07:00 AM on Jun 29, 2015
Kebakaran Komnas PA via tempo
Kebakaran Komnas PA via tempo

Peristiwa kebakaran Kantor Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) diduga terkait dengan kasus pembunuhan Angeline yang sedang ditangani lembaga ini. Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait mengatakan akan menginvestigasi kejadian ini. Mengingat Komnas PA sedang berupaya untuk mengungkap kasus pembunuhan yang terjadi di Jalan Sedap Malam Nomor 26 Sanur, Denpasar, Bali tersebut.

Arist menduga kantornya terbakar bukan karena kecelakaan. “Saksi mata mendengar suara ledakan atau petasan di atap sebelum api muncul. Jadi ini diduga ada keterkaitan dengan kasus Angeline yang saat ini sedang diperjuangkan sama Komnas PA” kata Arist di kantornya yang terbakar, Sabtu (27/6).

Baca Juga
5 Sepeda Balap Termahal di Dunia yang Harganya Bisa Bikin Kamu Miskin dalam Sekejap
Inilah 4 Negara yang Dulunya Kaya Raya namun Sekarang Terluntah Akibat Korupsi

Menurutnya, kebakaran ini mengindikasikan teror, intimidasi, dan sabotase. Sebab sejak 16 Mei 2015, Komnas PA sudah terus mengawal kasus kematian Angeline. Bahkan, kejadian ini mirip dengan kebakaran kantor Komnas PA pada tahun 2009 lalu. Saat itu, lembaganya juga tengah menangani kasus kekerasan terhadap anak yang fenomenal. “Saat itu, kami menjadi satu-satunya lembaga yang menyimpan hasil tes DNA kasus kekerasan anak,” tuturnya.

Ada sekitar 12.000 dokumen yang lenyap, diantaranya laporan pengaduan kekerasan anak pada 2010-2014. Namun, jika kebakaran kantornya hanya untuk menyasar dokumen kasus Angeline berarti pelakunya dianggap gagal. Sebab dia masih menyimpan kopi dokumen itu secara lengkap di tas ranselnya. “Bisa dibilang pelaku kecele bila menganggap telah berhasil melenyapkan dokumen Angeline,” ucapnya.

Arist menambahkan dalam waktu dekat dia akan berkoordinasi dengan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk menanyakan penyebab kebakaran tersebut. “Kemungkinan serba ada kemungkinan dari hasil investigasi. Kita akan koordinasi dengan pihak PLN, investigasi bisa berulang. Saksi yang ada di lokasi kejadian juga sudah dibawa ke Polsek untuk dimintai keterangan,” imbuhnya.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Muhammad Iqbal mengatakan saat ini polisi sedang mengusut penyebab terjadinya kebakaran tersebut dan belum ada laporan dari laboratorium forensik. Polisi juga sudah memeriksa saksi dari penjaga sampai tetangga sekitar. Mengenai kerugian yang dialami atas kebakaran tersebut mencapai miliaran rupiah.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA