5 Kebaikan Hebat yang Dilakukan Para Diktator Gila ini Jarang Sekali Disebutkan

oleh Rizal
07:00 AM on Apr 4, 2016

Diktator berbuat kebaikan? Lawakan macam apa ini? Di mana pun juga, diktator pastilah keji, kejam, dan tak berperikemanusiaan. Ya, selama ini anggapannya pasti seperti itu. Namun, kita jangan lupa, bagaimana pun juga mereka adalah manusia biasa, di mana pasti memiliki sisi baik. Dan faktanya, mayoritas diktator paling kejam sepanjang sejarah ternyata punya sisi baik semacam itu.

Misalnya saja Hitler, siapa sih yang tak tahu betapa kejamnya pria satu ini? Namun, siapa sangka meskipun begitu bengis sang diktator ini begitu perhatian soal kesehatan rakyatnya. Misalnya saja melarang tegas peredaran rokok yang bisa bikin rakyatnya sakit. Sekarang, presiden mana yang berani seperti itu? Hampir tidak ada. Harus diakui Hitler punya sisi bagus yang bahkan tidak bisa disamai oleh orang hebat manapun.

Baca Juga
4 Fakta Mengenai Beberapa Petinggi TNI yang Dilarang Menginjakkan Kaki di Amerika
4 Hal Negatif yang Mungkin Akan Dialami Masyarakat Jika Penggunaan KTP Sebagai Syarat SIM Card Terlaksana

Tak hanya Hitler, banyak diktator lain yang juga memiliki sikap-sikap baik. Sayangnya, mungkin lantaran sudah kadung dibenci lantaran kejahatannya, maka kebaikan besar yang dibuat mereka dilupakan begitu saja bahkan tak dianggap.

1. Muammar Khadafi, Kebaikannya Untuk Negara Dilupakan Begitu Saja

Lihat gayanya yang petantang-petenteng, siapa yang tidak jengkel? Apalagi dengan berbagai kontroversi yang dibuatnya semasa hidup nyaris membuat Khadafi adalah sosok paling dibenci, setidaknya oleh sebagian besar rakyatnya. Tapi, semua orang lupa kalau sosok satu ini pernah bikin Libya jadi salah satu negara paling makmur di dunia.

Muammer Khaddafi [Image Source]
Muammer Khaddafi [Image Source]
Tanpa banyak yang tahu, di masa kepemimpinannya Libya sama sekali tidak memiliki hutang.  Bahkan menurut data yang ada, rakyat negara utara Afrika ini juga nyaman luar biasa. Kadhafi benar-benar menjamin penduduknya, terutama soal kesehatan dan pendidikan yang tanpa biaya alias gratis-tis. Ia juga kerap memberikan hadiah-hadiah gila kepada rakyatnya.

2. Hitler Mengangkat Jerman yang Hina Jadi Jemawa

Tak cuma soal memberantas rokok, ada satu kebaikan lagi yang dilakukan oleh Hitler semasa hidupnya. Ya, ia adalah sosok yang berjasa mengangkat Jerman menjadi negara hebat. Sebelumnya, Jerman adalah pihak yang kalah dalam Perang Dunia I. Ketika itu Jerman mengalami kekalahan telak, bahkan sampai berhutang berton-ton emas. Tak cuma itu keadaan negara sendiri kacau balau ditambah lagi setidaknya 6 juta orang hidup tanpa pekerjaan.

Adolf Hitler [Image Source]
Adolf Hitler [Image Source]
Hitler hadir dengan tangan besinya mengatur Jerman dan membuat negara Panzer berangsur-angsur menjadi lebih baik. Seiring dengan naiknya ia sebagai tokoh tertinggi, Jerman pun mulai mampu memberdayakan dirinya sendiri. Hingga akhirnya mereka bisa lunasi hutang, dan bisa menyediakan pekerjaan bagi jutaan pengangguran. Jujur saja, tak banyak pemimpin yang mampu membawa negaranya bangkit dari keterpurukan seperti yang Hitler lakukan.

3. Genghis Khan Pembantai Gila Tapi Hormati Pemeluk Agama

Terlepas dari pencapaiannya yang sangar, Genghis Khan juga masuk sebagai diktator paling kejam. Dalam ekspansi militernya, mungkin sudah jutaan mati di tangannya. Pandangan buruk tentang Jenghis Khan takkan berubah, apalagi keturunan-keturunannya juga mewarisi kebengisan sang penguasa Mongol. Tapi, meskipun begitu, sosok satu ini pernah menetapkan aturan yang kontradiktif dengan stigma buruk yang lekat padanya.

Genghis Khan [Image Source]
Genghis Khan [Image Source]
Percaya atau tidak, Jenghis Khan ternyata sangat menghormati pemeluk agama. Ya, dalam masa perluasan wilayahnya, pria bernama asli Temujin itu sangat toleran terhadap agama. Rakyat yang dijajahnya dipersilakan untuk beribadah sesuai keyakinan. Bahkan, rumah-rumah ibadah tidak pernah ditarik pajaknya oleh Jenghis.

4. Mao Zedong, Jasanya Untuk Tiongkok Tak Mungkin Dilupakan

Tiongkok yang sekarang mungkin tak terkalahkan, tapi dulu mereka lemah. Bahkan negeri tirai bambu ini pernah jadi bulan-bulanan Jepang. Namun, ketika Tiongkok ada di bawah kendali Mao Zedong, negara ini berangsur bangkit dan menjadi bangsa yang sangar.

Mao Zedong [Image Source]
Mao Zedong [Image Source]
Mao menetapkan banyak aturan ketat yang mampu membuat Tiongkok berbenah. Salah satu programnya adalah soal industrialisasi. Tiongkok melejit dan sampai saat ini masih terus meroket. Mao dianggap pahlawan, tapi ia juga diktator keji. Tercatat, sudah jutaan orang mati ketika Tiongkok ada di bawah kendalinya.

5. Saddam Husein Bikin Rakyat Irak Bahagia

Nasib Saddam Husein hampir-hampir mirip dengan Muamar Kadhafi. Ya, ia dibenci tapi di satu sisi memberikan kebahagiaan kepada rakyatnya. Misalnya saja dengan memberikan fasilitas kesehatan gratis. Dulu, di masa kepemimpinannya, Saddam mengharamkan pihak rumah sakit untuk menarik biaya kepada para pasien.

Saddam Husein [Image Source]
Saddam Husein [Image Source]
Sebenarnya tak hanya itu, secara lebih luas lagi Saddam pernah membuat Irak jadi salah satu negara paling berpengaruh di Timur Tengah. Begitu besar kebaikannya, tapi kalah dengan bukti kejahatan Saddam yang konon pernah membantai penduduk yang tak bersalah. Terlepas dari kejahatannya, lihat sekarang kondisi Irak sepeninggalnya. Tak karuan dan tak jelas mau dibawa ke mana.

Ulasan ini tentu saja tidak bermaksud untuk membela para diktator dengan mengunggul-unggulkan kebaikan yang pernah mereka lakukan. Hanya saja, ini sebagai bukti jika ternyata manusia paling jahat di muka Bumi itu katanya, memiliki sikap baik yang bahkan tak banyak dilakukan orang-orang baik. Namun, sayangnya kebaikan mereka tenggelam dan kalah gara-gara kejahatan edan yang pernah dilakukan.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA