Inilah 4 Kasus Pemukulan Pada Petugas Bandara yang Pernah Bikin Masyarakat Geram

Mirisnya kebanyakan dilakukan oleh mereka yang punya jabatan

oleh Arief Dian
07:00 AM on Aug 1, 2017

Lagi, petugas Avsec mengalami perlakuan tidak baik oleh penumpang. Lantaran ingin mengingatkan kalau ada yang melanggar peraturan, akibatnya mereka yang jadi samsak tinjunya. Para penumpang itu seolah lupa kalau para petugas Avsec itu hanya melaksanakan tugasnya tidak ada keinginan lain.

Ternyata ini bukan kejadian serupa juga pernah beberapa kali terjadi di Indonesia. Mirisnya kebanyakan pelakunya adalah para orang-orang yang punya jabatan tinggi. Meski orang yang dipandang, namun sayang banyak dari mereka yang sering main tangan. Sembari menengok ke belakang, berikut kejadian penganiayaan para petugas bandara yang pernah terjadi di Indonesia.

Baca Juga
Dinobatkan Jadi Atlet Tercantik dan Terseksi SEA Games 2017, Ini Lho Pesona Lindswell Kwok Yang Bikin Indonesia Bangga
Inilah 4 Bukti Kalau Pengguna Medsos yang Ada di Indonesia Polosnya Bukan Main

Petugas diberi bogem mentah oleh oknum TNI

Beberapa waktu yang lalu, sempat viral mengenai pemberitaan pemukulan salah seorang petugas bandara oleh oknum TNI. Usut punya usut, hal itu terjadi karena kesalahpahaman saja. Saat itu, oknum TNI bernama MH mengantarkan ibunya yang akan melakukan check-in di bandara. Karena tidak mengerti prosedurnya, maka MH memutuskan untuk menemaninya melakukan check –in.

Dipukul oknum TNI [image source]
Namun langkah MH harus terhenti karena di pintu bandara karena tidak memiliki tiket. Petugas di sana menyarankan agar MH meminta izin terlebih dahulu baru bisa masuk. Namun saat izin diperoleh, ibu MH sudah terlambat berangkat dan harus membayar uang jika ingin naik di penerbangan berikutnya. Karena kesal, oknum TNI itu datang ke petugas  tadi sembari memberikan bogem mentah hingga berdarah. Ini jadi pelajaran buat kita, jika akan naik pesawat agar datang beberapa jam lebih awal dari keberangkatan.

Istri jenderal tampar petugas

Sempat viral mengenai video penamparan petugas bandara yang dilakukan oleh wanita yang mengaku istri jenderal. Kejadian tersebut terjadi saat pelaku yang berinisial JW tidak mau menolak melepas jamnya saat diperiksa di alat detektor metal.

Istri Jenderal tampar petugas [image source]
Sudah berkali-kali coba dihentikan, namun perempuan yang satu ini tetap ngotot untuk masuk. Setelah terjadi cekcok yang lumayan lama, JW malah menampar petugas bandara yang menghalangnya tadi. Usut punya usut JW melakukan hal tersebut karena sudah keburu akan pergi, namun saat semua barang sudah diperiksa, sayang dia kelupaan kalau jam tangannya masih menempel. Akhirnya terjadilah peristiwa tersebut.

Dokter militer asal pukul saja

Tak selang beberapa lama sejak penamparan yang dilakukan istri Jendral, muncul lagi kasus serupa. Kejadian ini terjadi ketika seorang dokter  militer angkatan laut melakukan pemeriksaan barang bawaan di bandara. Awalnya semua nampak biasa saja, hingga dokter militer yang berinisial FS ini memberontak pada petugas.

Ditampar dokter militer [image source]
Sepertinya FS tidak mau diperiksa, padahal jelas ada metal yang masih menempel di badannya. Ketika petugas datang yang ada malah cekcok diantara keduanya yang berakhir dengan pemukulan pada petugas bandara. Beruntung kedua pihak mau berdamai satu sama lain. FS mengaku menyesal dan siap ganti rugi jika memang perlu.

Pejabat melakukan kekerasan di bandara

Pada tahun 2013, terjadi kejadian memalukan yang dilakukan oleh seorang pejabat negara di sebuah bandara. Bagaimana tidak, wakil rakyat ini dengan sengaja menampar seorang petugas akibat ulah tidak sabarannya. Kejadian dimulai saat sang pejabat diminta untuk masuk ke dalam pesawat.

Ditampar pejabat [image source]
Namun lantaran bus penjemput tidak kunjung datang, pejabat ini mulai kehilangan kesabaran. Saat petugas bandara datang untuk menjelaskan kenapa keterlambatan itu bisa terjadi, sang pejabat malah menamparnya dengan keras. Akibat ulah yang tidak patut dicontoh oleh pejabat ini, dia harus divonis 15 hari dan satu bulan masa percobaan.

Sebagai orang yang berpendidikan dan punya jabatan, seharusnya hal seperti itu jangan sampai dilakukan. Takutnya, perilaku buruk itu malah jadi panutan buat generasi yang lebih muda. Kita mesti ingat kalau petugas Avsec pun juga manusia seperti kita.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
error put content