Terungkap! Mata-Mata Ini Menginspirasi Terciptanya Karakter James Bond

oleh Destriyana
13:48 PM on Apr 6, 2016

Karater James Bond yang diciptakan oleh Ian Fleming telah menyedot perhatian dunia. Aksi beraninya saat menjalankan misi-misi rahasia bahkan selalu sukses membikin penonton takjub pada sosoknya. Belum lagi, sosok mata-mata Inggris itu juga digambar memiliki paras tampan, serta pesona seorang don juan yang tak bisa ditolak wanita mana pun.

Namun siapa sangka, ternyata karakter yang sering kita lihat dalam film itu ternyata dulunya benar-benar ada di dunia nyata. Adalah Sidney Reilly, inspirator nyata untuk karakter James Bond yang dibuat oleh Ian Fleming. Sosoknya begitu dikagumi karena kepiawaiannya dalam menyamar dan bernegosiasi. Semakin penasaran? Nah, berikut adalah tujuh fakta menarik tentang Sidney Reilly.

Baca Juga
Dinobatkan Jadi Atlet Tercantik dan Terseksi SEA Games 2017, Ini Lho Pesona Lindswell Kwok Yang Bikin Indonesia Bangga
Inilah 4 Bukti Kalau Pengguna Medsos yang Ada di Indonesia Polosnya Bukan Main

1. Terlahir dengan nama Sigmund Georgievich Rosenblum

Sebelum dikenal sebagai Sidney Reilly, mata-mata rupawan ini ternyata terlahir dengan nama Sigmund Georgievich Rosenblum. Sayangnya, tempat dan waktu kelahirannya masih jadi perdebatan sampai sekarang. Ada yang menyebut Sidney lahir di Ukraina pada 1874, sementara lainnya menyebut dia lahir di Polandia pada 1873.

image 1
Terlahir dengan nama Sigmund Georgievich Rosenblum [ Image Source ]
Ayah Sidney bernama Grigory Rosenblum yang dikenal sebagai seorang tuan tanah dan kontraktor kaya raya. Namun, kemudian diketahui jika Sidney ternyata bukan anak biologis Grigory. Usut punya usut, dia rupanya anak dari sepupu Grigory, yang diketahui telah berselingkuh dengan ibu Sidney, Paulina. Paulina Rosenblum dikenal sebagai seorang pianis berbakat.

2. Seorang Penakluk Wanita

Dalam film James Bond, tokoh utamanya digambarkan sebagai pria yang pintar memikat hati wanita. Oleh sebab itu, dalam setiap serinya, Bond selalu dipasangkan dengan sosok wanita yang berbeda. Ternyata, di kehidupan nyata, Sidney Reilly sendiri memang memiliki kepribadian demikian. Dia diketahui suka bergonta-ganti pasangan dan sering mengunjungi tempat-tempat hiburan malam.

image 2
Seorang penakluk wanita [ Image Source ]
Namun, Sidney sempat menikah dengan seorang wanita bernama Margaret Thomas, istri muda dari Pendeta Rev Hugh Thomas. Keduanya berselingkuh di belakang Rev, hingga pada suatu hari pria tua itu ditemukan meninggal di sebuah kamar hotel. Semua tuduhan mengarah pada Sidney dan Margaret kala itu, tapi sayangnya tak ada bukti yang bisa menjerat mereka.

3. Jago Mengelabui Target

Saat menonton film James Bond, kamu pasti merasa kagum dengan kepiawaian mata-mata itu dalam mengelabui targetnya. Ya, Sidney Reilly memang terkenal dengan keahlian itu. Gaya berbohongnya yang begitu lihai sukses memesona lawan bicaranya. Bahkan, pembawaan Sidney yang percaya diri dan berani juga membuat orang-orang di sekitarnya merasa segan.

image 3
Jago megelabuhi target [ Image Source ]
Ketika menggeluti pekerjaan sebagai broker, Sidney kerap mengaku kalau dirinya berkuliah di Trinity College, Cambridge, Inggris dan Universitas Heidelberg, Jerman. Namun pada kenyataannya, tidak ditemukan bukti jika dia memang pernah menuntut ilmu di sana. Meski begitu, para kolega dan kliennya sangat percaya pada kata-katanya.

4. Mata-Mata Paling Berani

Sidney Reilly diakui sebagai salah satu mata-mata paling pemberani dalam sejarah spionase dunia. Pada tahun 1917, ketika terjadi Revolusi Rusia, Partai Bolshevik yang dikepalai oleh Vladimir Lenin berhasil merebut kekuasaan. Alih-alih mempererat hubungan dengan Inggris yang sebelumnya mendukung Rusia, Lenin justru mendekati Jerman untuk diajak berdamai. Hal itu membuat Inggris sangat marah. Ketegangan itu kemudian membuat Inggris berusaha mengorek keterangan tentang peran Partai Bolshevik dan bagaimana situasi di Rusia saat itu.

image 4
Mata-mata palintg berani [ Image Source ]
Dalam misi tersebut, SIS (Secret Intelligence Service) merekrut Sidney yang dianggap lihai dalam penyamaran dan tugas pengintaian. Setelah melalui perjalanan berbahaya untuk sampai ke Moskow, Sidney dengan begitu berani menghadap pimpinan Rusia, Lenin. Dia bahkan mengaku sebagai utusan khusus dari Perdana Menteri Inggris. Sayangnya, rencana Sidney gagal karena dia tidak diperbolehkan bertemu Lenin, melainkan hanya asistennya. Setibanya di Inggris, para petinggi SIS langsung memanggil Sidney untuk diinterogasi. Mereka menilai bahwa tindakan Sidney terlalu berbahaya.

5. Kelabui Rusia Dengan Menyamar Jadi Petugas Kedutaan Jerman

Bukan Sidney Reilly namanya kalau tidak bisa mengelabui musuh. Dalam misinya, dia pernah melakukan aksi yang kala itu dianggap sangat berbahaya dan paling berani dalam sejarah spionase. Sidney dengan begitu berani datang ke Moskow untuk menemui kepala operasi Inggris, Robert Bruce Lockhart. Mereka bersama-sama menyusun strategi untuk menjatuhkan pemerintahan Lenin. Sayangnya sebelum rencana itu terwujud, informan Lenin telah mengetahuinya terlebih dulu.

image 5
Kelabui Rusia Dengan Menyamar Jadi Petugas Kedutaan Jerman [ Image Source ]
Lenin kemudian memerintahkan untuk melakukan investigasi besar-besaran yang terkenal dengan sebutan Red Terror. Lockhart bahkan berhasil ditahan, namun setelah itu dia dibebaskan dengan syarat barter tahanan dengan Inggris. Meski tampaknya sangat mustahil untuk keluar hidup-hidup dari Rusia, rupanya kecerdikan Sidney mampu membuatnya lolos diri. Dia pun sukses mengelabui para penjaga dengan menyamar sebagai petugas dari kedutaan Jerman.

6. Memanfaatkan Perang Untuk Mendapatkan Uang

Ternyata, selain lihai menjalankan misi sebagai seorang agen rahasia, Sidney Reilly juga dikenal mahir berbisnis. Ketika Perang Dunia I pecah, dia melihat itu sebagai ladang uang yang mampu memakmurkan dirinya. Karena ketika itu Inggris dan Rusia bersekutu, Sidney kemudian memanfaatkan situasi itu dengan menjadi broker dalam pengiriman senjata dan amunisi dari tentara Rusia ke produsen Amerika dan Jepang.

image 6
Memanfaatkan Perang Untuk Mendapatkan Uang [ Image Source ]
Tak perlu ditanya soal komisi, kekayaan Sidney tentunya langsung melesat seiring dengan tingginya nilai transaksi yang ditanganinya. Bahkan, bisnis yang dijalaninya itu bernilai lebih dari jutaan dollar. Saat bernegosiasi dengan para kliennya, Sidney juga mengaku bahwa dirinya pernah berkuliah di Trinity College, Cambridge, Inggris dan Universitas Heidelberg, Jerman. Meski pun hingga sekarang tidak ada bukti yang mampu membenarkan pernyataannya itu.

7. Menjadi Buruan Rusia

Sepak terjangnya sebagai mata-mata Inggris yang ingin menjatuhkan pemerintahan Bolshevik, membuat para petinggi partai itu marah besar. Melalui OGPU, dinas intelijen dan polisi rahasia yang dibentuk oleh Partai Bolshevik, Rusia berusaha menangkap Sidney hidup atau mati. Selain Sidney, Rusia kala itu juga menargetkan Boris Savinkov, seorang anti-Bolshevik. Namun, OGPU tidak berhasil menculik Sidney. Mereka hanya mampu menangkap Boris. Karena misi itu belum membuahkan hasil, OGPU berusaha menangkap Sidney dengan menyamar sebagai seorang anti-Bolshevik.

image 7
Menjadi buruan rusia [ Image Source ]
OGPU kemudian memancing Sidney untuk keluar dengan mengadakan pertemuan rahasia di perbataran Rusia. Saat itu juga, Sidney langsung diringkus dan dijebloskan dalam penjara. Beberapa ahli meyakini kalau Sidney masih hidup, meski Rusia telah menunjukkan foto jenazah agen itu ke publik. Bahkan, pemerintah Inggris sendiri masih tidak percaya dengan foto itu. Mereka justru meyakini kalau Sidney mungkin telah berhasil meloloskan diri dari penjara atau sebaliknya, sudah membelot ke Rusia.

Inilah tujuh fakta menarik tentang Sidney Reilly yang berhasil menginspirasi Ian Fleming untuk menciptakan tokoh James Bond.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA