5 Ketidaksesuaian Fakta dalam Film Jurassic World

oleh Adi Nugroho
10:10 AM on Jun 15, 2015

Salah satu film paling ditunggu tahun ini adalah Jurassic World. Film ini semacam kelanjutan dari film bergenre serupa dengan judul Jurassic Park yang sangat beken di tahun 1993. Meski mendulang kesuksesan yang besar, ternyata film ini masih ada kecacatan. Terutama fakta-fakta yang tidak sesuai dengan sains.

Kesalahan-Fakta-Dalam-Jurassic-Park

Baca Juga
Tak Banyak yang Tahu, Inilah Aksi Hebat Kepolisian Indonesia yang Begitu Disegani di Dunia
6 Cara Ini Bisa Dipakai Agar Tragedi ‘Panjat Pinang Maut’ Tak Terjadi Lagi

Baca Juga: Negara Mana Yang Punya Tentara Paling Cantik? Cari Tahu Di Sini!

Hal serupa ternyata masih diulangi oleh film Jurassic World yang tayang dengan efek animasi lebih dahsyat. Apa saja kesalahan fakta ilmiah itu? Yuk, kita simak bersama-sama.

1. Masih Menggunakan Nyamuk Yang Sama Untuk Mendapat DNA Dinosaurus

Film Jurassic Park (1993) pernah mendapat kritik tajam karena tidak menampilkan fakta yang benar. Dalam film ditayangkan bagaimana para ilmuwan mendapatkan sebuah dinosaurus. Ilmuwan-ilmuwan itu menggunakan nyamuk yang terjebak dalam getah pohon yang menjadi fosil hingga akhirnya ditemukan.

Toxorynchites rutilus [image source]
Toxorynchites rutilus [image source]
Nyamuk itu memiliki nama latin Toxorhynchites rutilus. Pada kenyataannya, nyamuk jenis ini sama sekali tidak menghisap darah, terlebih darah dari dinosaurus. Meskipun hal ini terjadi maka DNA yang terkandung dalam darah dinosaurus dipastikan telah hancur. Ilmuwan meyakini sebuah DNA utuh tidak akan dapat bertahan lebih dari 1,5 juta tahun. Padahal dinosaurus telah punah lebih dari 1,5 juta tahun lalu.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA
error put content