5 Jimat Mengerikan Asli Indonesia Ini Konon Masih Sering Dipakai Banyak Orang

oleh Rizal
16:05 PM on May 18, 2016

Soal mistis dan klenik, orang Indonesia memang takkan pernah bisa lepas dari hal tersebut. Bahkan meskipun ketika teknologi sudah masuk dan menjajah hal-hal yang bersifat supranatural, kebiasaan klenik orang Indonesia masih akan selalu bisa ditemui. Tak hanya pesugihan dan santet, hal-hal yang berbau jimat juga masih terasa sekali gaungnya.

Baca Juga :6 Kisah Pendekar Asli Indonesia yang Kehebatannya Bikin Penjajah Kerepotan

Baca Juga
Nggak Terima Anaknya Ditegur, Orangtua Zaman Now Langsung Hajar Guru SMA di Kendari
4 Fakta Mengenai Beberapa Petinggi TNI yang Dilarang Menginjakkan Kaki di Amerika

Jimat ini memang masih banyak penggemarnya. Tujuan para penggunanya sendiri macam-macam karena jimat memang memiliki beragam fungsi. Ada yang berkhasiat untuk pengasihan, kebal, bisa lari cepat, bikin kaya dan sebagainya. Meskipun populer,  jimat tidak bisa main pasang begitu saja. Ia punya syarat dan ketentuannya sendiri.

Nah, berikut adalah beberapa jimat populer yang konon masih banyak peminatnya. Tidak disarankan untuk mencoba memakai, karena beberapa dipercaya punya konsekuensi dan pantangan yang berat.

1. Taring Raja Babi, Jimat Sumber Kekuatan Besar

Dibacok tak mempan, di-dor kepalanya pakai sniper cuma lecet, ditimpa batu kepalanya bisa tetap hidup, ada lho kejadian-kejadian ganjil macam ini. Dan kalau dipandang dari sisi klenik, bisa dipastikan orang sakti tersebut punya jimat khusus. Ada beberapa jenis jimat yang dipercaya bisa membuat seseorang kebal dan tak bisa mati. Salah satunya adalah taring raja babi.

Taring Raja Babi [Image Source]
Taring Raja Babi [Image Source]
Cara mendapatkan taring satu ini susah luar biasa kata orang-orang yang ngerti. Harus keluar masuk hutan dengan risiko luka atau bahkan kematian. Tak hanya susah cara mendapatkannya, jimat ini juga punya pantangan yang besar. Ya, pantangan tersebut adalah tak boleh bercinta selamanya. Kebal tapi kebutuhan biologis penting dihapus, mau?

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA