Jika Prostitusi di Indonesia Legal, Hal-Hal Mengejutkan Ini Bisa Saja Terjadi

oleh Adi Nugroho
11:41 AM on Oct 31, 2016

Hingga saat ini, negara yang melegalkan adanya prostitusi adalah Belanda, Bangladesh, Brazil, Kolombia, dsb. Selain negara itu, prostitusi masih dilarang bahkan dianggap sebagai hal yang melanggar hukum. Di Indonesia sendiri, prostusi dilarang dan dianggap sebagai sesuatu yang memalukan oleh banyak orang. Terlebih lagi, Indonesia adalah negara dengan mayoritas penduduknya adalah muslim.

Jika suatu ketika atau saat entah karena apa prostitusi di Indonesia menjadi legal. Kira-kira apa yang akan terjadi di Indonesia ya? Yuk, mari kita coba sedikit membayangkan seperti apa jadinya negeri yang gemah ripah loh jinawi ini.

Baca Juga
Bukan Tanpa Tujuan, Ini Loh Alasan Kenapa Teh Itu Baiknya Dipetik di Pagi Hari
Mirisnya Tata Krama Murid Sekarang, Guru Mendidik Sepenuh Hati Malah Dibuat Candaan

1. Perdagangan Manusia Meningkat

Semakin banyak permintaan akan wanita yang dipekerjakan di prostitusi, maka akan semakin banyak pula wanita yang dibutuhkan. Kalau tidak banyak pekerja yang secara sadar menyerahkan dirinya, penculikan atau perdagangan wanita akan terjadi. Kalau keadaan ini memburuk bukan tidak mungkin anak-anak juga akan diperdagangkan mengingat keuntungannya sangat fantastis.

perdagangan manusia meningkat [image source]
perdagangan manusia meningkat [image source]
Tentunya hal itu sangat mengerikan untuk dibayangkan. Kejahatan macam ini tak memandang usia ataupun latar belakang, terutama bagi perempuan yang bakalan sering jadi korban. Efeknya pun berkepanjangan. Bisa meningkatkan angka permasalahan sosial karena korban yang trauma, orang hilang, hingga keluarga yang ditinggalkan. Ini baru satu hal, masih ada kekacauan lain yang bisa timbul dari efek di poin berikutnya.

2. Penyakit Mematikan Akan Menyebar

Pelegalan prostitusi secara tidak langsung akan meningkatkan risiko seseorang terkenal HIV/AIDS. Oke katakanlah orang itu sudah menggunakan pengaman seperti kondom, namun kemungkinan benda itu bocor masih saja terjadi. Selain HIV/AIDS penyakit menular lainnya juga masih bisa ditemui seperti sifilis yang sangat mengerikan. Pelegalan prostitusi tanpa adanya kesadaran akan kesehatan hanya akan membawa petaka yang berkepanjangan. Masalah biaya pengobatan, dikucilkan dan sebagainya.

persebaran HIV/AIDS [image source]
persebaran HIV/AIDS [image source]
Ngomong-ngomong soal kondom, mungkin penjualannya akan melejit seperti mie instant. Tapi secara Indonesia ini kerap terjadi pro dan kontra, mungkin bisa terjadi demo-demo kecil yang menjamur akibat penjualan kondom yang mudah diakses siapapun termasuk anak di bawah umur. Demo-demo kecil, tapi banyak. Malah makin pusing deh aparat dan pemerintah.

3. Wanita Tidak Memiliki Harga Diri Lagi

Wanita akan semakin tidak dianggap oleh pria. Meski kemungkinan prostitusi pria bisa terjadi. Saat prostitusi dilegalkan, sebagian pria hidung belang akan menganggap wanita sebagai sebuah komoditas saja. Mereka tidak akan dimanusiakan. Pria tersebut selalu beranggapan kalau uang bisa membeli wanita yang dia inginkan dengan lebih mudah.

harga diri wanita [image source]
harga diri wanita [image source]
Hal ini juga akan menyulitkan kaum hawa dalam memperoleh keadilannya, baik yang masih single maupun yang sudah berumah tangga. Dan kita akan kembali ke jaman di mana perempuan harus memperjuangkan hak mereka. Banyak ketimpangan yang jadinya akan dimaklumi dan lebih merugikan perempuan daripada laki-laki.

4. Pemerintah Untung Besar

Saat dilegalkan keberadaannya, prostitusi akan menjadi sebuah pekerjaan atau bisnis yang dikenai pajak. Bayangkan bisnis prostitusi sudah bagaikan bisnis karaoke yang menjamur mulai dari kelas ekonomi rendah, menengah, hingga eksklusif.

bayar pajak [image source]
bayar pajak [image source]
Seperti halnya di Belanda, mereka akan dikenakan pajak penghasilan dan harus dibayarkan sebulan atau setahun sekali. Kalau di Indonesia juga berlaku hal yang sama, pajak dari bisnis prostitusi akan menyumbang cukup banyak keuangan negara, kalau tidak diembat oleh koruptor sih.

5. Muncul Banyak Tempat Prostitusi

prostitusi [image source]
prostitusi [image source]
Jumlah pekerja seks komersial yang meningkat akan membuat munculnya banyak tempat prostitusi di Indonesia. Bisa saja di negeri ini akan muncul red light district seperti yang ada di Belanda. Indonesia akan menjadi negara tujuan wisata esek-esek yang cukup menggiurkan. Barangkali para pekerja dari luar negeri juga akan pindah ke sini kalau pasarnya cukup banyak dan menjanjikan.

6. Minimnya Kejahatan Terhadap PSK

minimnya kejahatan [image source]
minimnya kejahatan [image source]
Saat prostitusi dilegalkan di Indonesia, maka mereka menjadi pekerja yang dilindungi oleh undang-undang. Mereka tidak ubahnya pekerja kantoran yang sama-sama membayar pajak. Selama ini para PSK bungkam karena mereka takut ikutan diciduk karena profesi yang mereka lakukan melanggar hukum yang berjalan di Indonesia.

7. Terjadi Pergeseran Pandangan tentang Hubungan Badan

Masyarakat di Indonesia mayoritas memeluk Islam dan budayanya ketimuran. Hal-hal seperti hubungan badan selalu dihubungkan dengan ritual keagamaan atau adat yang suci. Seseorang tidak bisa melakukan hal itu sebelum menikah secara resmi. Jika prostitusi dilegalkan, hubungan seksual secara aktif dan bebas bisa saja terjadi. Negeri ini secara perlahan akan menyamai kebiasaan yang dilakukan di negara yang melegalkan seks bebas.

pergeseran makna hubungan badan [image source]
pergeseran makna hubungan badan [image source]
Tapi efek dominonya juga akan menanti. Mulai dari meningkatnya praktik aborsi, banyak kasus sosial seperti kawin cerai hingga perselingkuhan, hingga potensi seks di bawah umur yang terjadi karena perilaku mengamati dan meniru oleh generasi muda.

BACA JUGA:  Gunung Mirip Piramida di Indonesia Ini Tidak Hanya Indah tapi Juga Menyimpan Misteri

Inilah beberapa hal yang mungkin saja akan terjadi kalau praktik prostitusi dilegalkan di Indonesia. Hal-hal mengejutkan dan mengerikan seperti di atas bisa saja membuat negeri ini jadi hancur perlahan-lahan terutama pada moralitasnya.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA