Gila! Jepang Ingin Datangkan Hujan Meteor Untuk Rayakan Olimpiade 2020!

oleh Tetalogi
12:06 PM on May 26, 2016

Menjadi tuan rumah pesta olahraga dunia semacam Olimpiade memang jadi kebanggaan tersendiri. Jadi nggak heran kalau negara yang menjadi tuan rumah akan berusaha maksimal untuk menampilkan yang terbaik dalam upacara penyambutan.

Kali ini, giliran Jepang yang akan menjadi tuan rumah Olimpiade pada tahun 2020 mendatang. Pesta olahraga itu akan diselenggarakan di Tokyo, dan perusahaan Star-ALE membuat rencana besar untuk menyambut acara tersebut.

Baca Juga
6 Alasan Kenapa One Piece Nggak Pernah Bikin Penggemar Bosen Meski Sudah 20 Tahun
Inilah 4 Alasan Mengapa Profesi TKI Bisa Bikin Seseorang Jadi Kaya Mendadak

Menciptakan Hujan Meteor Buatan Untuk Upacara Pembukaan Olimpiade

Pesta kembang api mungkin sudah dianggap biasa bagi perusahaan tersebut. Karenanya sebuah perusahaan start-up mencoba menghadirkan sesuatu yang lebih spektakuler seperti hujan meteor.

Ilustrasi langit Tokyo [Image Source]
Ilustrasi langit Tokyo [Image Source]
Perusahaan Star-ALE yang baru berdiri tersebut sedang mendesain pertunjukan hujan meteor buatan untuk penyelenggaraan Olimpiade tahun 2020 nanti. Rencananya pertunjukkan tersebut bisa disaksikan di langit Tokyo selama pertandingan dalam radius 120 mil.

Dibuat dengan Menciptakan Proses Jatuhnya Meteor

Bintang jatuh yang asli terjadi ketika partikel di luar angkasa masuk ke atmosfer dan terbakar. Nah, perusahaan tersebut ingin mereka ulang proses ini untuk menghasilkan hujan meteor buatan.

Bahan yang berbeda menghasilkan warna meteor yang berbeda pula [Image Source]
Bahan yang berbeda menghasilkan warna meteor yang berbeda pula [Image Source]
Cara yang mereka lakukan adalah dengan meluncurkan mikrosatelit berisi 5 ribu hingga 10 ribu pelet yang mudah terbakar. Pelet ini dibuat dari macam-macam metal dan elemen agar bisa menghasilkan warga yang beragam. Nantinya pelet ini akan menyala di ketinggian 35 sampai 50 mil di atas bumi sehingga terjadilah percikan warna-warni seperti hujan meteor.

Proyek yang Masih dalam Tahap Uji Coba

Saat ini, proyek hujan meteor buatan ini masih berada dalam tahap uji coba di ruang hampa udara dan gas bersuhu tinggi. Jika semua berjalan sesuai rencana, hujan meteor buatan ini akan bisa dilihat di wilayah dalam radius 400 kali lebih luas dari kembang api.

Meteor buatan [Image Source]
Meteor buatan [Image Source]
ALE berencana meluncurkan satelit pertamanya pada tahun 2017 nanti. Jika semua sukses, tahun 2018 proyek ini akan dikomersilkan yang artinya negara manapun nanti juga bisa menciptakan hujan meteor buatan ini.

Meski Menakjubkan, Ada Kendala Lain yang Perlu Dipikirkan

Kelihatannya menarik sih karena kita bisa melihat hujan meteor di langit. Tapi ternyata beberapa orang masih sangsi dengan proyek besar ini. Pasalnya pembakaran pelet tersebut bisa menghasilkan cahaya yang sangat terang dan jelas berarti polusi udara di Tokyo akan makin tinggi.

Tidak hanya itu saja, agar pertunjukan hujan meteor ini bisa sukses, pada akhirnya semua juga tergantung pada cuaca. Awan apapun yang terletak di atmosfer rendah akan menghalangi tampilan meteor tersebut.

Pertunjukan hujan meteor jelas akan membuat upacara Olimpiade makin mewah dan meriah. Karena kita sendiri jarang bisa melihat bintang jatuh apalagi hujan meteor. Tapi, asalkan dibuat dengan cara yang aman dan tidak membahayakan bagi siapapun, tentu inovasi ini patut diacungi jempol.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA