Jatuh Bangun Jatuh Grup Band Padi

oleh venny
11:06 AM on Jan 23, 2015

Ari Tri Sosianto, tak bisa berkutik ketika ditangkap dan digiring ke Mapolres Jakarta Selatan pada Kamis (22/01/2015) dini hari di studio musik, Jalan Matahari Raya, Pisangan, Ciputat, Tangerang Selatan.

Ari yang dikenal sebagai gitaris grup musik Padi itu ditangkap karena kepemilikan narkoba. Kini Ari diamankan beserta barang bukti berupa satu paket sabu, alat bong, alumunium foil, dan korek api. Setelah dilakukan pemeriksaan urine, hasilnya positif metafetamin dan amfetamin.

Baca Juga
Bukan Tanpa Tujuan, Ini Loh Alasan Kenapa Teh Itu Baiknya Dipetik di Pagi Hari
Mirisnya Tata Krama Murid Sekarang, Guru Mendidik Sepenuh Hati Malah Dibuat Candaan

Grup band Padi
Grup band Padi

Ari bersama 4 orang personel grup Padi lainnya, yaitu Piyu, Fadli, Rindra, dan Yoyo merupakan penggagas grup band yang yang terbentuk 8 April 1997. Saat itu mereka berlimma masih berstatus mahasiswa.

Menurut cerita Yoyo, grup yang mereka dirikan awalnya bernama soda, namun tak lama namanya diganti menjadi Padi. Harapannya agar seperti filosofi padi yang makin berisi makin merunduk. Padi diibaratkan lambang kesejahteraan.

Grup yang dibentuk mahasiswa Universitas Airlangga, Surabaya ini tak serta merta meraih kesuksesan. Mereka pernah mengalami penolakan dari beberapa perusahaaan rekaman besar. Namun mereka berlima tak menyerah begitu saja, mereka membuat demo lagu dan berangkat sendiri ke Jakarta untuk berjuang.

Bahkan dalam situs resmi Padi juga diceritakan pengalaman pahit mereka yang pernah tidur di sambungan kereta karena kehabisan tiket dan makan nasi basi. “Pernah merasakan tidur di sambungan kereta api karena kehabisan tiket, dan juga pernah merasakan makan nasi basi karena sewaktu beli nasi bungkus di kereta ternyata dapatnya yang sudah basi, tapi karena sudah kelaparan akhirnya di makan bagian nasi yang belum basi,” demikian isi tulisan di situs resmi Padi.

Berkat usaha keras mereka akhirnya perusahaan rekaman besar, Sony Music Indonesia merangkul mereka. Lagu-lagu Padi yang  identik dengan suara Fadly yang berat dan serak-serak basah ternyata mampu menyedot animo pendengarnya, lagu-lagunya melejit bak meteor. Sebut saja lagu Sobat, Begitu Indah, Mahadewi, semuanya booming kala itu.

Album pertama Padi diberi nama Lain Dunia dirilis tahun 1999 dan mendapatkan platinum pada bulan April 2000 dan quadraple platinum pada tahun 2001. Album keduanya Sesuatu yang Tertunda, menyusul tahun 2001 terjual sebanyak 1,6 juta kopi dan mendapat 10x Platinum pada tahun 2002. Menyusul kemudian album ketiga, Save My Soul diluncurkan pada tanggal 18 Juni 2003. Dalam lagu “Sesuatu Yang Tertunda”, Padi berduet dengan musikus pujaan mereka, Iwan Fals. Kemudian tahun 2005 Padi merilis album yang diberi nama Padi ¬†yang merupakan album untuk mengiringi film Ungu Violet yang dibintangi Dian Sastro dan Rizky Hanggono. Tahun 2007 Padi kembali menelurkan album yang diberi nama Tak Hanya Diam.

Sayangnya, kini Padi memutuskan untuk vakum, Personilnya memiliki kesibukan masing-masing. Piyu sibuk dengan proyek solo. Fadly, Rindra dan Yoyo memutuskan tetap bersama dan membentuk grup Musikimia. Sementara ari tak terdengar gaungnya.

Perwakilan Sony Music Indonesia, Sundari Marzuki menuturkan setelah terkenal, gaya hidup grup Padi mulai berbeda. Namun ia menegaskan, itu semua pilihan mereka sendiri. “Narkoba mungkin sudah jadi bagian dari lifestyle, sekalipun berisiko. Apa pun yang terjadi itu pilihan personal mereka,” kata Sundari

Berbagai kasus memang pernah mendera para personel Padi. Yoyo pernah ditangkap dengan kasus narkoba tahun 2011 silam serta kabar keretakan rumah tangganya yang dipicu perselingkuhan yang dilakukan Yoyo, hingga akhirnya pernikahan Yoyo dan Rossa harus berakhir. Kasus rumah tangga juga pernah menimpa rumah tangga Piyu, istrinnya Florina dikabarkan menghilang dan memiliki hubungan dengan pria lain, nama pengusaha Adiguna Sutowo terseret dalam kasus ini. Namun kasus ini menghilang dengan sendirinya.

Kini, Ari sang gitaris yang dikenal pendiam terjebak dalam masalah narkoba. Hingga mengakibatkan ayah 2 anak ini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan mendekan di Polres Jakarta selatan akibat penyalahgunaan obat terlarang.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA