4 Fakta Miris ini Menunjukkan Jika Israel Adalah Penjahat Perang

oleh Adi Nugroho
14:00 PM on Feb 16, 2016

Konflik yang terjadi antara Israel dan Palestina sudah terjadi sejak pertengahan abad ke-20 hingga sekarang. Konflik terbesar terjadi antara tahun 1964-1993 dengan korban lebih dari 21.000 jiwa. Korban terbanyak dimiliki oleh Israel yang secara kekuatan memang kalah jauh. Apalagi Palestina terus melakukan penekanan hingga akhirnya wilayah yang dimiliki oleh Israel menjadi semakin sempit.

Apa yang dilakukan Palestina ke Israel sudah dianggap sebagai kejahatan perang. Bahkan banyak sekali lembaga internasional memberikan predikat buruk kepada sekutu Amerika di Timur Tengah itu. Boombastis telah merangkum 4 hal yang menunjukkan jika Israel adalah penjahat perang.

Baca Juga
Bukan Tanpa Tujuan, Ini Loh Alasan Kenapa Teh Itu Baiknya Dipetik di Pagi Hari
Mirisnya Tata Krama Murid Sekarang, Guru Mendidik Sepenuh Hati Malah Dibuat Candaan

1. Israel Menyiksa Anak-Anak Palestina

Israel banyak sekali menangkap anak-anak dari Palestina yang berusaha melawan serangan yang dilancarkan. Akibatnya banyak dari mereka yang ditangkap lalu dipenjara di tempat yang mengerikan. Bahkan mereka juga mengalami siksaan yang sangat berat hingga berujung pada kematian yang mengenaskan.

anak palestina [image source]
anak palestina [image source]
Seorang anak dari Palestina bernama Waim Marouf ditemukan meninggal dunia di penjara Israel. Tubuhnya memiliki 28 luka bakar akibat rokok di tangan, dada, dan juga punggung. Diduga anak ini mengalami siksaan mengerikan dan meninggal akibat tubuh tak bisa lagi menahan rasa sakit yang telah mengumpul selama berbulan-bulan. Kasus Waim hanyalah salah satu bukti jika Palestina benar-benar penjahat perang. Karena seharusnya anak-anak dilindungi saat terjadi konflik, tidak dipenjara lalu disiksa hingga tak bernyawa.

2. Israel Membunuh Wanita dan Anak-Anak

Hidup di daerah konflik Isreal dan Palestina adalah hal yang mengerikan. Setidaknya itulah yang dialami oleh banyak sekali wanita dan juga anak-anak yang ditinggalkan suaminya untuk berperang. Mirisnya, Israel tak memedulikan siapa saja mereka, mau anak-anak, mau wanita sekali pun tetap akan dibombardir dengan cara yang mengerikan. Seperti yang terjadi di Oktober tahun 2015 silam.

Palestina dibom [image source]
Palestina dibom [image source]
Seorang wanita hamil dan anak-anak meninggal dunia setelah diberondong peluru dari pesawat tempur milik Israel. Apa yang terjadi pada wanita dan anak-anak ini adalah bukti jika Israel tidak mengindahkan adanya hak asasi manusia. Negeri itu hanya bernafsu menguasai semua wilayah tanpa memedulikan nasib orang lain. Kejahatan perang yang dilakukan oleh Israel benar-benar tak bisa ditolerir lagi.

3. Memancing Konflik Menjadi Berkepanjangan

Sebuah konflik akan terus terjadi jika kedua belah pihak tak mau menyerah, tak ada pihak yang kalah, dan ada pihak yang sengaja memancing masalah untuk membuat kerusakan semakin parah. Israel adalah negara yang menginginkan konflik terus terjadi sampai kapan pun. Dengan begitu, lambat laun daerah yang dicaplok akan semakin besar. Selain itu para milisi dari Palestina juga akan semakin habis.

memancing konflik [image source]
memancing konflik [image source]
Israel memiliki trik untuk memancing konflik dengan konfrontasi. Akhirnya pihak Palestina geram dan melancarkan aksi serangan. Dari aksi serangan inilah Israel akan membalas dengan kekuatan yang jauh lebih besar. Mereka akan berdalih jika serangan itu dilakukan untuk membela diri, membalas apa yang telah Palestina lakukan. Ibaratnya Palestina melempar petasan lalu dibalas dengan lemparan granat.

4. Menolak Adanya Review HAM

PBB mengadakan sebuah program bernama The Universal Periodic Review atau UPR untuk melakukan review masalah pelanggaran HAM di suatu negara. Program ini akan dilakukan di semua negara anggota PBB yang berjumlah 193 negara. Dari ratusan negara itu, hanya Israel yang menolak untuk dilihat masalah pelanggaran HAM yang terjadi di negaranya.

protes dunia kepada Israel [image source]
protes dunia kepada Israel [image source]
Apa yang dilakukan oleh Israel tentu membuat banyak negara di dunia gerah. Terutama mereka yang ada di kawasan Timur Tengah dan Afrika, seperti Mesir, Tunisa, dan Pakistan. Penolakan ini menimbulkan sebuah dugaan jika Israel telah banyak melakukan perang. Terutama perang yang terjadi di tahun 1964-1993. Kejahatan yang mereka lakukan bisa membuat Israel dikucilkan oleh dunia. Namun apakah ini bisa terjadi sementara Israel bersekutu dengan Amerika?

Demikianlah 4 fakta miris yang menunjukkan Israel merupakan penjahat perang. Apa yang mereka lakukan kepada Palestina dan negara sekitarnya benar-benar di luar batas. Dan hukuman yang berat sudah sepantasnya dijatuhkan kepada mereka. Bagaimana pendapat sobat Boombastis semuanya?

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
5 Artis Cilik Zaman Dulu yang Penampilannya Sekarang Bikin Kita Mangap Gak Percaya Potret Kehidupan Mewah Anak Orang Kaya di Hong Kong yang Dijamin Membuatmu Melongo 7 Wanita Tercantik di Jepang ini Bikin Dengkul Lemes Pria Menikahi Boneka yang Ceritanya Menuai Kontroversi, Ternyata Kenyataannya Bikin Nyesek Orang-orang yang Dulunya Terkenal Ini Kini Nasibnya Berputar 180 Derajat Inilah 11 Status Kocak “Emak Zaman Now” di Medsos yang Bikin Minder Anak Muda Karena Kalah Eksis Bukan So Sweet, 10 Foto Prewedding Ini Malah Punya Konsep Kocak Abis, Pasti Ketawa Liatnya Sempat Jadi Terkenal Secara Instan, Seperti Ini Nasib 4 Artis Dadakan yang Karirnya “Terjun Bebas” Kisah Sedih Eva, Calon Pengantin Yang Tertabrak Kereta Saat Mengantar Undangan Pernikahannya 16 Foto Ini Jadi Bukti Kalau Orang Indonesia Kreatifnya Bukan Main
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA