7 Alasan Miris ini Membuat Indonesia Selalu Dipandang Rendah Negara Lain di Dunia

oleh Adi Nugroho
07:08 AM on Dec 25, 2015

Berbeda dengan negara tetangga kita seperti Malaysia dan Singapura, publik internasional masih menganggap Indonesia seperti negeri yang kuno. Banyak hal yang ada di negeri lain tapi Indonesia tak memilikinya. Akibatnya Indonesia selalu dipandang sebelah mata. Bahkan direndahkan dan dianggap sebagai negeri tak berguna.

Anyway, tujuh alasan miris inilah yang kerap dilontarkan oleh orang dari luar negeri untuk merendahkan Indonesia. Mari kita simak bersama-sama!

Baca Juga
Inilah 6 Bahaya Terselubung yang Jarang Disadari Para Pengguna Kuis Lucu di Facebook, Berhati-Hatilah!
Merasakan Sensasi Jaringan 4G Ngebut Ala Smartfren Lewat Serunya Acara #Amazingfren

1. Presiden

Salah satu alasan seseorang dari luar negeri merendahkan Indonesia adalah presidennya. Well, apa yang dilakukan oleh presiden kita di kancah internasional selalu menjadi sorotan publik dunia. Jika presiden kita tak bisa melakukan apa saja dengan baik, maka bangsa Indonesia yang akan kena getahnya secara langsung.

Presiden Jokowi [image source]
Presiden Jokowi [image source]
Bukan pertama kali presiden Indonesia dianggap tak mampu melakukan apa-apa bagi negaranya. Sejak zaman dahulu di era sesudah Soekarno, bangsa Indonesia selalu mendapatkan cercaan yang sangat buruk. Skandal yang dilakukan presiden di masa lalu juga menjadi tombak yang sering ditancapkan untuk merendahkan Indonesia.

2. Kesejahteraan Warganya

Kesejahteraan warga di Indonesia terbilang sangat rendah jika dibandingkan dengan negara lainnya. Bahkan banyak sekali warga Indonesia yang menjadi pembantu rumah tangga ke Malaysia, hingga Taiwan. Banyaknya orang yang bekerja ke luar negeri dengan hanya menjadi pembantu membuat nama Indonesia kian dicerca.

TKW yang bekerja di Luar negeri [image source]
TKW yang bekerja di Luar negeri [image source]
Bahkan di Malaysia, Indonesia sering dianggap sebagai negeri babu. Hanya mampu menghasilkan penduduk yang bekerja sebagai pembantu, tak lebih. Akhirnya di luar negeri pun mereka diperlakukan dengan sangat tidak baik. Bahkan nyawa kerap menjadi taruhannya.

3. Hanya Memiliki Sedikit Orang Pandai

Tidak jarang Indonesia mendapatkan julukan sebagai negara yang bodoh. Sedikit sekali penduduknya yang mampu bersinar di luar negeri. Mungkin yang terkenal hanyalah Pak Habibie, dan beberapa ilmuwan lain. Selebihnya Indonesia tak memiliki apa-apa selain sekumpulan orang-orang yang dianggap tak pandai hingga bisanya cuma mengacau.

Pak Habibie yang sempat terbuang [image source]
Pak Habibie yang sempat terbuang [image source]
Indonesia sebenarnya punya banyak sekali orang-orang yang pandai. Sayangnya orang-orang pandai itu kadang tidak diperhatikan oleh negara. Akhirnya mereka memilih untuk mengembangkan apa yang mereka ketahui di luar negeri. Dibiayai oleh pemerintah asing dan membuat mereka jadi semakin berkembang. Miris sekali, kan?

4. Prestasi Olah Raganya Sangat Sedikit

Prestasi Indonesia sangat sedikit jika dibandingkan dengan negara lain di dunia, tak terkecuali di Asia Tenggara. Salah satu cabang olahraga yang masih memiliki gaungnya adalah bulutangkis. Namun olahraga ini tak begitu diperhatikan oleh pemerintah meski prestasinya gemilang di dunia Internasional.

Prestasi Olahraganya Sangat Sedikit [image source]
Prestasi Olahraganya Sangat Sedikit [image source]
Saat ada acara seperti Asian Games, Indonesia selalu terpuruk dan berada di bawah Singapura dan Thailand. Harusnya dengan penduduk yang banyak ini pembinaan olahraga bisa dilakukan dengan baik. Well, mungkin uangnya terlalu banyak dikorupsi hingga untuk olahraga tak mendapatkan apa-apa. Akhirnya lagi-lagi Indonesia direndahkan oleh orang di luar sana, bahkan penduduknya sendiri.

5. Teknologi yang Selalu Ketinggalan

Indonesia selalu ketinggalan dalam hal teknologi. Apa-apa saja yang ada di luar negeri belum tentu ada di Indonesia. Dan lagi, koneksi internet rata-rata di Indonesia juga kalah jauh dengan negara lain. Di dalam negeri kita masih sering mengalami gangguan koneksi atau pun lemot yang membuat kita jadi frustrasi.

Koneksi lemot [image source]
Koneksi lemot [image source]
Hal-hal semacam ini secara tidak langsung membuat muka Indonesia tercoreng. Bagaimana mungkin di negara yang penduduknya banyak dan potensi tinggi justru keok. Indonesia seperti negeri yang benar-benar baru dan tak mengetahui apa-apa.

6. Dunia Hiburan yang Penuh Hal Tak Berguna

Perkembangan dunia hiburan di Indonesia bisa dibilang sangat miris. Sementara negara tetangga seperti Thailand memiliki acara sekelas acara di Jepang dan Korea. Indonesia masih menayangkan sinetron atau acara tak jelas lain yang jelas-jelas tak memiliki kegunaan selain membodohkan masyarakat.

Dunia Hiburan yang Penuh Hal Tak Berguna [image source]
Dunia Hiburan yang Penuh Hal Tak Berguna [image source]
Di luar negeri acara berkualitas mulai bermunculan. Bahkan banyak sekali orang Indonesia termasuk kita menyaksikan tayangan itu. Jika ada orang lain di luar negeri merendahkan kita sepertinya kita juga akan sulit untuk menyangkalnya.

7. Infrastruktur yang Belum Sempurna

Penataan sistem transportasi di Indonesia belumlah baik. Kemacetan masih terjadi di mana-mana. Selain itu angkutan-angkutan massal juga belum tercipta dengan baik. Kita belum pun ya semacam subway yang mampu mengangkut jutaan orang dalam sekali waktu. Segala hal yang ada di Indonesia benar-benar masih sangat manual.

Kapan ada subway ya? [image source]
Kapan ada subway ya? [image source]
Di beberapa daerah infrastrukur juga belum terbangun dengan baik. Terutama daerah-daerah yang berpotensi menjadi salah satu tujuan wisata. Hal-hal semacam inilah yang kadang membuat Indonesia kalah bersaing dengan negeri lain pada sektor pariwisata. Dan tak sedikit wisatawan yang tak puas berwisata ke negeri kita yang masih kacau ini.

Tujuh alasan di atas hanyalah sebagian saja. Selain itu masih banyak hal yang dijadikan alasan untuk memandang rendah Indonesia. Menurut anda bagaimana Indonesia harus menyikapi hal semacam ini?

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
BERITA LAINNYA
BERITA PILIHAN
BERITA TERKAIT
BACA JUGA