Kocak, Pria kekar Ini Sering Menghujat Polisi, Namun Waktu Ditangkap Malah Mewek Seperti Anak Bayi

Tubuh besar yang besar, tapi punya mental tempe, mewek kayak bocah

oleh Arief Dian
17:00 PM on May 16, 2017

Semakin majunya zaman, makin banyak pula para pengguna jejaring sosial di negeri ini. Namun semua itu ternyata tidak dibarengi dengan etika dan  penggunaan secara bijak. Alhasil, banyak komentar atau status yang bertujuan untuk menjatuhkan atau menghina orang lain. Miris memang, tapi itulah yang terjadi di negeri ini.

Seperti beberapa waktu yang lalu, muncul pula kasus serupa. Lantaran selalu membuat komentar dan status menghina seorang polisi, seorang pria kekar harus diciduk oleh pihak berwajib. Lucunya, ketika digelandang, si pria ini malah menunjukkan sikap macam bocah kehilangan permen. Ngrengek sampai nangis-nangis. Padahal sebelumnya lewat status-status ia berani menghina polisi. Seperti apa kisahnya? Simak ulasannya berikut.

Baca Juga
Bukan Kegembiraan, 4 Lomba Agustusan Ini Justru Berakhir dengan Tragedi
Tak Melulu Miris, Ini Cerita dari Para Veteran yang Akhirnya Diperhatikan oleh Pemerintah

Sebuah akun Fb bernama ALmin Mlen

Sempat menjadi sebuah buah bibir para netizen mengenai kelakuan sebuah akun bernama Almin Mlen. Pasalnya, orang ini selalu saja memberikan komentar negatif terhadap para polisi. Bahkan kebanyakan malah cenderung bernada nantang. Entah bagaimana, pria ini akhirnya bisa tertangkap oleh pihak berwajib dan akhirnya harus mempertanggung jawabkan atas apa yang telah dia perbuat.

Akun ALmin [image source]
Bukannya menunjukkan sikapnya yang berani seperti komen-komen yang telah dia lontarkan, Almin Mlen ini malah bersifat sangat penakut. Hal ini lantas membuat geli sekaligus tertawa seluruh polisi yang sedang melakukan interogasi kepadanya itu. Istilahnya, tampang singa hati teletubies.

Sering pamer otot besar miliknya

Lantaran memiliki bentuk tubuh yang besar dan berotot, Almin Mlen ini sering memposting fotonya dengan memamerkan badan atletis. Bahkan dia sering memberikan caption dengan nada ingin menantang orang. Sayangnya badan dan otot besarnya itu tidak diikuti dengan pemikiran yang bijak pula, alhasil kini pria itu sendiri yang harus menerima getah atas apa yang diperbuatnya.

Pamer otot [image source]
Setelah ditelusuri, akun ini sudah tidak lagi dapat ditemukan, karena kemungkinan sudah dihapus oleh penggunanya. Namun untungnya banyak orang yang sudah menyimpan Screenshot dari akun Facebook Almin Mlen ini sehingga bisa digunakan sebagai barang bukti bila memang dibutuhkan.

Sering melontarkan komentar negatif  pada Polisi

Entah karena dendam apa, akun Facebook ALmin Mlen selalu menunjukkan perlawanannya pada pihak kepolisian Indonesia. Bahkan kebanyakan malah seperti ujaran kebencian atau makian pada polisi. Nama akun Almin Mlen ini memang sudah terkenal di kalangan netizen karena hal tersebut, bukan hanya saat membuat status tapi juga saat ada di grup.

Menghina Polisi [image source]
Mungkin lantaran badan kekar dan berotot itu dia merasa lebih tinggi dan hebat dari pada para polisi bisa. Sayangnya kesombongannya itu hanya isapan jempol semata, karena saat ditangkap, ternyata kelakuannya seperti anak kecil.

Ditangkap dan nangis seperti bayi

Kelakuan pemilik akun ALmin Mlen ini tidak ada bedanya dengan anak kecil. Setelah berkoar-koar di media sosial namun setelah bertemu dengan polisi malah diam seribu bahasa. Bahkan sampai nangis hingga tersungkur di lantai. Almin Mlen mengaku sangat minta maaf atas apa yang telah dia lakukan. Kini badan kekar dan wajah gaharnya sama sekali tidak menakutkan lagi.

Apalagi saat melihat pria ini mewek, sangat tidak terlihat sama sekali harga diri seorang yang menantang para oknum polisi tadi. Peristiwa menangisnya pria kekar saat ditangkap polisi ini menjadi viral beberapa hari ini karena sempat diupload oleh seorang pengguna youtube.

Bentuk fisik yang sangar ternyata memang tidak menunjukkan bahwa seseorang memiliki mental yang kuat pula. Cerita ALmin Mlen ini sebenarnya juga menggambarkan kondisi yang ada di negeri ini. Berani koar-koar di media sosial namun saat ditemui malah bersembunyi seperti pengecut. Kita mesti lebih bijak dan lebih tahu etika saat menggunakan media sosial.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA